BMW M5 CS Resmi Meluncur, Sedan Bermesin Paling Buas dari Munich

MUNICH, Carvaganza – Level permainan di kelas sedan bisnis bertenaga buas telah semakin ditingkatkan oleh BMW dengan meluncurkan M5 CS. Secara kasta, ini adalah kelas baru sekaligus yang tertinggi dari seluruh keluarga 5-Series dan M5. Melalui generasi ini, M5 CS merupakan varian yang pertama kali ditawarkan sepanjang sejarah 5-Series.

Oleh BMW, mobil ini dijuluki sebagai “mobil BMW terkencang dan paling bertenaga yang pernah diproduksi”. Performa buas yang sebelumnya telah ditawarkan melalui M5 dan M5 Competition, kini semakin liar lagi pada varian baru ini. Yang jelas, seluruh upgrade dan pembaruan yang dibawa oleh BMW terfokus pada performa.

Kita mulai dari sisi powertrain, di mana mesin V8 4,4 liter twin-turbo andalan M5 kini semakin ganas dengan tenaganya mencapai 627 hp, disertai torsi 750 Nm. Dengan tetap dikawinkan transmisi otomatis M Steptronic 8-speed dan sistem penggerak M xDrive (all-wheel drive), akselerasi 0-100 km/jam M5 CS sanggup menyamai supercar, yaitu 2,9 detik saja. Durasi tersebut sudah lebih singkat 0,2 detik bila dibandingkan dengan varian M5 Competition.

BMW M5 CS 2022

Jika digeber maksimal, klaimnya mobil ini akan bisa menyentuh kecepatan puncak 306 km/jam. Selain itu, BMW menegaskan tema performa pada M5 CS dengan membekalinya Active M Differential. Sistem M xDrive sendiri juga bisa dipilih mode operasinya, yaitu 4WD, 4WD Sport dan 2WD bagi yang ingin bersenang-senang membakar ban belakang.

Di balik body, M5 CS punya engine mounting yang lebih kaku, suspensi lebih keras, anti-roll bar lebih besar dan ground clearance yang sedikit direndahkan dair M5 standar. Tentunya kelincahannya bermanuver tetap diperhatikan demi mengimbangi output mesin yang semakin buas. Belum lagi sistem Dynamic Damper Control untuk maksimalkan tongkrongan baru yang lebih ceper.

Kalau bicara soal penampilannya, M5 CS tidak terlalu berbeda dibandingkan M5 Competition. BMW punya warna baru dan khusus yang membalut velg M forged berdiameter 20-incinya, yaitu Gold Bronze, juga mewarnai kidney grille khasnya. Velg dengan kode desain 9.5J dan 10.5J ini dibalut dengan ban Pirelli P Zero Corsa sebagai perantara kontak antara mobil dengan aspal.

BMW M5 CS

Yang menjadi khas dan penanda varian M5 CS adalah aksen warna kuning pada LED DRL yang memberi dampak visual lebih sporty dan atraktif. Sentuhan ini diadopsi dari mobil balap BMW di ajang GT, yaitu M8 GTE. Material CFRP (farbon-fibre reinforced plastic) diumbar untuk hadir pada kap mesin, splitter dan, cover spion luar, spoiler belakang, diffuser, bahkan sampai engine cover dan silencer knalpot.

Bobot keseluruhan mobil ini diklaim lebih ringan sampai 104 kg dibandingkan varian M5 Competition. Selain aplikasi serat karbon yang ekstensif, ‘diet’ ini juga berasal dari dikuranginya lapisan insulasi untuk kabin. Dan menandai keseriusan peningkatan performa mobil ini, adalah sistem knalpot yang berbahan stainless steel, lalu rem cakram carbon-ceramic yang disertai kaliper merah dan opsi warna emas.

Inspirasi dari ranah motorsport semakin bisa dinikmati dari bagian interiornya. BMW menyematkan sepasang M Carbon Seats di baris depan sebagai standarnya, sementara penumpang di belakang mendapat jok individual.  Material kulit Merino berwarna hitam mendominasi kabin, yang melapisi jok dengan aksen jahitan Mugello Red. Head rest menyatu dengan jok, yang turut dihiasi logo M5 yang dapat menyala yang juga dihiasi gambar peta Nurburgring Nordschleife.

BMW M5 CS

Sistem infotainment tetap mengandalkan iDrive dengan layar monitor 12,3 inci di tengah dashboard. Selain dihiasi ambient lighting dan trim dark carbon, penumpang M5 CS akan tetap dimanjakan oleh suara berkualitas dari sistem audio Harman Kardon.

Setidaknya ada tiga opsi hero color disediakan untuk M5 CS oleh BMW, yakni Brands Hatch Grey Metallic, Frozen Brands Hatch Grey Metallic, dan Frozen Deep Gren Metallic. BMW akan mulai memasarkannya pada bulan Maret mendatang, dengan banderol mulai $ 142.000 atau Rp 1,996 miliar lebih. Dan BMW hanya akan memproduksinya dalam satu model year. Jadi pilih Mercedes-AMG E 63 S atau M5 CS? (WAHYU HARIANTONO)

Sumber: Carscoops, Paul Tan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda