Nissan Pertimbangkan Varian X-Trail e-Power Lebih Terjangkau di Indonesia
Sudah ada permintaan dari konsumen untuk varian yang lebih murah.
LEMBANG, Carvaganza - Generasi terbaru Nissan X-Trail akhirnya tahun ini resmi kembali ke pasar Indonesia, setelah sempat hilang dari peredaran. Untuk versi berkode T33 ini, X-Trail hadir dengan teknologi baru berlabel e-Power e-4orce, yang mengutamakan sisi elektrifikasi. Harga yang ditawarkan yakni Rp795 juta (OTR Jakarta).
KEY TAKEAWAYS
Kapan varian baru Nissan X-Trail e-Power ini akan diluncurkan?
Belum ada jadwal pasti, namun Nissan menargetkan kemungkinan peluncuran pada akhir tahun depan jika studi berjalan sesuai rencana.Apa perbedaan antara X-Trail e-Power e-4ORCE dengan varian single motor yang dipertimbangkan?
X-Trail e-4ORCE menggunakan sistem penggerak ganda (dual motor), sedangkan versi yang lebih murah kemungkinan hanya memakai penggerak depan (single motor) untuk menekan biaya produksi.PT Nissan Motor Distribution Indonesia (NMDI) membuka peluang untuk menghadirkan varian lebih terjangkau dari Nissan X-Trail e-Power di pasar Indonesia. Saat ini, SUV elektrifikasi tersebut hanya tersedia dalam trim tertinggi, X-Trail e-Power e-4orce, yang dibekali sistem penggerak ganda dan teknologi elektrifikasi khas Nissan.
Namun, seiring dengan meningkatnya minat konsumen terhadap mobil elektrifikasi berharga lebih kompetitif, Nissan tengah mempelajari opsi untuk menambah varian dengan sistem single motor, mirip dengan model Serena e-Power atau Kicks e-Power yang lebih dahulu hadir di Tanah Air.
Foto: Oto Group / Herry
Menurut Head of Sales and Product Planning PT NMDI, Bima Aristyanto, kajian mengenai kehadiran varian baru ini masih terus berlangsung. Apalagi diakui bahwa X-Trail saat ini menjadi model Nissan yang namanya paling melekat di benak konsumen mereka.
Baca Juga: Japan Mobility Show 2025 Diramaikan 500 Peserta: Pamerkan Masa Depan Mobilitas Khas Jepang
“Itu salah satu opsi yang kita pelajari. Sekarang X-Trail e-Power hadir dalam trim paling tinggi, e-4ORCE. Apakah nanti akan muncul versi seperti Serena atau Kicks e-Power yang hanya single motor, itu yang sedang kita pelajari,” ungkapnya saat hadir di sela media test drive di Lembang (21/10/2025).
“Salah satunya kita mau tahu apakah harganya oke atau cocok. Itu bagian dari studi kita sekarang.”
Bima menambahkan, pihaknya telah menerima masukan dari konsumen yang menginginkan varian dengan harga lebih terjangkau namun tetap membawa pengalaman berkendara khas e-Power. “Ada feedback dari customer, ada yang mengusulkan opsi single motor. Karena kembali lagi, beberapa konsumen ingin ada pilihan, apakah ada versi di bawahnya atau tidak,” lanjut Bima.
Foto: Oto Group / Herry
Mengenai waktu peluncuran, Bima belum dapat memastikan kapan varian tersebut akan hadir di Indonesia. Namun ia memberi indikasi bahwa jika semua kajian berjalan lancar, tahun depan bisa menjadi momen penting bagi perluasan lini X-Trail e-Power.
“Untuk timeline pastinya saya belum bisa bilang sekarang karena masih dalam tahap diskusi. Tapi semoga bisa di tahun depan, mungkin akhir tahun depan, jadi kita bisa kasih opsi tambahan ke konsumen,” pungkasnya.
Jika benar terealisasi, varian baru X-Trail e-Power ini akan memperluas pilihan di segmen SUV elektrifikasi menengah di Indonesia, sekaligus menjangkau konsumen yang mencari teknologi e-Power dengan harga lebih bersahabat. Strategi ini juga sejalan dengan upaya Nissan untuk memperkuat portofolio kendaraan elektrifikasinya di pasar domestik, bersaing langsung dengan model seperti Toyota Corolla Cross Hybrid dan Honda CR-V e:HEV.
Foto: Oto Group / Herry
Spesifikasi Versi Indonesia
Saat diperkenalkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2025 (GIIAS) pada Juli 2025, Nissan X-Trail e-Power e-4orce langsung menjadi pusat perhatian pengunjung. Di sini, spesifikasi yang ditawarkan meliputi motor listrik ganda (depan dan belakang) yang menghasilkan tenaga gabungan hingga 203 PS + 135 PS. Sistem penggerak empat rodanya 100 persen digerakkan oleh tenaga listrik.
Mesin bensin 1.5 liter turbo terpasang di balik bonnet, yang berfungsi sebagai generator bagi motor listrik. Jadi sistem powertrain beroperasi tanpa perlu pengisian daya eksternal layaknya mobil listrik biasa. Dengan begitu pengemudi X-Trail tidak perlu mengalami range anxiety.
Sistem penggerak all-wheel drive (AWD) melalui teknologi e-4orce menjadi yang pertama di kelasnya. Teknologi serupa AWD ini didukung lima mode berkendara: Eco, Auto, Sport, Off-Road, Snow. Pengemudi pun bisa memanfaatkan fitur e-Pedal atau regenerative braking untuk menghemat konsumsi bahan bakar atau energi baterainya.
Pada bagian interior, nuansa premium dan canggih dihadirkan dengan kursi Anti-Gravity, AC Tri-Zone, sistem audio premium Bose 9 speaker, panel instrumen digital 12,3 inci, HUD 10,8 inci. Penumpang bahkan bisa menikmati fitur electric panoramic roof dan koneksi wireless untuk Apple CarPlay dan Android Auto.
(WAHYU HARIANTONO)
Baca Juga:
Toyota Land Cruiser FJ Tampil di Japan Mobility Show 2025, Off-roader Berbasis Hilux Rangga
All New Mazda CX-5 Debut Global di Japan Mobility Show 2025, Tahun Depan ke Indonesia
Keluarga Mobil Listrik Masa Depan Honda Serbu Japan Mobility Show 2025
Pelajari lebih lanjut tentang Nissan X-Trail e-Power
Mobil Nissan Lainnya
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Nissan Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Pilihan mobil untuk Anda
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature