Sub-brand Baru, Chery Siapkan Pikap Hybrid Penantang Ford Ranger
Chery menjadwalkan peluncuran versi produksi dari konsep KP31 ini di pasar Australia pada kuartal keempat tahun 2026.
SYDNEY, Carvaganza - Pabrikan otomotif asal Cina, Chery tengah menyiapkan produk anyar di segmen pikap. Adapun modelnya berbasis ladder frame yang dijadwalkan meluncur di pasar Australia pada kuartal keempat 2026. Ia pun digadang menjadi penantang langsung dari Ford Ranger yang mendominasi pasar.
KEY TAKEAWAYS
Apa keunggulan utama mesin Diesel Plug-in Hybrid pada Chery KP31?
Sistem ini diklaim 10% lebih efisien dan 30% lebih halus (getaran rendah) dibandingkan mesin diesel biasa, serta mampu berjalan dalam mode listrik murni.Bagaimana kemampuan angkut dan tarik beban pikap ini?
Berkat penggunaan sasis ladder-frame yang tangguh, Chery KP31 dirancang untuk membawa muatan hingga 1.000 kg (1 ton) dan memiliki kapasitas tarik (towing) mencapai 3,5 ton.Model ini pertama kali dikenalkan melalui konsep KP31 yang tampil dalam sebuah acara khusus di Sydney, Australia. Pikap tersebut dirancang sebagai produk global, di mana ia tidak memiliki hubungan langsung dengan konsep KP11 yang kemudian berkembang menjadi sub-brand Himla. Model ini juga terpisah dari proyek SUV dan pikap hybrid T1TP yang dikenalkan perusahaan beberapa waktu lalu.
Dari sisi desain, KP31 mengusung karakter yang lebih kotak dan berotot. Siluetnya terlihat tegak dengan garis bodi tegas yang memberi kesan tangguh. Pendekatan desain tersebut mengingatkan pada gaya SUV petualang seperti Jetour Traveller.
Foto: Carscoops
Bagian depan kendaraan menampilkan lampu utama LED berbentuk bulat yang ditempatkan di sisi grille. Tepat di atas grille terdapat tiga lampu posisi yang terintegrasi, sementara bumper depannya dibuat khusus untuk kebutuhan off-road. Karakter futuristik pun disematkan membuatnya semakin atraktif.
Baca Juga: Debut Manis Tank 500 Diesel, GWM Catat Rekor di IIMS 2026
Secara dimensi, konsep KP31 memiliki panjang 5.610 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.925 mm. Namun Chery menyatakan model produksi akan dibuat sedikit lebih ringkas dengan panjang sekitar 5.450 mm, sehingga tetap di rentang segmen pikap medium global.
Basisnya menggunakan konstruksi ladder-frame yang dirancang untuk ketangguhan dan kemampuan kerja berat. Struktur ini memungkinkan kendaraan membawa muatan hingga 1.000 kg dan menarik beban sampai 3,5 ton, angka yang sebanding dengan pikap diesel konvensional di kelasnya.
Sebagai mobil konsep, KP31 tampil dengan sejumlah perlengkapan ekstrem untuk menunjang aktivitas di medan berat. Ia menggunakan velg beadlock yang dibalut ban all-terrain berukuran 285/70 membungkus velg 17 inci. Kelir tubuhnya diaplikasikan matte grey yang mempertegas kesan kendaraan multifungsi.
Foto: Carscoops
Perangkat tambahan seperti snorkel juga terlihat terpasang pada pilar depan, sementara bagian bak dilengkapi rack khusus yang membawa recovery tracks. Meski begitu, Chery menyebut versi produksi nantinya kemungkinan tampil sedikit lebih sederhana, termasuk pada varian tertinggi.
Daya tarik dari mobil ini tak cuma tampilan, tapi juga jantung pacunya. KP31 akan menjadi pikap pertama yang menawarkan opsi plug-in hybrid berbasis mesin diesel. Sistem tersebut menggabungkan mesin turbodiesel 2.5 liter dengan teknologi elektrifikasi untuk meningkatkan efisiensi sekaligus performa.
Chery mengklaim mesin tersebut mampu memberikan efisiensi sekitar 10 persen lebih baik dibandingkan mesin diesel konvensional. Selain itu, tingkat getaran juga diklaim berkurang hingga 30 persen, sehingga memberikan pengalaman berkendara lebih halus. Kombinasi sistem hybrid ini juga memungkinkan kendaraan melaju dalam mode listrik murni untuk jarak terbatas.
Untuk mendukung kemampuannya di berbagai medan, pikap ini diperkirakan akan dilengkapi sistem penggerak empat roda. Konfigurasinya mencakup differential lock dan beberapa mode berkendara yang dapat dipilih sesuai kondisi permukaan jalan.
Foto: Carscoops
Saat peluncuran pada akhir 2026, Chery akan memasarkan model ini dengan konfigurasi diesel plug-in hybrid terlebih dahulu. Setelah itu, perusahaan juga berencana menghadirkan varian plug-in hybrid berbasis mesin bensin pada 2027 untuk memperluas pilihan konsumen.
Di segmen pikap elektrifikasi, beberapa kompetitor telah lebih dulu hadir. Di antaranya adalah BYD Shark 6, GWM Cannon Alpha, serta Ford Ranger yang juga mulai mengadopsi teknologi plug-in hybrid di sejumlah pasar.
Menariknya, pengembangan kendaraan ini turut melibatkan proses penyetelan khusus untuk tiap wilayah pemasaran. Chief Engineer for International Programs Chery, Peter Matkin, menyatakan bahwa sasis pikap tersebut akan mendapatkan penyesuaian khusus untuk kondisi pasar Australia.
Foto: Carscoops
Menurut Matkin, kendaraan ini akan menjalani pengujian lokal untuk memastikan performanya sesuai dengan karakter jalan dan kebutuhan konsumen setempat. Hasil pengembangan di Australia bahkan berpotensi menjadi acuan untuk pasar lain seperti Afrika Selatan dan Amerika Selatan.
Ia juga membuka kemungkinan model ini dipasarkan di Eropa. Matkin menilai kendaraan dengan tampilan tangguh memiliki daya tarik kuat di berbagai wilayah dunia, sehingga peluang ekspansinya cukup besar jika respons pasar positif.
(MUHAMMAD HAFID / WH)
Baca Juga: Bburago Bakal Lebih Serius Garap Pasar Indonesia, Fokus Lokalisasi dan Ekspansi Skala
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil CHERY Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature