TEST DRIVE: Bentley Continental GT 2025 di Malaysia, Tetap Emosional Dengan Suntikan Plug-in Hybrid

Bentley Continental GT terbaru hadir dengan mesin V8 PHEV 680 PS, desain baru, dan kenyamanan khas GT.

  • 2025/12/Test-Drive-Bentley-Continental-GT-PHEV-2025-6.jpg
  • 2025/12/Test-Drive-Bentley-Continental-GT-PHEV-2025-11.jpg
  • 2025/12/Test-Drive-Bentley-Continental-GT-PHEV-2025-9.jpg
  • 2025/12/Test-Drive-Bentley-Continental-GT-PHEV-2025-8.jpg
  • 2025/12/Test-Drive-Bentley-Continental-GT-PHEV-2025-15.jpg
  • 2025/12/Test-Drive-Bentley-Continental-GT-PHEV-2025-16.jpg
  • 2025/12/Test-Drive-Bentley-Continental-GT-PHEV-2025-4.jpg
  • 2025/12/Test-Drive-Bentley-Continental-GT-PHEV-2025-5.jpg
  • 2025/12/Test-Drive-Bentley-Continental-GT-PHEV-2025-17.jpg
  • 2025/12/Test-Drive-Bentley-Continental-GT-PHEV-2025-12.jpg
  • 2025/12/Test-Drive-Bentley-Continental-GT-PHEV-2025-13.jpg
  • 2025/12/Test-Drive-Bentley-Continental-GT-PHEV-2025-1.jpg
  • 2025/12/Test-Drive-Bentley-Continental-GT-PHEV-2025-14.jpg

KUALA LUMPUR, Carvaganza - Ada dua kutub berbeda yang bisa kita temui saat bicara soal mobil grand tourer alias GT. Antara yang punya performa superior, atau yang punya kenyamanan dan kemewahan paripurna. Nah, kalau bicara soal opsi kedua, hampir pasti nama Bentley Continental GT yang muncul di kepala kita.

KEY TAKEAWAYS

  • Berapa jarak tempuh full listrik Continental GT 2025?

    Mobil ini dapat melaju hingga sekitar 85 km menggunakan tenaga listrik saja sesuai spesifikasi global.
  • Bagaimana pengalaman berkendara versi PHEV?

    Dalam kecepatan rendah dan kondisi kota, Continental GT dapat melaju hening dengan motor listrik. Namun saat mesin V8 aktif, performanya tetap bertenaga, responsif, dan menghasilkan suara khas Bentley.
  • Konsistensi Bentley menyajikan kombinasi terbaik antara performa dan kenyamanan dalam kemasan yang premium melalui model tersebut, menjadikan mereka sebagai salah satu benchmark di kelasnya. Sosok mobil yang identik dengan siluet elegan membalut dapur pacu atletis.

    2025 menjadi tonggak sejarah baru bagi Continental GT, yang kini mengandalkan format powertrain plug-in hybrid alias PHEV. V8 4.0 liter twin-turbo menjadi satu-satunya pilihan mesin, tidak lagi ada unit W12 6.0 liter yang khas. Dunia sudah beranjak ke era elektrifikasi, Bentley pun tidak mau ketinggalan dengan menyesuaikan perubahan dunia.

    Bentley Continental GT PHEV 2025 Foto: CV / Wahyu

     

    Baru-baru ini, kami mendapat undangan eksklusif dari Bentley Motors Asia Pacific dan Bentley Jakarta Eurokars untuk merasakan langsung pengalaman personal bersama Continental GT terbaru. Untuk memaksimalkan pengalaman ini, kami diterbangkan ke Kuala Lumpur, Malaysia, dengan rangkaian perjalanan selama dua hari. Rute perjalanan yang beragam dikemas sedemikian rupa oleh Bentley untuk merasakan sensasi GT sejati.

    Baca Juga: Konsep Bentley EXP 15 Lahir Sebagai EV Berdesain Radikal: Punya Kursi Khusus Anjing

    Identitas Baru Continental GT

    Jumpa pertama kami dengan New Continental GT terjadi di luar lobby St. Regis Kuala Lumpur, yang dengan diam saja menjadi perhatian orang-orang di sekitar. Siluet GT-nya yang khas dan berwibawa, disertai wajah baru yang menandakan era baru juga.

    Sosoknya mudah dikenali dengan melihat rangakaian pahatan tegas dan elegan pada bagian samping eksteriornya, terutama pinggul lebar setelah pilar B. Garis body yang sleek disertai kesan tegas dari grille tegaknya, menciptakan identitas yang ikonik. Formula yang dipertahankan oleh Bentley untuk generasi keempat Continental GT.

    Ubahan eksterior paling signifikan adalah pada fascia depannya, yang kini tidak lagi hadirkan lampu bulat ganda di setiap sisi. Kini lampu bulat tunggal disertai aksen horizontal seakan ditarik oleh angin. Elemen desain ini diadopsi dari model spesial dan terbatas, Bentley Bacalar. ‘Mata’ yang berkilau dengan pahatan ala kristal di dalamnya, berpadu dengan grille hitam yang besar, menegaskan aura performa yang kuat.

    Pulas warna Dark Cashmere pada eksterior tampak menyatu dengan elegan dengan velg 21 inci palang 10 dengan warna single tone. Sederhana, namun berkarakter. Sementara di belakang, pengendara lain bisa terkesima melihat kilau merah dari lampu belakang, yang disebut didesain terinspirasi nyala merahnya lahar vulkanis.

    Bentley Continental GT 2025 Foto: CV / Wahyu

     

    Kabin Klasik Tanpa Kompromi

    Bagian luar memberikan identitas baru namun tetap khas, sementara bagian dalam justru Bentley cenderung konservatif. Apa yang kita kenal dari generasi sebelumnya, bisa kembali kita jumpai di Continental GT terbaru. Bisa dibilang nyaris tidak ada perubahan berarti yang Bentley lakukan di sektor ini.

    Layout keseluruhan kabin masih sama, terutama jika melihat area dashboard. Interface pada meter cluster digital dan layar infotainment diperbarui dengan grafis yang kekinian, termasuk sistem operasi baru untuk koneksi Apple CarPlay.

    Seluruh tombol fisik untuk berbagai fitur pendukung dipertahankan di konsol tengah, tidak berubah seperti model pendahulu. Begitu juga tuas transmisi yang menjulang besar, mantap untuk digenggam. Bentley katakan bahwa layout ini berhasil memberikan pengalaman berkendara intuitif, memudahkan pengemudi dan penumpang, dan tidak ada alasan untuk diubah.

    Calon pemilik Continental GT bisa lakukan personalisasi untuk membuat nuansa kabin sesuai selera masing-masing. Mulai dari warna, material trim, sampai fitur yang disematkan pada seluruh interiornya. Termasuk opsi panel layar yang bisa berputar dalam tiga mode: layar infotainment, tiga instrumen analog, dan panel polos minim distraksi.

    Seperti tradisinya, Continental GT terbaru masih punya format kabin 2+2. Jok baris kedua punya ruang yang cukup lega untuk diisi penumpang dewasa. Di unit yang kami coba, sistem audionya mengandalkan paket speaker dari Bowers & Bilkins.

    Bentley Continental GT PHEV 2025 Foto: CV / Wahyu

     

    Karisma V8 Berelektrifikasi

    Memang tidak sedikit yang menyayangkan absennya mesin W12, saat Continental GT terbaru debut global pada semester pertama 2025. Tapi tidak berarti karisma Continental GT sebagai coupe besar sirna begitu saja. Tidak perlu sampai bersedih, apalagi kalau bicara soal performa.

    Kini mesin V8 4.0 liter twin-turbo kinerjanya didukung oleh sistem elektrifikasi yang terdisi baterai dan motor listrik. Perpaduan sistem ini menghasilkan total tenaga 680 ps (670 hp) dengan torsi sampai 930 Nm. Angka yang bahkan sudah melampaui output milik mesin W12 generasi sebelumnya.

    Seluruh output disalurkan ke seluruh roda, alias punya sistem AWD (all-wheel drive). Baterainya sendiri bisa membawa mobil ini melaju hanya dengan tenaga listrik, sampai sejauh 85 kilometer. Karena ini adalah PHEV, maka baterainya bisa diisi dari sumber eksternal, dengan metode AC charging. Tentunya juga tersedia mode regenerative braking yang bisa menghemat pemakaian baterai sambil berkendara.

    Walaupun sudah melalui serangkaian penyesuaian untuk memenuhi standar Euro terbaru, mesin V8 tetap nikmat saat digeber. Dalam kondisi diam, rev bombing Continental GT masih menghasilkan suara raungan yang khas, terutama saat mode Sport diaktifkan. Ini saja sudah menjanjikan pengalaman berkendara yang seru.

    Bentley Continental GT PHEV 2025 Foto: CV / Wahyu

     

    Keheningan Yang Linear

    Peran sistem hybrid dari mobil ini langsung menyambut begitu kami mulai kemudikannya, mengarungi tengah kota Kuala Lumpur. Motor listrik otomatis mengambil alih dalam kecepatan rendah, terutama jika kondisi baterai mencukupi. Klaim brosur, baterai berkapasitas 29,5 kWh miliknya bisa berikan jarak berkendara sampai 60 km.

    Unik rasanya, tidak biasa, untuk pertama kalinya merasakan laju Continental GT bermesin V8 namun dalam kondisi hening. Seperti berada di dunia yang berbeda. Hening, tenang, halus, tapi masih cukup atraktif untuk menjadi perhatian pengendara sekitar. Rekayasa performa motor listriknya menghasilkan laju yang linear, jadi masih beradab untuk berkeliling dalam kota saja.

    Baca Juga: Thrustmaster Rilis T598 di Indonesia, Janjikan Pengalaman Sim Racing Lebih Realistis

    Dari pusat kota KL, kami diarahkan menuju kawasan Putrajaya, yang adalah kota pusat pemerintahan Malaysia. Melalui jalan tol yang lengang lewat jam 10 pagi, motor listrik Bentley masih bekerja sendiri sampai lebih dari 100 km/jam. Dalam kecepatan medium seperti ini, tentu kualitas kenyamanan pengendaraan khas grand tourer sangat bisa dinikmati. Dua jempol!

    Pada akhirnya, kaki dan telinga kami gatal ingin cicipi sensasi V8 yang khas. Dengan benamkan kaki ke pedal gas dalam-dalam, mesin pun bangun dan menggeram galak. Membuat mata membelalak dan senyum pun melebar.

    Bentley Continental GT PHEV 2025 Foto: CV / Wahyu

     

    Atlet Dalam Setelan Jas

    Itinerary dari Bentley pada kesempatan ini termasuk membawa Continental GT terbaru ke rute yang berkelok. Dari Putrajaya menuju dataran tinggi Janda Baik, melewati perbatasan Selangor dan Pahang. Ini rute yang sebagian besar sama untuk menjangkau kawasan Genting, agar kami bisa merasakan performa dinamis GT andalan Inggris ini.

    Tidak mau sia-siakan kesempatan, langsung kami pakai Sport mode untuk menuju titik tersebut. Mesin menyala dengan suara yang lebih gahar, semakin kencang berteriak setiap diajak akselerasi cepat. Seluruh aspek performa dari mobil ini seketika menjadi lebih hidup: mesin, transmisi, suspensi dan setir.

    Tidak bosan-bosannya memainkan suara mesin V8 versi terbaru ini, setiap melihat lajur paling kanan di tol kosong. Jika kondisi memungkinkan, menyentuh 200 km/jam bisa dicapai dalam waktu singkat. Namun mempertimbangkan keselamatan dan lalu lintas yang cukup ramai, kami bisa tembus 150 km/jam dengan nyaman dan stabil sudah cukup menjadi pembuktian.

    Bentley Continental GT PHEV 2025 Foto: CV / Wahyu

     

    Tiba akhirnya di jalan tol yang menanjak dan berkelok. Setiap kelokan dapat dilahap dengan mantap berkat repons kemudi yang presisi. Saat deselerasi bersiap masuk ke tikungan, bukan cuma sistem rem yang mantap membuat bagian depan lebih menapak aspal, tapi proses downshift yang renyah dari transmisinya juga memberikan sensasi sport GT yang menyeluruh.

    Fakta bahwa Continental GT dengan sistem PHEV-nya punya bobot sampai 2,5 ton, seakan tidak terasa dengan bagaimana mobil ini merespons setiap input. Apalagi saat kami keluar dari jalan tol, untuk melalui Jalan Gombak yang lebih sempit dan berliku. Sudut belokan yang lebih kecil terasa mudah dilalui, salah satunya berkat rear wheel steering.

    Dari luar Continental GT terbaru tampil layaknya bangsawan dengan setelan jas premium buatan Kingsman Tailor. Langkahnya tenang dan pasti, berwibawa, dan tidak berisik saat berbicara. Tapi saat diajak bergerak lebih cepat, dia siap mengikuti setiap ritme permainan bagaikan atlet profesional.

    Tiba di Janda Baik untuk menikmati es kopi sejenak, kami kemudian kembali ke KL untuk menyudahi rangkaian perjalanan. Sebenarnya arah balik dengan jalan menuruni bukit lebih menantang untuk kembali nikmati performa Continental GT. Namun hujan deras dan sempat ada titik kemacetan mencegah kami untuk mengajak ‘nakal’ mobil ini.

    Bentley Continental GT PHEV 2025 Foto: CV / Wahyu

     

    Kesimpulan

    Segmen GT besar di Indonesia memang sangatlah niche, jadi cukup sulit untuk mendapat gambaran besar bagaimana mobil jenis ini sebenarnya. Terutama karena tidak banyak pilihan model dan pabrikan yang aktif di pasar ini beberapa tahun terakhir.

    Namun yang bisa saya bandingkan adalah karakter Continental GT dengan model grand tourer lain yang sempat saya coba tahun ini, Ferrari 12Cilindri. Seperti disinggung pada paragraf pembuka, dua mobil ini berada di dua sisi berbeda dari sebuah GT.

    Bersama Continental GT, kita bisa dibikin betah berlama-lama menyetir. Lajunya tenang dan halus, kabinnya lega dan nyaman dari berbagai sisi, tetapi tetap sanggup jika kita ajak mengeksploitasi performanya. Sementara bersama 12Cilindri, seluruh aspek darinya terasa provokatif, seakan terus-menerus memancing kita untuk menggeber performanya secara agresif.

    Dengan pendekatan dan teknologi baru, Bentley menunjukkan bahwa Continental GT PHEV tetap bisa memiliki karakter berkendara terbaik dari sebuah GT. Meski sekarang tidak lagi menawarkan varian mesin W12. Indonesia, siap-siap menyambut Bentley Continental GT terbaru tidak lama lagi!
    (WAHYU HARIANTONO)

    Baca Juga: Continental GT Supersports 2026 Lahir, Jadi Bentley Paling Ringan dalam 85 Tahun

    Pelajari lebih lanjut tentang Bentley Continental

    • Tampak Depan Bawah Bentley Continental
    • Tampak samping Continental
    • Tampak belakang serong Continental
    • Tampak Depan Bentley Continental
    • Tampak belakang Continental
    • Tampak Grille Continental
    • Lampu depan Continental
    • lampu belakang Continental
    • Bentley Continental Drivers Side Mirror Front Angle
    • Knalpot Continental
    • Tampak belakang Continental
    Bentley Continental
    Rp 4,07 - 8 Milyar

    Mobil Bentley Lainnya

    • Bentley Continental
      Bentley Continental
    • Bentley Flying Spur
      Bentley Flying Spur
    • Bentley Bentayga
      Bentley Bentayga

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil Bentley Pilihan

    Pilihan mobil untuk Anda

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Road Test

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza