Xpeng Kembangkan AR-HUD Super Canggih Bareng Huawei, Bakal Debut di G7
Akan meningkatkan pengalaman menggunakan sistem infotainment kendaraan Xpeng.
GUANGZHOU, Carvaganza - Xpeng berkolaborasi dengan Huawei resmi mengumumkan pengembangan sistem augmented reality head-up display (AR-HUD) terbaru. Ia dinamakan Chasing Light Panorama, sistem canggih ini akan mendebut lewat SUV listrik teranyar G7.
KEY TAKEAWAYS
Apa keunggulan dari AR-HUD ini dibanding teknologi HUD biasa?
AR-HUD ini menampilkan proyeksi sebesar 87 inci dengan visibilitas tinggi, mampu menangani delapan skenario jalan berbeda, serta didukung teknologi LCoS, chip otomotif Huawei, dan algoritma optik yang stabil dalam berbagai kondisi.Kapan Xpeng G7 dengan teknologi AR-HUD ini mulai tersedia?
Pemesanan Xpeng G7 dibuka mulai 11 Juni 2025, dengan pengiriman dijadwalkan pada kuartal ketiga 2025 di Cina.Adapun AR-HUD menampilkan area proyeksi sebesar 87 inci, ukuran sebesar itu dimanfaatkan untuk menampilkan data secara detail dan jelas. Di mana informasi yang didapatkan merupakan hasil pendeteksian langsung dari kondisi jalan.
Ia bahkan dapat menangani delapan skenario berbeda, seperti jalan utama dan sekunder, belokan, bundaran, terowongan, tanjakan, perempatan, serta jalan layang.
Foto: Carnews China
Sistem ini menggunakan kekuatan Huawei dalam algoritma optik, sistem optik dan komponen perangkat keras. Mereka digabungkan dengan kemampuan perangkat lunak Xpeng, terutama modul pencitraan dan mesin komposisi AR. Tampilan digital yang diproyeksikan ditujukan untuk membantu pengemudi untuk menentukan keputusan dan meningkatkan keselamatan.
Baca Juga: Dealer Mobil Cina Desak Pabrikan Stop Distribusi Produk Berlebihan
Tampilan AR-HUD mencakup 85% spektrum warna NTSC, dengan tingkat kecerahan lebih dari 12.000 nits dan rasio kontras 1800:1. Modul pencitraannya menggunakan teknologi LCoS (Liquid Crystal on Silicon) hasil pengembangan sendiri dan didukung chip otomotif yang tahan kondisi ekstrem di jalan.
Sistem algoritmanya ditujukan untuk memastikan kestabilan gambar, mengompensasi kemiringan dan koreksi latensi. Hal ini memastikan kualitas proyeksi tetap tajam dan stabil di jalanan tidak rata.
Di samping itu, sistem mendukung navigasi lane-level yang memberikan panduan jalur akurat yang sesuai dengan marka jalan. Teknologi ini sangat berguna di area perkotaan maupun persimpangan kompleks seperti bundaran atau pertigaan tidak simetris.
Tak hanya untuk navigasi, AR-HUD ini juga menyediakan peringatan keselamatan seperti peringatan perubahan jalur dan deteksi rintangan. Dalam cuaca buruk seperti hujan dan kabut pun sistem tetap bisa mendeteksi kendaraan dan marka jalan.
Foto: Carnews China
Huawei membekali sistem ini dengan mesin XHUD-AR yang terintegrasi dengan radar dan kamera. Ia mampu membuat ikon AR dengan posisi yang minim deviasi dan mendeteksi arah pergerakan kendaraan hingga 0,3 detik ke depan. Ini memberikan waktu respons ekstra bagi pengemudi untuk bereaksi.
Tim riset Huawei yang terdiri dari lebih dari 7.000 insinyur fokus mengembangkan algoritma dan sistem optik. Teknologi LCoS yang mereka rancang telah digunakan pada model lain seperti Aito M9 dengan tingkat kecerahaan 12.000 nits dan resolusi 2K.
Lebih lanjut, Xpeng mengandalkan sistem mengemudi cerdas XNGP miliknya. Teknologi itu mampu menyajikan informasi seperti hitung mundur lalu lintas, peringatan blind spot dan rute penghindaran hambatan. Kemampuan tersebut didapat dari hasil pengembangan data otonom yang mengkover jutaan kilometer.
Berdasarkan pernyataan Xpeng, AR-HUD teranyar bakal membuat pengemudi jarang menunduk untuk melihat panel instrumen. Risiko terjadinya kecelakaan akibat perhatian pengemudi yang terdistraksi pun menjadi sangat minim.
Foto: Carnews China
Pengumuman kerja sama ini menandai babak baru hubungan antara Huawei dan Xpeng. Sebelumnya mereka diketahui sempat berselisih soal teknologi pengereman darurat otomatis. Kini keduanya sepakat berkolaborasi, menggabungkan keahlian komunikasi dan chip dari Huawei dengan pengembangan platform kendaraan milik Xpeng.
Sebagai informasi G7 yang membawa teknologi AR-HUD teranyar akan dibuka jalur pemesanan pada 11 Juni dan pengiriman unit pada kuartal ketiga 2025 di China. Harga yang diperkirakan untuk SUV ini berada di kisaran 250.000 yuan, atau sekitar Rp560 jutaan (berdasarkan kurs saat ini).
Ke depannya besar kemungkinan model-model lain dari Xpeng akan menerapkan teknologi tersebut. Demi meningkatkan keselamatan, sekaligus memberikan kenyamanan maksimal bagi pengguna.
(MUHAMMAD HAFID / WH)
Baca Juga:
Latah Ikut Ferrari dan Porsche, Aston Martin Rilis Valkyrie LM Ke Konsumen Terpilih
Toyota Siap Luncurkan bZ5 di Cina, SUV Listrik Buatan FAW
Heboh Skandal Penjualan Mobil 0 Km di Cina: Dijual Bekas Padahal Belum Dipakai
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil XPENG Pilihan
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review