Ini Teknologi Penting Yang Dipakai Mercedes-AMG GT 4-Door Coupe
Mobil kencang yang campaign-nya melibatkan Brad Pitt sebagai brand ambassador adalah kendaraan yang menonjolkan karakter performa dan elektrifikasi generasi terbaru.
- KEY TAKEAWAYS
- 1. AMG Electric Architecture (AMG.EA)
- 2. Tiga motor listrik axial flux
- 3. Tenaga hingga 860 kW atau 1.169 hp
- 4. Baterai 800 volt dengan direct cooling
- 5. Pengisian sangat cepat hingga 600 kW
- 6. Central Coolant Hub (CCH)
- 7. AEROKINETICS Active Aerodynamics
- 8. AMG ACTIVE RIDE CONTROL
- 9. AMG RACE ENGINEER
- 10. Teknologi produksi motor juga baru
JAKARTA, Carvaganza - Mercedes-AMG GT 4-Door Coupé 2026 membawa sejumlah teknologi baru yang cukup penting. Model ini bukan sekadar mobil listrik berperforma tinggi, tetapi menjadi model produksi pertama Mercedes-AMG yang menggunakan arsitektur AMG.EA dan motor listrik axial flux.
KEY TAKEAWAYS
Platform apa yang digunakan Mercedes-AMG GT 4-Door Coupé terbaru?
Model ini menggunakan AMG Electric Architecture (AMG.EA), platform yang dikembangkan khusus untuk kendaraan listrik berperforma tinggi Mercedes-AMG.Apa keunggulan teknologi axial flux pada mobil ini?
Teknologi axial flux dirancang untuk menghasilkan kepadatan tenaga tinggi dalam konstruksi motor yang lebih ringkas, mendukung karakter performa mobil listrik AMG.Mercedes-AMG GT 4-Door Coupé terbaru menggunakan berapa motor listrik?
Mobil ini menggunakan tiga motor listrik dengan teknologi axial flux.Kedua platform itu dikembangkan secara khusus untuk kendaraan listrik berperforma tinggi Mercedes-AMG generasi mendatang.
1. AMG Electric Architecture (AMG.EA)
GT 4-Door Coupé menjadi salah satu model pertama yang menggunakan platform AMG.EA, arsitektur khusus Mercedes-AMG untuk mobil listrik berperforma tinggi. Platform ini dirancang sejak awal untuk mengejar performa, bukan sekadar efisiensi.
2. Tiga motor listrik axial flux
Ini merupakan teknologi paling menarik. Mobil menggunakan tiga motor axial flux—satu di depan dan dua di belakang. Mercedes-AMG menyebutnya sebagai penggunaan pertama teknologi axial flux pada kendaraan listrik produksi massal.
Motor axial flux memiliki konstruksi lebih tipis dan ringkas dibanding motor listrik konvensional. Pada GT 4-Door Coupé, motor depan memiliki lebar kurang dari 9 cm, sementara masing-masing motor belakang sekitar 8 cm.
Baca juga: Mercedes-AMG Gandeng Brad Pitt dalam Kampanye Global Terbaru

3. Tenaga hingga 860 kW atau 1.169 hp
Pada varian GT 63 4-Door Coupé, tiga motor tersebut menghasilkan tenaga puncak hingga 860 kW (1.169 hp). Akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya 2,1 detik, sedangkan kecepatan maksimum mencapai 300 km/jam dengan Driver's Package.
Menariknya, Mercedes-AMG tidak hanya mengejar peak power. Teknologinya dirancang agar tenaga tinggi dapat digunakan berulang kali dan dipertahankan lebih lama.
4. Baterai 800 volt dengan direct cooling
Sistem baterainya menggunakan arsitektur 800 volt dan sel berbentuk silinder yang didinginkan secara langsung. Total terdapat 2.660 sel yang dikelompokkan ke dalam 18 modul. Pendinginan langsung membantu menjaga temperatur sel ketika baterai bekerja dalam kondisi beban tinggi.
Teknologi ini penting karena salah satu tantangan mobil listrik performa tinggi adalah menjaga output ketika mobil digunakan secara agresif dalam waktu lama.
5. Pengisian sangat cepat hingga 600 kW
Sistem 800 volt tersebut memungkinkan kemampuan pengisian hingga 600 kW. Mercedes-AMG mengklaim energi untuk jarak lebih dari 460 km WLTP dapat ditambahkan dalam sekitar 10 menit, ketika menggunakan infrastruktur pengisian yang mampu memberikan daya tersebut.
Baca juga: Mercedes-AMG CLE 646 Spezialanfertigung Meluncur, Seri Mythos Ditenaga V8 Biturbo Cuma 30 Unit

6. Central Coolant Hub (CCH)
GT 4-Door Coupé juga menggunakan Central Coolant Hub, sistem manajemen pendinginan terintegrasi yang mengatur kebutuhan temperatur berbagai komponen kendaraan.
Sistem ini mengatur pendinginan baterai, motor dan komponen performa lainnya sesuai kondisi. Teknologi tersebut merupakan transfer langsung dari program CONCEPT AMG GT XX.
7. AEROKINETICS Active Aerodynamics
Mercedes-AMG membekali mobil dengan sistem aerodinamika aktif AEROKINETICS. Sistem ini menggunakan panel dan diffuser yang dapat berubah posisi untuk menyesuaikan kebutuhan downforce, stabilitas dan efisiensi.
Yang menarik, sistem Airpanel memiliki sembilan tahap pengaturan. Saat kebutuhan pendinginan rendah, bilah aerodinamika dapat tetap tertutup untuk mengurangi hambatan udara dan membantu meningkatkan efisiensi. Ketika temperatur komponen meningkat, sistem membuka aliran udara sesuai kebutuhan.
Baca juga: Monumental, Untuk Anniversary 140 Tahun Mercedes-Benz Jelajah Enam Benua

8. AMG ACTIVE RIDE CONTROL
Untuk mengimbangi tenaga besar tersebut, GT 4-Door Coupé menggunakan AMG ACTIVE RIDE CONTROL dengan semi-active roll stabilisation. Sistem ini membantu menjaga karakter mobil tetap lincah ketika dikendarai agresif sekaligus mempertahankan kenyamanan untuk perjalanan jauh.
9. AMG RACE ENGINEER
Aspek software juga menjadi bagian penting. AMG RACE ENGINEER mengintegrasikan berbagai sistem kontrol untuk mengatur respons kendaraan, traksi dan karakter pengendalian. Pengemudi dapat melakukan penyesuaian karakter mobil melalui AMG RACE ENGINEER Control Unit.
10. Teknologi produksi motor juga baru
Motor axial flux tersebut diproduksi di fasilitas Mercedes-Benz Berlin-Marienfelde. Mercedes-Benz menyebut proses produksinya melibatkan sekitar 100 tahapan, termasuk 35 proses yang dikategorikan sebagai world firsts. (EKA ZULKARNAIN)
Baca juga: Mengancam Porsche Cayenne Electric dan Lotus Eletre, Mercedes-AMG Siapkan SUV Listrik Super Kencang!
Pelajari lebih lanjut tentang Mercedes Benz AMG GT
Mobil Mercedes Benz Lainnya
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Mercedes Benz Pilihan
- Latest
- Popular