Baru Beli Mobil? Penting Mengetahui Beberapa Hal Ini Kalau Tak Ingin Malu Sendiri

JAKARTA, CARVAGANZA - Ketika mobil baru diantarkan ke rumah, pasti tercipta sebuah rasa yang berbeda, penasaran dan ingin terus melihatnya serta tidak sabar untuk mengendarainya di jalanan. Tetapi, sesuai dengan prosedur standarnya wajib hukumnya membaca terlebih dahulu panduan yang ada di buku manual baru mengendarainya. Namun, kebanyakan dari kita enggan membacanya. Akibatnya banyak kejadian lucu yang selalu terkenang. Nah, Carvaganza telah merangkum beberapa kejadian umum yang dialami oleh sebagian besar pengguna mobil baru. Mulai dari insiden mencari tuas pembuka tangki bensin sampai dengan sulitnya menghafal identitas mobil.

Apa saja kejadian lucu itu? Apakah Anda sendiri juga pernah mengalaminya? Yuk! Kita simak apa saja.

Posisi Tuas Pembuka Tutup Tangki Bensin

Tutup tangki BBM

Mengisi bensin adalah ritual rutin, karena tanpa cairan ini, mobil tidak bisa berjalan. Seringnya setelah proses delivery mobil ke rumah, Anda biasanya langsung pergi mengisi bensin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Tetapi, sebaiknya temukan terlebih dahulu posisi dari tuas pembuka tutup tangki bensin.

Karena jika tidak, Anda dapat kebingungan mencarinya, sambil dilihat oleh petugas SPBU dan pengendara lain yang sedang mengantri giliran. “Pasti mobil baru yah,” salah satu komentar yang pastinya akan dilontarkan, atau lebih pahit lagi, "Mobil pinjaman, pasti." Nah dalam keadaan yang canggung ini, Anda mungkin malah tak jadi mengisi dan pergi kembali ke rumah sambil tersipu malu serta menyimpan kenangan lucu ini sendirian.

Cara Menutup Kap Mesin Yang Benar

BMW M5 CS

Rasa penasaran melihat wujud mesin atau memeriksa 5 cairan utama di balik kap mesin memang sah-sah saja dilakukan. Tinggal menarik tuas kap mesin di area interior dan dengan segera terbuka sedikit, kemudian temukan 'pengunci' di baliknya untuk membukanya lebih lebar. Selesai itu, Anda dapat menutupnya. Nah, sering kali atas dasar rasa 'kasih sayang' kap ditutup perlahan dan baru menekannya.

Justru jadinya malahan posisi kap mesin tidak menutup sempurna. Bila ini terjadi di garasi rumah, mungkin tidak banyak yang melihatnya, tetapi jika di ruang publik, pastinya disaksikan banyak orang sambil tersenyum. Musababnya, cara lembut tadi tidaklah tepat, metode menutup yang benar ialah menjatuhkannya dari ketinggian kurang lebih seperempat bukaan kap.

Posisi Pembuka Pintu Bagasi

Buka Bagasi

Kejadian lainnya ialah membawa mobil baru untuk menemani berbelanja. Sambil membawa barang yang banyak, sehingga harus diletakkan di bagasi. Langkah pertama adalah membuka pintu bagasi, tetapi karena masih baru, jadinya harus mencari dahulu tombol pembukanya. Kadang-kadang, dengan keyakinan penuh, rumah lampu nomor polisi menjadi sasaran pertama. Sambil merabanya atau sampai jongkok mengintip jadi gambaran yang sering terjadi.

Tentu terasa janggal, karena Anda sendiri yang mengemudikan mobil tersebut namun tidak mengetahui bagaimana cara membukanya. Selain itu saat pemeriksaan di pintu masuk beberapa tempat dengan penjagaan yang ketat. Kita diharuskan membuka jendela, pintu dan bagasi. Dengan tatapan penasaran petugas keamanan, Anda menekan semua tombol dan jadinya beberapa bagian ikutan terbuka seperti tutup tangki bensin dan kap mesin pun ikutan terbuka meskipun tidak diperlukan.

Gigi Netral Saat Parkir Pararel

Camry

“Di Netralin yah, pak,” merupakan kalimat baku dari para juru parkir ketika mobil Anda harus berada dalam kondisi parkir pararel di pusat perbelanjaan, mall, apartemen hingga parkiran pinggir jalan. Kalimat tersebut bisa memicu rasa deg-deg kan bagi Anda yang mengendarai mobil bertransmisi otomatis. Musababnya, kondisi berhenti yang normal adalah di mode P yang artinya Park, tetapi membuat mobil tidak bisa didorong maju atau mundur. Nah, dalam kondisi seperti ini janganlah terucap kalimat “Matik pak, gak bisa netral.”

Jawaban tersebut bisa jadi bahan tertawaan yang menggelikan. Alasannya, mobil bertransmisi otomatis pun (sebagian besar) dapat digeser ke gigi Netral walaupun kondisi mesin mati dengan cara menekan tombol shift lock yang berada di sekitar area transmisi. Meki sebagian besar mobil matic bisa dipindah ke netral saat parkir, namun ada juga yang memang tidak bisa. Untuk yang satu ini, Anda harus cari lahan parkir yang benar-benar aman.

Pendingin Udara Panas dan Bau

DFSK Glory 560

Ada juga pembeli mobil baru yang mengeluhkan AC mobilnya yang panas dan bau. Akan tetapi setelah melakukan pengecekan ulang, rupanya dirinya lupa melaksanakan beberapa langkah yang perlu dilakukan. Anda pun mungkin saja mengalaminya. Hal yang sering terlewatkan adalah menyalakan mode AC ON dan tuas pengatur sirkulasi kabin harus tertutup.

Jikalau mode pendingin udara tidak menyala maka yang keluar dari kisi-kisi ventilasi adalah hembusan kipas tanpa pendingin, sedangkan, ketika tuas sirkulasi terbuka maka udara dari luar mobil seperti asap knalpot atau bau tak sedap lainnya bisa tembus ke kabin. Apabila mengalaminya jangan buru-buru komplain ke dealer, supaya tidak habis waktu dan menjadi kesal akibat keteledoran diri sendiri.

Belum Hafal Plat Nomor

Mini

Pergi hangout bersama rekan kerja, teman, pacar atau keluarga dengan mobil baru ke pusat pembelanjaan, bisa menjadi kebanggan tersendiri. Akan tetapi, ada sedikit permainan pikiran yang diasah, yakni daya ingat akan nomor polisi mobil. Pasalnya, pengumuman tentang mobil di parkiran yang mengalami masalah seperti lokasi parkir tidak pada tempatnya atau terjadi gangguan lainnya ialah dengan menginformasikan nomor polisi, bukan dengan memanggil nama pemilik di STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).

Selain itu, ketika keluar parkir, ada kalanya petugas melakukan konfirmasi plat nomor. Pun suasana menjadi sedikit 'garing' ketika ditanya apakah nomor polisinya benar, karena Anda mungkin belum hafal dan membuka kembali lembaran STNK atau mungkin keluar dari mobil dan melihat plat nomor untuk memastikannya.

Posisi Ban Serep Dan Alat Pendukungnya

Segitiga pengaman

Area ini memang tidak semenarik yang lain, karena baru hanya diperlukan dalam keadaan yang mendesak. Sehingga tidak ayal, pengguna mobil lupa atau memang tidak penasaran membedah dimanakah lokasi ban cadangan, alat dongkrak dan peralatan pengganti ban. Tetapi ketika mengalami pecah ban di jalan atau ban 'gembos', mau tidak mau harus diganti dan tebak apa yang akan terjadi?

Pengguna mobil baru akan kebingungan dan mencari tahu bagaimana caranya menggantinya. Meminta bantuan orang lain memang tidak ada salahnya tetapi, setidaknya mengetahui 'how to do' dan lokasinya. Karena bila tidak, bisa jadi pihak yang berniat membantu, akan enggan atau malah ragu kalau mobil baru tersebut adalah benar kepunyaan Anda. RS

Artikel yang direkomendasikan untuk anda