Adrian Newey Resmi Tinggalkan Red Bull Tahun Depan, Bakal Pindah ke Mana?
Akan berpisah dengan Red Bull setelah kuartal 1 2025, dan belum mengumumkan pindah ke mana.
MILTON KEYNES, Carvaganza – Perpindahan personil tim F1 yang paling diantisipasi tahun ini akhirnya menjadi kenyataan. Yaitu Adrian Newey resmi diumumkan akan meninggalkan tim Red Bull Racing tahun depan. Kelanjutan masa depan Newey menjadi teka-teki besar dengan menjadi incaran para tim papan atas.
Rabu (1/5/2024), secara resmi Red Bull Racing mengumumkan akan hengkangnya sosok yang kini tengah memegang posisi sebagai Chief Technical Officer tersebut. Keputusan ini menjadi klimaks dari rumor yang sejak awal tahun beredar, bahwa Newey ingin segera meninggalkan Red Bull. Paling cepat, Newey melepas atribut Red Bullnya setelah kuartal pertama 2025.
“Tim mengumumkan bahwa Chief Technical Officer Adrian Newey akan meninggalkan Red Bull Technology Group pada kuartal pertama 2025,” tulis pernyataan resmi Red Bull di akun media sosial.
The Team announces that Chief Technical Officer Adrian Newey will leave the Red Bull Technology Group in the first quarter of 2025.
— Oracle Red Bull Racing (@redbullracing) May 1, 2024
The engineering supremo will step back from Formula 1
design duties to focus on final development and delivery of Red Bull’s first hypercar, the… pic.twitter.com/FSSHqzieip
“Sang supremo teknik akan mundur dari tugas desain Formula 1 untuk fokus pada pengembangan akhir dan pengiriman hypercar pertama Red Bull, RB17 yang sangat dinantikan.
Baca Juga: Ferrari Bakal Berubah Jadi Biru di F1 Grand Prix Miami 2024
Seperti dituliskan, perannya di untuk proyek desain Formula 1 akan segera berakhir. Namun sebelum meninggalkan tim, Newey akan tetap sibuk pada proyek hypercar RB17. Rencananya, versi utuh hypercar Red Bull akan debut tahun ini, bertempat di Goodwood Festival of Speed. Namun bisa jadi masih akan terlibat juga untuk perancangan mobil F1 tahun depan.
Keinginan Newey hengkang diduga karena adanya gonjang-ganjing di internal tim Red Bull. Pada awal tahun ini, dilaporkan terjadi pelecehan dan kekerasan terhadap pegawai tim, oleh bos tim Christian Horner. Situasi ini kemudian membuat Newey tidak betah dan ingin berlabuh ke tim lain. Bahkan disebut internal tim terbagi menjadi beberapa kubu menyusul terkuaknya kasus di atas.
Adrian Newey dan Christian Horner
Bahkan bukan hanya Newey, pembalap juara dunia bertahan Max Verstappen juga dikatakan mulai mencari peluang di tim lain. Karena situasi tim yang tidak stabil ditakutkannya akan berpengaruh pada kinerja tim di masa depan. Saat ini Verstappen tengah memimpin klasemen dan menuju gelar juara dunianya yang keempat.
Sejak 2006 Newey berlabuh di Red Bull. Dan sejak itu, telah merancang 18 mobil balap F1, yang enam di antaranya berhasil menjadi juara dunia konstruktor. Lalu tujuh gelar juara dunia pembalap dihasilkan lewat mobil hasil desainnya, yaitu empat dari Sebastian Vettel, dan tiga (sejauh ini) dari Verstappen.
Masa depan Newey langsung menjadi pembicaraan belakangan ini. Ada beberapa nama tim dan pabrikan yang dikaitkan menjadi incaran sang desainer. Lalu ke mana Newey akan melanjutkan karirnya?
Ferrari
Nama tim tersukses di F1 ini menjadi yang pertama dikaitkan dengan hengkangnya Newey. Selain karena bisa menjadi komposisi tim super, Ferrari juga memang sudah lama mengincar jasa Newey. Namun selama puluhan tahun berkarir di F1, bersatunya dua nama besar ini tidak pernah terwujud.
Di masa lalu, Newey pernah menyatakan minatnya bergabung dengan Ferrari. Sementara Ferrari sendiri sejak lama mendambakan bisa menarik Newey, tapi tidak pernah berhasil. Alasannya adalah Newey tidak ingin dituntut pindah ke Italia agar tugas hariannya lebih mudah dijangkau. Diketahui ini adalah permintaan dari sang istri, juga pengalaman Newey yang pernah gagal di pernikahan pertamanya karena sering meninggalkan istrinya ke Amerika Serikat saat bekerja untuk tim IndyCar.
Sejak Fred Vasseur memimpin tim, Ferrari telah melakukan rombakan organisasi demi bisa menjadi tim juara kembali. Salah satunya dengan berhasil mengajak Lewis Hamilton untuk bergabung mendampingi Charles Leclerc tahun depan. Hamilton sendiri juga mengimpikan untuk bisa bekerja sama dengan Newey.
Aston Martin
Tim yang bermarkas di Silverstone, Inggris ini, juga diduga kuat sedang mengincar tandatangan Newey. Apalagi dengan kondisi Aston Martin saat ini yang sedang membangun fasilitas baru yang lebih lengkap dan mutakhir dari peninggalan Jordan. Nama Fernando Alonso juga disebut menjadi faktor kuat untuk memancing Newey.
Sempat mengatakan bahwa salah satu keinginan Newey di F1, adalah untuk bisa bekerja sama dengan Alonso sebagai pembalap terkomplit saat ini. Konglomerat Lawrence Stroll sebagai pemilik tim juga disebut berani menawarkan gaji setinggi mungkin demi bisa mendatangkan sang desainer yang masih suka pakai papan gambar di kantornya.
Mulai 2026, Aston Martin akan beralih pemasok mesin dari Mercedes ke Honda. Ini menyusul rencana perubahan signifikan pada regulasi F1 yang berlaku pada 2026. Faktor ini juga disebut akan ikut menarik Verstappen dari Red Bull. Kombinasi Newey, Honda dan Verstappen telah terbukti sukses beberapa tahun ini.
Bukan cuma F1, ada peluang juga Newey untuk dilibatkan di divisi hypercar Aston Martin. Apalagi mengingat bahwa tahun depan hypercar Aston Martin Valkyrie akan turun di World Endurance Championship (WEC), untuk meramaikan Le Mans. Valkyrie juga mobil jalan raya yang dirancang oleh Newey, ketika Aston Martin masih berkolaborasi dengan Red Bull.
Adrian Newey bersama Aston Martin Valkyrie
Mercedes atau Toyota
Tentu saja Mercedes sebagai salah satu tim dengan sumber daya terkaya saat ini ikut mengincar Newey. Sejak keputusan Hamilton ke Ferrari diumumkan, Toto Wolff disebut ingin membangun tim untuk bisa lebih kompetitif.
Wolff juga dikatakan berusaha mengajak Verstappen untuk bergabung ke Mercedes, memanfaatkan situasi tim Red Bull yang tengah gaduh. Mercedes sangat berambisi untuk bisa merekrut keduanya, terlebih karena sejak era ground effect, mobil mereka belum benar-benar kompetitif di baris depan.
Pabrikan lain yang disebut tengah mengincar Newey yaitu Toyota. Bukan untuk F1, namun untuk divisi hypercar yang aktif di WEC. Toyota Gazoo Racing juga sangat kaya sumber daya untuk bisa merekrut Newey. Belum diketahui apakah Newey tertarik untuk terlibat di proyek hypercar untuk kompetisi.
(WAHYU HARIANTONO)
Baca Juga: Eksplor Perubahan Neta V-II, Bukan Cuma Penyegaran Tampilan
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature
