Tips Supaya Terhindar Dari Tabrakan Beruntun di Musim Hujan

JAKARTA, CARVAGANZA – Belakangan ini curah hujan di beberapa kota di Indonesia makin meningkat. Apalagi jika sedang berkendara hujan yang lebat juga bisa mengakibatkan daya pandang yang kurang baik serta yang lebih fatal bisa menyebabkan kecelakaan. Seringkali pengemudi sudah mengantisipasi agar tetap aman di jalan raya namun tetap saja masih jadi korban tabrakan beruntun.

Beberapa hal yang menyebabkan kecelakaan di jalan raya saat turun hujan misalnya karena visibilitas yang terbatas, kurang fokusnya pengendara dan hal-hal lain. Kami memberikan tips agar dapat mencegah terjadinya tabrakan maupun menjadi korban tabrakan beruntun.

1. Fokus dan Waspada

Tips Mengemudi Hujan

Mengemudi mobil adalah kegiatan yang tidak bisa dilakukan bersamaan dengan aktivitas lain, agar pengendara dapat tetap fokus saat berkendara. Oleh sebab itu, simpan ponsel dan persiapkan segala kebutuhan mengemudi dengan baik. Seperti, menyiapkan peta digital, makanan, minuman, dan kartu e-tol sebelum berkendara sehingga tidak mengalihkan perhatian ketika dibutuhkan.

2. Taati Batas Kecepatan di Jalan

Batas Kecepatan

Masih banyak pengguna jalan yang tidak mematuhi aturan kecepatan minimal dan maksimal di jalan sehingga memicu kecelakaan ditabrak dari belakang. Mobil yang terlalu pelan membuat kendaraan lain di belakang sulit mengantisipasi jarak dan laju mobil, sedangkan mobil yang terlalu kencang bisa berpotensi memicu kecelakaan jika gagal dikendalikan. Berjalanlah sesuai aturan dan kebutuhan, termasuk dalam memilih jalur yang sesuai kecepatan mobil di jalan multi lajur seperti jalan tol.

3. Jaga Jarak Aman Antar Mobil

Jaga jarak

Cara termudah menjaga jarak dengan kendaraan di depan yaitu dengan teknik berhitung minimal tiga detik atau lebih. Perhitungannya sederhana. Cari patokan benda statis yang baru saja dilalui kendaraan di depan, seperti tiang lampu penerangan jalan, dan lainnya. Kemudian mulai berhitung tiga detik. Ketika melintasi benda itu tepat masuk pada detik ketiga, maka jarak antar kendaraan dianggap aman. Bila masih kurang dari tiga detik dan benda itu sudah dilewati, berarti jarak terlalu dekat atau kecepatan mobil terlalu tinggi dan segera kurangi.

Waktu tiga detik atau lebih dianggap cukup untuk merespons situasi darurat seperti ketika lampu rem mobil di depan tiba-tiba menyala. Teorinya karena mulai dari mata melihat hingga anggota tubuh seperti kaki merespons dengan menginjak pedal rem, butuh waktu sekitar tiga detik.

4. Perawatan Kendaraan

Untuk memastikan sistem pengereman dan performa dapat bekerja sesuai keinginan pengemudi, servis berkala secara rutin memegang peran penting.  Saat ini Auto2000 memberikan layanan menarik pemilik mobil Toyota agar kendaraannya selamat untuk dikendarai. Bagi pemiliki Toyota dengan jarak tempuh lebih dari 50.000 km dapat memanfaatkan Paket SPONTAN (Siaga Kupon Perawatan) yang berlaku hingga 30 Juni 2021. Paket SPONTAN berlaku khusus untuk kendaraan yang sudah tidak memiliki kuota free service atau odometer di atas 50.000 km. Promo ini bisa dimanfaatkan cukup dengan booking lewat Auto2000 Digiroom. Keuntungan yang didapatkan adalah biaya servis berkala lebih hemat sampai dengan 34% dari biaya normal.

“Di musim hujan ini tabrakan mobil secara beruntun masih kerap terjadi namun bisa dihindarkan jika AutoFamily mematuhi aturan lalu lintas dan menerapkan prinsip safety driving. Dan yang tidak kalah penting, menjaga kondisi mobil supaya tetap prima dengan menjalankan servis berkala,” jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000. ALVANDO NOYA / RS

Artikel yang direkomendasikan untuk anda