Berjumpa Pony Coupe, Belajar Sejarah Desain Awal Hyundai

Hyundai Motorstudio Seoul - Pony Heritage

SEOUL, Carvaganza - Bukan cuma mempelajari dan mencoba teknologi serta inovasi Hyundai Motor Group (HMG), selama di Korea Selatan kami juga berkenalan dengan sejarah pabrikan dari sisi desain. Salah satunya dengan menjumpai Hyundai Pony Coupe yang disajikan di Hyundai Motorstudio, Seoul.

Hyundai Motorstudio merupakan brand experience center yang hadir di beberapa kota, termasuk Jakarta, Indonesia. Pada Hyundai Motorstudio Seoul tema yang diusung kali ini adalah pameran ke masa lalu di mana Hyundai bercerita mengenai pembuatan Pony, mobil buatan Korea pertama, yang mengisi kenangan banyak masyarakat Korea Selatan pada medio '70 hingga '80-an.

Motorstudio Seoul terdiri dari lima lantai dimana kami mewakili Oto Media Group diajak untuk menuju lantai 5 guna memulai pameran. Pada lantai 5, pengunjung dibuat masuk ke era 70-an Korea Selatan yang tengah dibanjiri dengan teknologi dan modern serta pengaruh budaya barat yang kental. Ini juga diiringi dengan meningkatnya kondisi ekonomi Korea Selatan dimana saat itu teknologi dan industri, termasuk perkembangan otomotif, berjalan beriringan membangun negara pasca perang saudara.

Hyundai Motorstudio Seoul - Pony Heritage

Turun ke lantai 4, pengunjung diberikan kesempatan melihat simpanan arsip Hyundai dalam membangun Pony pertama kali. Mereka juga meminta bantuan beberapa pihak, sebut saja mantan Direktur Austin Morris, Geroge Turnbull yang mengajak lima insinyur lainnya yaikni Kenneth Barnett, John Simpson, John Crosthwaite, Edward Chapman dan Peter Slater untuk membangun Pony. Sisi interior, desainnya dipercayakan pada Italdesign Giorgetto Guigiaro.

Baca Juga: Serunya Hujan-Hujanan Geber Mobil Kencang di Hyundai Driving Experience Center

Akhirnya, Pony diperlihatkan perdana pada Turin motor Show, Oktober 1974. Ini menjadikan Korea Selatan sebagai negara Asia kedua dan negara kesembilan di dunia yang bisa memproduksi mobilnya sendiri.

Pada lantai 4 ini, pengunjung bisa melihat cetak biru orisinal dari pengembangan Pony. Hyundai berusaha menyelamatkan beberapa catatan detail terkait pengembangan kendaraan pertama mereka, termasuk surat paten pertama, catatan asli pengembangan Pony dan detail cara pembuatan yang digambarkan dalam model.

Hyundai Motorstudio Seoul - Pony Heritage

Beranjak ke lantai 3, pengunjung diajak memahami lebih detail terkait desain Pony, termasuk Pony Coupe yang saat diperlihatkan pertama kali mengguncangkan dunia desain otomotif. Termasuk pengaruh desain Pony dan Pony Coupe untuk dunia otomotif. Paling menarik adalah kehadiran Pony Coupe dengan kondisi prima disandingkan dengan N Vision 74, model konsep yang terinspirasi desain Pony Coupe, yang mengusung teknologi fuel cell hidrogen terbaru Hyundai. Lantai ini juga menghadirkan Ioniq 5 yang desain modern retronya juga berasal dari Pony.

Lantai dua, pengunjung diajak menikmati layanan kafe dan galeri. Sayangnya untuk galeri, saat kunjungan kemarin sedang dalam tahap renovasi.

Hyundai Motorstudio Seoul - Pony Heritage

Tiba di lantai utama di bagian bawah, pengunjung bisa menikmati dari dekat Pony yang sudah direstorasi dalam kondisi sempurna. Selain itu pengunjung juga dapat melihat berbagai proyek seni, termasuk sejarah pengembangan Pony, di berbagai tulisan yang hadir di ruangan. Pengunjung juga dapat berbelanja pernak-pernik Pony yang ditawarkan Hyundai hanya di Motorstudio Seoul.
(SETYO ADI / WH)
LAPORAN DARI KOREA SELATAN

Baca Juga: Hyundai Stargazer Berbenah Luar Dalam, Ini Daftar Lengkap Pembaruannya

Featured Articles

Read All

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Hyundai Pilihan

  • Upcoming

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Road Test

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Review
  • Artikel Feature