Kehadiran BYD Bagian Dari Mendorong Perkembangan Kendaraan Listrik Nasional
JAKARTA, Carvaganza – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan pada peluncuran brand dan produk Build Your Dream (BYD) di Jakarta kemarin (18/01) mengungkapkan kehadiran pabrikan mobil listrik Cina itu merupakan bagian dari mendorong perkembangan mobil listrik di dalam negeri.
KEY TAKEAWAYS
Dari manakah pabrikan mobil listrik BYD?
Dari Cina dengan kantor pusat berlokasi di kota Shenzhen.Apakah kepanjangan dari BYD?
Build Your Dream.“Pada saat ini kita sedang menghadapi berbagai masalah lingkungan hidup, pemanasan global serta polusi udara. Kendaraan listrik memainkan peranan yang sangat penting untuk turut mengatasi masalah ini. Kami sudah meminta agar masalah-masalah tersebut senantiasa di kedepankan (menjadi prioritas utama). Kehadiran BYD Indonesia akan sangat relevan dengan berbagai isu tersebut sekaligus dapat mendukung target zero emission Indonesia pada tahun 2060 mendatang,” ujar Luhut.
Menurutnya, selain mendorong pertumbuhan mobil listrik, pemerintah juga berupaya meningkatkan kualitas bahan bakar bensin menjadi Euro 4 atau Euro 5 untuk menjadikan kualitas udara di Indonesia lebih baik lagi.
Luhut Binsar Panjaitan
Pria yang akrab dengan sebutan LBP ini juga mengemukakan bahwa LBP pertumbuhan kendaraan listrik dalam negeri merupakan bagian penting di dalam rangka meningkatkan daya saing otomotif nasional di kawasan ASEAN.
“Pada tahun 2022, Indonesia memproduksi sebanyak 1,5 juta unit kendaraan dengan ekspor sebesar 39 persen dari jumlah produksi. Dan industri kendaraan bermotor Indonesia menyumbang terhadap PDB sebesar 4 persen per tahun dan hal itu cukup besar. Dan menyerap tenaga kerja secara langsung 1,5 juta orang,” imbuhnya.
Baca juga: Hallo, Indonesia! BYD Siap Ramaikan Pasar Bawa 3 Mobil Listrik
“Dengan mengatasi simpul-simpul tersebut, akan membuat hidup kita lebih sehat, menjadikan Jakarta lebih bersih dan akan mengurangi subsidi berobat yang mencapai Rp 10 trilyun yang disebabkan oleh polusi,” katanya.
Pada kesempatan itu, Luhut juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama untuk menghasilkan perkembangan investasi dan regulasi yang mendukungnya sehingga bisa mendukung perkembangan kendaraan listrik. Ia menyatakan bahwa kerja keras dan kerjasama itu telah membawa Indonesia ke dalam fase baru kendaraan listrik di dalam negeri.

Dalam sambutan yang disampaikan melalui tayangan video itu, Menko Marvest juga menyampaikan bahwa sedang mempertimbangkan untuk mengusulkan kenaikan pajak sepeda motor non listrik untuk menekan polusi udara.
“Kita tadi juga rapat dan terpikir untuk menaikkan pajak sepeda motor non-listrik sehingga bisa mensubsidi ongkos-ongkos LRT dan juga kereta api cepat. Dengan demikian kita coba melihat ekuilibrium dalam konteks menurunkan polusi udara.
Semua langkah-langkah untuk mengurangi polusi udara itu akan dibahas pada rapat dan setelah itu akan dibawa ke rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo dan bisa ada keputusan yang dihasilkan. (EKA ZULKARNAIN)
Baca juga: BYD Dolphin Siap Jadi Saingan BinguoEV dan Neta V, Cocoknya Harga Berapa?
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil BYD Pilihan
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review