Ini Fitur-Fitur DFSK E5 Plus yang Jadi Pembeda Dengan Rival Di Kelasnya
Salah satu teknologi yang membedakan adalah fitur canggih Automatic Parking Assist yang membantu pengemudi memarkirkan kendaraan tanpa effort untuk mengarahkan mobil.
- KEY TAKEAWAYS
- Automatic Parking Assist, Parkir Jadi Lebih Praktis
- Kamera 3D HD dengan Transparent Chassis
- Suspensi FSD di Depan dan Belakang
- Baterai 25 kWh, Jarak Tempuh Listrik Capai 140 Km
- DFSK E5 Plus Didukung DC Fast Charging
- Fitur V2L 3,3 kW
- Kabin DFSK E5 Plus Dilengkapi Beragam Fitur
- Fitur Keselamatan DFSK E5 Plus
- Kesimpulan untuk DFSK E5 Plus
SEMARANG, Carvaganza - Persaingan medium SUV plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) di Indonesia semakin menarik. Tidak hanya mengandalkan teknologi elektrifikasi, para pemain di segmen ini mulai menawarkan fitur yang dapat meningkatkan kenyamanan, kepraktisan, dan pengalaman berkendara.
KEY TAKEAWAYS
Apa saja fitur yang menjadi pembeda DFSK E5 Plus di kelas medium SUV PHEV?
Tiga fitur yang menjadi sorotan adalah Automatic Parking Assist, suspensi Frequency Selective Damping (FSD) di depan dan belakang, serta baterai PHEV 25 kWh.Berapa jarak tempuh listrik DFSK E5 Plus?
DFSK E5 Plus diklaim mampu menempuh hingga 140 km dalam mode listrik berdasarkan standar NEDC.Berapa lama pengisian baterai DFSK E5 Plus?
Dengan DC fast charging, pengisian dari 30 persen hingga 80 persen membutuhkan sekitar 20–28 menit. Sementara pengisian AC dari 20 persen hingga 90 persen membutuhkan sekitar 3–4 jam, tergantung kondisi baterai dan perangkat pengisian.Salah satunya adalah DFSK E5 Plus. SUV PHEV ini hadir dengan konfigurasi enam penumpang menggunakan captain seat serta membawa sejumlah teknologi yang menjadi pembeda.
Dari sekian banyak perlengkapan yang ditawarkan, terdapat tiga fitur yang cukup menonjol, yakni Automatic Parking Assist, suspensi Frequency Selective Damping (FSD), serta baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 25 kWh.
Kombinasi tersebut memberikan karakter tersendiri bagi DFSK E5 Plus, terutama bagi konsumen yang mencari SUV keluarga dengan teknologi elektrifikasi sekaligus fitur berkendara yang lengkap.
Baca juga: DFSK E5 Plus Melaju Sampai Bali, Uji Teknologi PHEV dalam N.I.C.E. Experience
Media test drive DFSK E5 Plus Jakarta - Bali. Foto:
Automatic Parking Assist, Parkir Jadi Lebih Praktis
Salah satu fitur yang menarik perhatian pada DFSK E5 Plus adalah Automatic Parking Assist. Teknologi ini membantu pengemudi melakukan proses parkir secara otomatis. Sistem dapat membaca ruang parkir yang tersedia dan mengatur manuver kendaraan tanpa pengemudi harus terus mengarahkan setir selama proses parkir berlangsung.
Fitur tersebut menjadi bagian dari rangkaian teknologi bantuan berkendara pada DFSK E5 Plus. SUV ini juga dibekali ADAS Level 2 yang mencakup sejumlah fitur, seperti Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Keeping Assist (LKA) dan Automatic Lane Change Assistance. Selain itu, tersedia Blind Spot Detection (BSD), Rear Cross Traffic Alert (RCTA) serta Front Cross Traffic Alert (FCTA).
Kombinasi berbagai fitur tersebut memberikan dukungan tambahan bagi pengemudi ketika berkendara maupun melakukan manuver di area dengan ruang terbatas.
Kamera 3D HD dengan Transparent Chassis
DFSK E5 Plus juga dibekali kamera 3D HD dengan tampilan transparent chassis. Teknologi ini memungkinkan pengemudi mendapatkan gambaran area di sekitar kendaraan secara lebih menyeluruh. Fitur tersebut dapat membantu ketika kendaraan harus bermanuver di ruang sempit atau saat parkir.
Bagi pengemudi yang ingin mengambil kendali penuh, sistem kamera tetap dapat digunakan tanpa harus mengaktifkan Automatic Parking Assist.
Dengan demikian, pengemudi memiliki pilihan antara melakukan parkir secara manual dengan bantuan kamera atau memanfaatkan sistem parkir otomatis.
Baca juga: Kupas Lengkap DFSK E5 Plus Yang Dijual Hanya Rp479 Juta Selama GIIAS
Media test drive DFSK E5 Plus Jakarta - Bali.
Suspensi FSD di Depan dan Belakang
Fitur lain yang menjadi pembeda DFSK E5 Plus adalah penggunaan Frequency Selective Damping (FSD) pada sistem suspensinya.
Teknologi FSD diterapkan pada shock absorber bagian depan dan belakang. Suspensi depan menggunakan konstruksi MacPherson independent, sedangkan bagian belakang mengandalkan multi-link independent suspension.
Penggunaan suspensi independen di kedua bagian tersebut dirancang untuk memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan stabilitas. FSD bekerja dengan menyesuaikan karakter redaman berdasarkan frekuensi getaran yang diterima suspensi. Dengan karakter tersebut, respons peredaman dapat berbeda ketika kendaraan melewati kondisi jalan yang berbeda.
Pada kendaraan berukuran medium SUV seperti E5 Plus, karakter suspensi menjadi salah satu aspek penting. Dimensi bodi yang cukup besar membutuhkan sistem peredaman yang mampu menjaga kenyamanan sekaligus stabilitas kendaraan.
Product Expert PT Sokonindo Automobile, Ichsan Aria Putra, menjelaskan bahwa sistem FSD pada E5 Plus bekerja secara mekanis. “Jadi, Frequency Selective Damping (FSD) itu diatur secara mekanis, bukan elektrik macam air suspension. Katup (valve) absorber bukan hanya bisa membuka dan menutup jalur oli (fluida) suspensi. Namun juga bisa membesar dan mengecil, sesuai dengan jalan yang dilewati. Alhasil berkendara pun bisa lebih nyaman dan stabil,” ujar Ichsan.
Dengan mekanisme tersebut, sistem suspensi dapat memberikan karakter redaman yang berbeda sesuai kondisi permukaan jalan dan getaran yang diterima kendaraan.
Baca juga: Jetour Tawarkan Teknologi PHEV i-DM Canggih, Begini Cara Kerjanya

Baterai 25 kWh, Jarak Tempuh Listrik Capai 140 Km
Sebagai kendaraan PHEV, baterai menjadi salah satu komponen penting pada DFSK E5 Plus.
DFSK membekali E5 Plus dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 25 kWh. Kapasitas tersebut menjadi salah satu bagian yang ditonjolkan DFSK pada SUV PHEV ini.
Berdasarkan standar NEDC, E5 Plus mampu menempuh perjalanan hingga 140 km menggunakan tenaga listriknya saja. Kemampuan tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang ingin memanfaatkan mode listrik untuk aktivitas harian.
Dalam kondisi tertentu, perjalanan di dalam kota dapat dilakukan dengan lebih banyak mengandalkan tenaga listrik sebelum mesin bensin mengambil peran. Ketika energi baterai mulai berkurang, mesin pembakaran internal tetap memberikan fleksibilitas untuk melanjutkan perjalanan tanpa harus selalu mencari fasilitas pengisian daya.
Inilah salah satu karakter utama teknologi PHEV, yakni menggabungkan kemampuan berkendara menggunakan energi listrik dengan fleksibilitas mesin bensin untuk perjalanan yang lebih jauh.
Peserta media test drive DFSK E5 Plus Jakarta - Bali.
DFSK E5 Plus Didukung DC Fast Charging
Kemampuan elektrifikasi DFSK E5 Plus juga didukung sistem DC fast charging. DFSK menyebut pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen membutuhkan waktu sekitar 20–28 menit. Sementara menggunakan pengisian AC dari 20 persen hingga 90 persen membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam.
Waktu pengisian tersebut tetap dapat berubah tergantung kondisi baterai, temperatur, serta perangkat pengisian yang digunakan. Selain jarak tempuh listrik, E5 Plus memiliki jarak tempuh gabungan hingga 1.400 km berdasarkan standar NEDC.
Angka tersebut merupakan kombinasi kemampuan sistem elektrifikasi dan mesin pembakaran internal. DFSK juga membekali E5 Plus dengan tangki bahan bakar berkapasitas 60 liter.
Dengan kombinasi tersebut, E5 Plus dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas harian sekaligus perjalanan jarak jauh.
Fitur V2L 3,3 kW
Tidak berhenti pada kemampuan berkendara, DFSK E5 Plus juga memiliki fitur Vehicle-to-Load (V2L). Sistem ini memungkinkan energi yang tersimpan di baterai kendaraan digunakan sebagai sumber listrik eksternal dengan daya hingga 3,3 kW.
Artinya, energi dari baterai dapat dimanfaatkan untuk mengoperasikan perangkat elektronik tertentu di luar kendaraan. Fitur V2L dapat menjadi tambahan fungsional, terutama ketika kendaraan digunakan untuk aktivitas luar ruang seperti berkemah atau berada di lokasi yang minim sumber listrik.
Baca juga: GIIAS 2026: Sebelum Beli MG ZS Hybrid+ Ini Hal Yang Wajib Diketahui
Foto: Anjar
Kabin DFSK E5 Plus Dilengkapi Beragam Fitur
Selain teknologi elektrifikasi dan fitur berkendara, DFSK E5 Plus juga menawarkan sejumlah perlengkapan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.
Pada bagian dashboard terdapat layar tengah berukuran 15,6 inci yang menggunakan platform Snapdragon 8155. Sistem infotainment tersebut mendukung Android Auto dan Apple CarPlay.
Untuk pengisian perangkat, tersedia wireless charging dengan daya hingga 50W. Kenyamanan kabin juga didukung ventilasi pada kursi depan dan belakang. Sementara baris kedua menggunakan pengaturan elektrik empat arah di kedua sisi.
Untuk menjaga kualitas udara kabin, DFSK E5 Plus dilengkapi sistem penyaringan udara PM2.5 serta negative ion generator yang menjadi bagian dari intelligent air purification system.
Konfigurasi enam penumpang dengan captain seat pada baris kedua juga menjadi salah satu karakter utama E5 Plus sebagai SUV keluarga.
Fitur Keselamatan DFSK E5 Plus
Dari sisi keselamatan, DFSK E5 Plus dibekali sejumlah perangkat pendukung, termasuk enam airbag dalam konfigurasi tertentu. Airbag tersebut mencakup airbag pengemudi, penumpang depan, side airbag, serta side curtain airbag.
Selain itu, tersedia fitur keselamatan elektronik seperti Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD), Electronic Stability Control (ESC), traction control, dan Hill Descent Control (HDC).
Rangkaian perangkat tersebut melengkapi sistem bantuan berkendara yang sudah mencakup ADAS Level 2.
Baca juga: Kupas Lengkap DFSK E5 Plus Yang Dijual Hanya Rp479 Juta Selama GIIAS

Kesimpulan untuk DFSK E5 Plus
Jika melihat keseluruhan paket yang ditawarkan, DFSK E5 Plus tidak hanya mengandalkan sistem PHEV sebagai daya tarik.
Automatic Parking Assist memberikan kepraktisan saat melakukan manuver parkir. Kemudian suspensi FSD di depan dan belakang menjadi bagian dari upaya DFSK meningkatkan kenyamanan dan stabilitas berkendara.
Sementara baterai 25 kWh dengan kemampuan EV hingga 140 km NEDC menjadi salah satu komponen penting yang mendukung karakter PHEV E5 Plus. Ditambah konfigurasi enam penumpang dengan captain seat, ADAS Level 2, kamera 3D HD, V2L 3,3 kW, hingga beragam fitur kenyamanan dan keselamatan, DFSK E5 Plus menawarkan paket teknologi yang cukup lengkap untuk sebuah medium SUV PHEV.
Pada akhirnya, kombinasi teknologi elektrifikasi dan fitur pendukung tersebut menjadi bagian dari strategi DFSK untuk menghadirkan SUV keluarga yang tidak hanya menawarkan ruang dan kenyamanan, tetapi juga pengalaman berkendara yang semakin mengandalkan teknologi. (ANJAR LEKSANA/EK)
Baca juga: Ferrari Perkenalkan 296 GT Modificata, Bawa DNA 296 GT3 Evo dan Tenaga 720 HP
Pelajari lebih lanjut tentang DFSK E5 Plus
Mobil DFSK Lainnya
Don't Miss
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil DFSK Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Pilihan mobil untuk Anda
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature