Porsche Cayenne Electric Resmi Debut, Akselerasi 0-100 Km/Jam Bisa Dalam 2,5 Detik

Porsche memperkenalkan teknologi wireless charging hingga 11 kW menggunakan floor plate dan receiver unit, dengan efisiensi di atas 90%.

  • 2025/11/Porsche-Cayenne-Turbo-Electric-1.jpg
  • 2025/11/Porsche-Cayenne-Turbo-Electric-3.jpg
  • 2025/11/Porsche-Cayenne-Turbo-Electric-2.jpg
  • 2025/11/Porsche-Cayenne-Turbo-Electric-4.jpg
  • 2025/11/Porsche-Cayenne-Turbo-Electric-6.jpg
  • 2025/11/Porsche-Cayenne-Turbo-Electric-5.jpg
  • 2025/11/Porsche-Cayenne-Turbo-Electric-7.jpg
  • 2025/11/Porsche-Cayenne-Turbo-Electric-8.jpg

STUTTGART, Carvaganza - Porsche akhirnya mengenalkan Cayenne Electric yang menandai langkah besar pabrikan dalam perjalanan elektrifikasinya. Dua dekade setelah Cayenne pertama kali membawa DNA sports car ke segmen SUV, kini Porsche memasuki era baru. Model ikonik itu pun disuguhkan dalam opsi standar dan Cayenne Turbo Electric.

KEY TAKEAWAYS

  • Apa perbedaan antara Cayenne Electric dan Cayenne Turbo Electric?

    Varian Turbo jauh lebih bertenaga, mencapai 850 kW (1.156 PS) dengan Launch Control, sementara versi standar menawarkan performa 300–325 kW. Turbo juga memiliki akselerasi dan top speed lebih tinggi.
  • Bagaimana performa Cayenne Turbo Electric?

    Dengan Launch Control, akselerasi 0–100 km/jam hanya 2,5 detik, dan kecepatan puncak mencapai 260 km/jam.
  • Di balik tubuhnya, Porsche menggunakan versi evolusi Premium Platform Electric berarsitektur 800 volt. Dimensi mobil pun mengalami perubahan, di mana lebih panjang 55 mm dari versi mesin konvensional. Adapun detail panjangnya 4.985 mm, lebar 1.980 mm dan tinggi 1.674 mm. Jarak sumbu roda juga meningkat 13 cm menjadi 3.023 mm. Hal tersebut tentunya mempengaruhi kelapangan kabin menjadi semakin nyaman.

    Kedua varian Cayenne Electric menganut sistem penggerak seluruh roda (all wheel drive) dengan electronic Porsche Traction Management (ePTM). Urusan jantung mekanis, tenaga dan torsinya terbilang luar biasa. Versi Turbo mampu menghasilkan 850 kW atau 1.156 PS ketika Launch Control aktif. Dalam penggunaan normal, Turbo tetap perkasa dengan tenaga 630 kW (857 PS). Fitur Push-to-Pass juga memungkinkan akselerasi instan dengan tambahan 130 kW (176 PS) selama 10 detik lewat kontrol tombol.

    orsche Cayenne Turbo Electric Foto: Porsche

     

    Klaimnya varian Turbo dapat melesat dari posisi nol ke 100 km/ jam dalam 2,5 detik. Sementara sprint dari nol ke 200 km/jam diselesaikan dalam 7,4 detik. Porsche pun menyetel kecepatan puncak 260 km/jam. Guna mendukung performa, Porsche bahkan memasang direct oil cooling pada motor belakang, teknologi yang diambil langsung dari dunia motorsport.

    Baca Juga: GJAW 2025: VinFast Pamer Dua Calon Model Baru, Salah Satunya SUV Konsep

    Di sisi lain, Cayenne Electric sebagai model entry-level tetap mempertahankan performa khas Porsche dengan tenaga 300 kW atau 408 PS. Angkanya meningkat menjadi 325 kW (442 PS) dan 835 Nm ketika Launch Control digunakan. Hasilnya, akselerasi dari nol ke 100 km/jam tuntas dalam 4,8 detik, dengan kecepatan puncak 230 km/jam.

    Kinerja motor listrik disuplai oleh baterai tegangan tinggi baru berkapasitas 113 kWh. Cayenne Electric mampu menempuh jarak hingga 642 km, sementara Turbo menawarkan hingga 623 km berdasarkan standar WLTP. Makin mumpuni lantaran catu daya mendukung pengisian cepat DC hingga 390 kW bahkan 400 kW dalam kondisi tertentu.

    orsche Cayenne Turbo Electric Foto: Porsche

     

    Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai dari 10% ke 80% menggunakan DC Charging membutuhkan kurang dari 16 menit. Ketika baterai diisi dalam 10 menit, daya jelajah tersaji sudah mencapai 325 km untuk versi biasa dan 315 km untuk Turbo. Guna memaksimalkan efisiensi, Porsche mengadopsi teknologi dari Formula E, di mana regenerative braking-nya mampu menghasilkan hingga 600 kW.

    Beragam kelengkapan yang mendukung pengendalian dibenamkan Porsche. Mulai dari adaptive air suspension dengan PASM yang menjadi standar pada kedua model. Pada Cayenne Electric Turbo ditambahkan Porsche Torque Vectoring Plus (PTV Plus) untuk menjaga traksi optimal. Untuk pertama kalinya, Porsche Active Ride hadir pada Cayenne Electric. Ia bertujuan meniadakan pergerakan bodi sehingga mobil tetap stabil baik di tikungan cepat maupun bermanuver.

    Aspek aerodinamika diperkuat dengan pahatan bodi dan sejumlah perangkat aktif. Drag coefficient Cayenne Electric mencapai 0,25 Cd. Adapun teknologi terbenam seperti Porsche Active Aerodynamics (PAA) yang bekerja menyesuaikan kebutuhan downforce dan pendinginan. Ia terdiri dari cooling air flaps di bagian depan, adaptive roof spoiler dan active aeroblades.

    orsche Cayenne Turbo Electric Foto: Porsche

     

    Inovasi lain yaitu fleksibilitas pengisian daya nirkabel untuk baterai mobil. Sistem ini bekerja melalui floor plate yang dipasang di area parkir dan receiver unit yang ditempatkan di belakang axle depan kendaraan. Pengisian induktif ini mampu menyalurkan hingga 11 kW dengan efisiensi di atas 90 persen.

    Waktu pengisiannya setara wallbox berkabel, namun tanpa perlu menyentuh kabel atau perangkat apa pun. Meski terdapat jarak udara 12 sampai 18 cm antara pelat dan mobil. Untuk keamanan, fitur foreign-object detection dan living object detection disematkan. Porsche menyatakan bahwa teknologi ini akan menghapus kebutuhan wallbox, kabel atau interaksi manual.

    Makin menarik, pasalnya kehadiran Cayenne Electric tidak menutup keberlanjutan model lain. Porsche menegaskan bahwa model pembakaran internal dan hybrid tetap tersedia. Lantaran pabrikan asal Jerman ini memang fokus menggarap tiga sistem penggerak, yaitu listrik penuh, hybrid dan internal combustion engine (ICE).
    (MUHAMMAD HAFID / WH)

    Baca Juga: Lamborghini Jakarta Resmikan ‘Rumah’ Baru di Jaksel, Luncurkan Urus SE ke Indonesia

    Pelajari lebih lanjut tentang Porsche Cayenne

    • Tampak Depan Bawah Porsche Cayenne
    • Tampak belakang serong Cayenne
    • Lampu depan Cayenne
    • lampu belakang Cayenne
    • Pelek Cayenne
    • Knalpot Cayenne
    • Tampak depan medium Porsche Cayenne
    • Tampak belakang low angle Cayenne
    Porsche Cayenne
    Rp 4,12 Milyar

    Mobil Porsche Lainnya

    • Porsche 718
      Porsche 718
    • Porsche 911
      Porsche 911
    • Porsche Cayenne
      Porsche Cayenne
    • Porsche Taycan
      Porsche Taycan
    • Porsche Panamera
      Porsche Panamera
    • Porsche Macan
      Porsche Macan
    • Porsche Macan Electric
      Porsche Macan Electric

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil Porsche Pilihan

    Pilihan mobil untuk Anda

    • Mercedes Benz G-Class
      Mercedes Benz G-Class
      Rp 5,8 - 8,2 Milyar
      • Petrol
      • SUV
      • 2999 cc
      • Otomatis
      • 7 kmpl
    • Porsche Macan
      Porsche Macan
      Rp 2,49 - 3,57 Milyar
      • Petrol
      • SUV
      • 1984 cc
      • Otomatis
      • 14 kmpl
    • Honda BRV
      Honda BRV
      Rp 297,3 - 370,4 Juta
      • Petrol
      • SUV
      • 1497 cc
      • Manual, CVT
    • Suzuki Jimny
      Suzuki Jimny
      Rp 456,8 - 473,5 Juta
      • Petrol
      • SUV
      • 1462 cc
      • Manual, Otomatis
    • Bentley Bentayga
      Bentley Bentayga
      Rp 9,2 Milyar
      • Petrol
      • SUV
      • 3998 cc
      • Otomatis
      • 11 kmpl

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Artikel Feature