Hyundai Staria Debut Versi EV di Brussels Motor Show 2026, Punya Sistem 800 Volt
Tersedia dua varian utama, yakni Luxury 7-seater dan Wagon 9-seater.
BRUSSELS, Carvaganza - Mengawali 2026, Hyundai Motor Company mencuri perhatian dengan memperkenalkan Staria Electric di ajang Brussels Motor Show. Kehadiran MPV listrik ini bukan sekadar mengganti mesin berbahan bakar fosil dengan motor listrik, melainkan upaya Hyundai menetapkan tolok ukur baru bagi kendaraan multi-guna ramah lingkungan.
KEY TAKEAWAYS
Berapa jarak tempuh Hyundai Staria Electric?
Staria Electric memiliki estimasi jarak tempuh hingga 400 km (WLTP) dalam sekali pengisian daya.Apa keunggulan arsitektur 800 volt pada Staria Electric?
Sistem 800 volt memungkinkan pengisian daya ultra-cepat, dari 10–80 persen hanya sekitar 20 menit.Dengan mengusung kabin ekstra lega serta sederet teknologi modern, Staria Electric menjadi sinyal keseriusan Hyundai dalam menantang dominasi MPV listrik asal Cina di pasar global, khususnya Eropa.
Secara desain, Staria Electric tetap mempertahankan karakter one-curve silhouette seperti versi bermesin konvensional. Namun pada varian listrik, bagian fascia depan mendapat sentuhan baru berupa desain tertutup dengan elemen geometris sederhana yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika.
Foto: Hyundai
Pendekatan desain “Inside-Out” kembali menjadi ciri khas utama. Dimensi eksterior dirancang berdasarkan kebutuhan ruang kabin, menghasilkan jendela berukuran besar dan beltline rendah. Dampaknya, visibilitas pengemudi dan penumpang lebih luas, sekaligus menciptakan suasana interior yang terang dan terasa lapang.
Baca Juga: Produksi Baterai Solid State Sudah Dimulai di Cina, Ini Keunggulannya
“Hyundai terus memperluas lini kendaraan listriknya untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian di Eropa. Staria Electric menghadirkan keunggulan EV kami pada sebuah model yang sudah dikenal dan dipercaya banyak pelanggan, dengan memadukan ruang dan fleksibilitas luar biasa khas Staria, sistem bertegangan tinggi dan interior yang telah disempurnakan. Hasilnya adalah mobilitas listrik yang praktis dan efisien untuk penggunaan sehari-hari di berbagai wilayah Eropa,” kata Xavier Martinet, President & CEO, Hyundai Motor Europe.
Baterai 84 kWh dan Sistem Kelistrikan 800 Volt
Hyundai membekali Staria Electric dengan baterai lithium-ion berkapasitas 84 kWh yang menyuplai tenaga ke motor listrik di roda depan. Motor tersebut menghasilkan daya 160 kW atau setara 218 PS dengan torsi puncak 350 Nm, cukup untuk menggerakkan bodi besar MPV ini secara halus namun responsif.
Dalam satu kali pengisian penuh, jarak tempuh Staria Electric diklaim mampu mencapai hingga 400 km berdasarkan standar WLTP, menjadikannya salah satu MPV listrik dengan daya jelajah kompetitif di kelasnya.
Foto: Hyundai
Nilai jual utama lainnya terletak pada penggunaan arsitektur kelistrikan 800 volt. Teknologi ini memungkinkan proses pengisian daya ultra-cepat, di mana baterai dapat diisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 20 menit menggunakan pengisian cepat DC. Selain itu, fitur Vehicle-to-Load (V2L) juga tersedia, memungkinkan Staria Electric menyuplai daya listrik untuk perangkat eksternal, layaknya power bank berukuran besar.
Kabin Luas dan Fleksibel untuk Beragam Kebutuhan
Seperti varian bermesin konvensional, Hyundai menghadirkan dua pilihan konfigurasi utama pada Staria Electric:
- Luxury (7-Seater)
Mengedepankan kenyamanan kelas atas dengan kursi baris kedua yang sudah dilengkapi fitur pemanas dan ventilasi sebagai standar. Ruang bagasi di belakang baris ketiga mencapai 435 liter. - Wagon (9-Seater)
Ditujukan bagi keluarga besar maupun kebutuhan operasional shuttle, menawarkan kapasitas bagasi ekstra luas hingga 1.303 liter di belakang baris ketiga.
Area pengemudi dilengkapi dua layar digital 12,3 inci yang terintegrasi dengan sistem Connected Car Navigation Cockpit (ccNC) terbaru. Sistem ini sudah mendukung pembaruan perangkat lunak Over-the-Air (OTA), sehingga fitur dan sistem kendaraan dapat terus diperbarui tanpa harus datang ke bengkel.
Foto: Hyundai
Perlindungan Maksimal dengan Hyundai SmartSense
Dari sisi keselamatan, Staria Electric dibekali paket Hyundai SmartSense yang lengkap. Fitur unggulannya mencakup Forward Collision-Avoidance Assist, Lane Following Assist, hingga Highway Driving Assist (HDA) yang sangat membantu saat perjalanan jauh di jalan tol.
Untuk kemudahan manuver, Hyundai juga menyematkan Surround View Monitor (SVM) 360 derajat, memudahkan pengemudi saat parkir atau bermanuver di area sempit.
Hyundai menjadwalkan Staria Electric mulai dipasarkan di Korea Selatan dan Eropa pada semester pertama 2026. Peluang kehadirannya di Indonesia juga terbuka, mengingat Staria versi ICE telah dipasarkan sebagai MPV premium. Jika masuk Tanah Air, varian listrik ini diprediksi bakal berhadapan langsung dengan Denza D9 dan Xpeng X9.
(ANINDIYO PRADHONO / WH)
Baca Juga: New Carens Jadi Model Pertama Kia Sales Indonesia, Simak Spesifikasinya
Pelajari lebih lanjut tentang Hyundai Staria
Mobil Hyundai Lainnya
Hyundai Staria Promos, DP & Monthly Installment
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Hyundai Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Pilihan mobil untuk Anda
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature