McLaren 750S Pastikan Dijual Dalam 2 Pilihan Varian, Ini Detailnya

  • 2023/05/mclaren-750s-coupe-front.jpg
  • 2023/05/mclaren-750s-coupe-front-3-4-2.jpg
  • 2023/05/mclaren-750s-coupe-front-3-4-3.jpg
  • 2023/05/mclaren-750s-coupe-profile.jpg
  • 2023/05/mclaren-750s-coupe-rear-1.jpg
  • 2023/05/mclaren-750s-spider-front-3-4-2.jpg
  • 2023/05/mclaren-750s-spider-front-3-4-3.jpg
  • 2023/05/mclaren-750s-spider-front-3-4-4.jpg
  • 2023/05/mclaren-750s-spider-front-3-4-5.jpg
  • 2023/05/mclaren-750s-spider-front-3-4.jpg

WOKING, Carvaganza – Setelah eksis lebih dari 5 tahun, supercar ikonik McLaren 720S resmi digantikan oleh 750S yang memiliki sejumlah penyempurnaan dari pendahulunya. Menurut pabrikan ada sekitar 30 persen komponen yang telah diperbaharui termasuk soal performa dan aerodinamika. Terdapat dua varian yang dipasarkan untuk konsumen yakni 750S coupe dan hardtop convertible melanjutkan bodi style dari 720S.

KEY TAKEAWAYS

  • Apa mesin yang diboyong McLaren 750S dan berapa tenaga serta torsi yang dihasilkan?

    Engine V8 4.0 liter. Menghasilkan tenaga 750 hp dengan torsi 800 Nm.
  • Berapa waktu yang ditempuh McLaren 750S untuk akselerasi 0 – 100 km/jam?

    Dalam waktu 2,7 detik.
  • Bagaimana cara pabrikan membuat McLaren 750S agar lebih stabil dan stiff?

    Dengan memasangkan teknologi Proactive Chassis Control III teranyar agar handling menjadi lebih stabil dan mobil menjadi lebih lincah.
  • McLaren 750S mempercayakan mesin V8 dengan kapasitas 4.0-liter. Disokong dengan suntikan twin-turbocharged, menghasilkan tenaga maksimal 750 hp dengan torsi puncak 800 Nm. Angka tersebut diklaim lebih unggul dari McLaren P1. Tenaga dan torsi dialirkan seluruhnya ke roda belakang melalui transmisi sekuensial 7-percepatan terbaru dengan rasio penggerak yang lebih pendek.

    Meski menggendong mesin yang sama, namun kedua varian 750S memiliki angka performa yang berbeda. Di atas kertas, keduanya mampu melesat dari 0 km/jam ke 100 km/jam hanya dalam 2,7 detik. namun untuk mencapai kecepatan 200 km/jam varian Spider lebih lambat 0,1 detik dari coupe. Bahkan untuk menembus waktu seperempat mil, 750S Coupe juga lebih unggul 10,1 detik dibandingkan varian convertible yang mencatatkan waktu 10,3 detik. Meski demikian, pabrikan memastikan kedua varian 750S mampu berlari sampai top speed 331 km/jam.

    McLaren 750S Hardtop Convertible McLaren 750S Hardtop Convertible

     

    Beralih ke urusan bodi eksterior. Supercar Inggris Raya ini memiliki trek depan yang jauh lebih lebar dengan geometri suspensi yang baru. Selain itu, pabrikan juga menyematkan Proactive Chassis Control III dengan fokus pada pengendaraan yang lebih kaku dan stabil di tikungan. Tidak lupa juga untuk urusan aerodinamika, di bagian depan 750S memiliki desain bumper baru yang memiliki aliran udara ke ruang lampu hingga ke radiator.

    Pada bagian depan terpasang extended- splitter demi memberikan keseimbangan kendaraan dan dapat bekerja sama dengan spoiler aktif berukuran besar. Salah satu yang paling menarik di bagian buritan adalah penyematan desain knalpot yang terinspirasi dari McLaren P1 dan ditempatkan di tengah. Sementara itu, untuk meningkatkan tingkat aerodinamika, 750S juga memiliki intake besar di bagian roda belakang, grille mesh yang lebih segar serta dek belakang yang juga ditingkatkan.

    Di dalam kabin, kita akan disuguhkan dengan nuansa supercar aristokrat khas Woking. Bahkan pabrikan juga menghadirkan dua spesifikasi tambahan yang dapat dipilih oleh konsumen di antaranya TechLux dan Performance. Pada varian pertama seluruh kabin akan dibungkus menggunakan material kulit Nappa sedangkan Performance memadukan kulit dan Alcantara.

    Baca juga:  Rayakan Ultah ke-10, Ini Fakta Unik Hypercar Hybrid McLaren P1

    McLaren 750S Coupe

    Seluruh informasi kendaraan akan ditampilkan di layar cluster meter dengan desain dan nuansa yang baru. Bahkan tersedia Mclaren Control Launcher yang memungkinkan pengendara untuk mengatur urusan aero, handling, powertrain dan transmisi sesuai keinginan mereka. Meski sebuah supercar sejati, Mclaren tidak melupakan urusan layanan hiburan dengan menyematkan sambungan Apple CarPlay di dalamnya.

    Peningkatan aerodinamika juga dilakukan oleh pabrikan hingga ke material di dalam kabin. Salah satunya ialah penggunaan kursi balap dengan material serat karbon. Menurut klaim McLaren, dengan penggunaan jok tersebut, bobot 750S bisa lebih ringan hingga 17 kg dibandingkan 720S. Bahkan di seluruh rodanya, McLaren 750S menggunakan material yang lebih ringan demi memangkas bobot hingga 15 kg.

    Brand telah resmi membuka pemesanan untuk 750S dengan dua pilihan varian yang dibanderol mulai dari US$324.000 atau sekitar Rp4,7 Miliar. Tapi harus Anda ingat, biasanya harga tersebut belum termasuk dengan biaya pengiriman, pajak dan tambahan lainnya. Beberapa konsumen berharap, 750S mampu menghadirkan pengalaman yang jauh lebih menyenangkan dari pendahulunya 720S khususnya di atas trek.

    Sumber: motor1.com

    Baca juga:  LEBARAN DRIVE 2023: Mengenal Lebih Dekat Fitur-Fitur Keselamatan di New Mazda CX-8

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil Mclaren Pilihan

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza