IIMS 2024: BYD Debut Tawarkan Garansi Panjang Mobil Listrik Sampai 8 Tahun
BYD hadir di pasar Indonesia dengan menawarkan garansi panjang untuk kendaraan dan khusus baterai.
JAKARTA, Carvaganza - BYD menggemparkan panggung Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 dengan merilis banderol tiga model perkenalan. Pabrikan ini akhirnya memulai bisnis menjual mobilnya di Tanah Air. Tak sekadar menyajikan deretan produk dari berbagai segmen dengan harga kompetitif, brand otomotif asal Cina turut memberikan jaminan guna memastikan ketenangan konsumen.
Garansi tentunya mencakup komponen penting. Mengingat ia merupakan mobil pengguna baterai yang saat ini masih membutuhkan upaya keras untuk meraih kepercayaan masyarakat. Adapun model Dolphin, Atto 3 dan Seal yang disodorkan BYD dilengkapi garansi selama enam tahun atau 150 ribu km untuk kendaraan.
Ini masih ketambahan warranty delapan tahun atau 160 ribu km untuk traksi baterai dengan state of health (SoH) lebih dari sama dengan 70 persen. Kemudian unit penggerak (drive unit) selama 8 tahun atau 150 ribu km. Makin menarik lantaran garansi yang diberikan ke konsumen merupakan hasil dari penelitian BYD pada 2021.
Jaminan tersebut menjadi kepercayaan diri BYD terhadap produknya. Terutama perangkat penyuplai energi atau baterai. Sebagai informasi, BYD telah berdiri selama 30 tahun dan menjadi produsen baterai terbesar kedua di dunia. Bahkan dikatakan Presiden Direkutr PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, bahwa brand mereka telah memproduksi kendaraan listrik dengan penjualan NEV (new energy vehicle) nomor satu di dunia selama berturut-turut.
Baca Juga: IIMS 2024: Chery Tiggo 5X Muncul Curi Perhatian, Calon Lawan Raize & WR-V
Pada 2023, produksi NEV BYD secara global mencapai 3.045.231 unit dengan peningkatan sekitar 62,24 persen dari tahun sebelumnya. BYD Dolphin dan BYD Seal dari seri Ocean yang dipamerkan pada IIMS 2024 adalah penyumbang jumlah penjualan global terbanyak dengan total 2.877.353 unit bersama seri Dynasty.
“Kesuksesan ini kami capai dengan melakukan riset berkala secara global untuk mengukur umur baterai EV BYD dan memastikan baterai kami mempunyai kualitas terbaik yang siap digunakan untuk konsumen,” ucap Zhao.
Adapun baterai yang digunakan model-model BYD menganut teknologi blade battery. Sesuai namanya ia memiliki desain layaknya bilah yang kemudian ditumpuk. Pengembangannya sendiri melibatkan 700 personil yang tergabung dalam tim riset. Blade battery memiliki keuntungan kapasitas yang lebih besar, umur pemakaian lebih panjang, waktu pengisian lebih cepat, dimensi baterai lebih minimalis, dan daya tahan lebih kuat. Ini berkat kombinasi dengan penggunaan material LFP (lithium iron phosphate) yang dikenal memiliki tingkat safety tinggi.
Untuk memastikan kualitas dan mengeliminasi potensi kebakaran, BYD sampai melakukan uji Nail Penetration atau penetrasi paku. Adapun kemampuannya mengizinkan kendaraan berjalan sejauh 600 km dengan kepadatan energi hingga 50 persen. Selain itu, blade battery memiliki 600 paten eksklusif yang kuat untuk masuk ke pasar global.
(MUHAMMAD HAFID / WH)
Baca Juga: IIMS 2024: Toyota Pamer Line Up GR, Mulai Sportscar Sampai Hybrid
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil BYD Pilihan
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review

