Hal-Hal Penting Yang Perlu Diketahui Dari All-New BMW 3 Series G50 Tahun 2027
Salah satu fitur teranyar yang unik yang terpasang di BMW 3 Series G50 adalah Drift Moment untuk menghasilkan karakter berkendara oversteer.
- KEY TAKEAWAYS
- 1. Generasi kedelapan BMW 3 Series
- 2. Wajah Neue Klasse, tetapi bukan platform EV Neue Klasse
- 3. Mesin bensin tetap dipertahankan
- 4. M350 xDrive menggantikan posisi M340i
- 5. Dilengkapi fitur Drift Moment
- 6. Interior berubah total dengan Panoramic iDrive
- 7. Layar 17,9 inci menjadi pusat kontrol
- 8. Desain setir juga berubah
- 9. G50 sedikit lebih besar, tetapi tetap mempertahankan karakter sedan sport
- 10. Sasis Mendapat Banyak Penyempurnaan
- 11. Teknologi Bantuan Mengemudi Semakin Canggih
- 12. G50 menjadi jembatan antara era ICE dan EV
- 13. Spesifikasi penting BMW 3 Series G50
- 14. Apa itu Neue Klasse?
JAKARTA, Carvaganza - BMW resmi memperkenalkan All-New BMW 3 Series generasi kedelapan dengan kode bodi G50 pada akhir September ini. Sedan yang menjadi salah satu model paling penting BMW ini hadir dengan perubahan besar, mulai dari desain, teknologi, hingga sistem penggerak.
KEY TAKEAWAYS
Apa yang baru dari BMW 3 Series G50?
BMW 3 Series G50 merupakan generasi kedelapan dengan desain Neue Klasse, teknologi kabin baru, sistem mild hybrid, serta penyempurnaan sasis dan sistem bantuan mengemudi.Apakah BMW 3 Series G50 menggunakan platform Neue Klasse?
Tidak. BMW 3 Series G50 masih menggunakan platform CLAR II, sedangkan BMW i3 menggunakan arsitektur listrik Neue Klasse. Meskipun secara siluet berbagi bahasa desain Neue Klasse dengan i3 teranyar.Apa Mesin yang digunakan BMW 3 Series G50?
Varian 318 dan 320 menggunakan mesin 2.0 liter turbo B48 empat silinder dengan sistem mild hybrid 48 volt. Varian M350 xDrive menggunakan mesin 3.0 liter turbo enam silinder B58 dengan sistem hybrid tambahan.BMW meluncurkan 3 Series G50 dengan mengusung bahasa desain Neue Klasse dan dibangun di atas platform yang telah disempurnakan. Yaitu platform Cluster Architecture (CLAR) II, yang juga digunakan pada BMW 5 Series (G60) dan 7 Series (G70).
Jika diringkas, All-New BMW 3 Series 2027 G50 punya beberapa hal penting yang layak menjadi sorotan. Model ini membawa bahasa desain dan teknologi Neue Klasse, tetapi versi bensinnya tetap menggunakan mesin pembakaran internal dengan teknologi mild hybrid 48V.
Baca juga: All-New BMW 3 Series 2027 Resmi Meluncur, Adopsi Wajah Neue Klasse dengan Mesin Mild Hybrid
BMW 3 Series G50 2027.
1. Generasi kedelapan BMW 3 Series
G50 merupakan generasi kedelapan BMW 3 Series setelah lebih dari 50 tahun eksis. BMW menyebut lebih dari 18 juta unit 3 Series telah terjual sejak 1975.
Ini bukan sekadar facelift. G50 membawa perubahan besar pada desain, interior, teknologi digital, sasis, dan pilihan sistem penggerak.
2. Wajah Neue Klasse, tetapi bukan platform EV Neue Klasse
Ini salah satu poin yang paling penting. BMW 3 Series G50 versi bensin mengadopsi bahasa desain Neue Klasse, tetapi tidak menggunakan arsitektur EV Neue Klasse seperti BMW i3.
BMW justru memosisikan 3 Series bensin dan BMW i3 sebagai dua pilihan powertrain dalam satu keluarga, dengan basis kendaraan yang berbeda.
Jadi secara sederhana:
BMW 3 Series G50 = mesin bensin + mild hybrid 48V
BMW i3 = 100 persen listrik + arsitektur Neue Klasse EV
Baca juga: Mengenal Merek Mobil Sultan Hongqi, Dari Simbol Negara Menuju Pasar Global

3. Mesin bensin tetap dipertahankan
Di tengah peralihan BMW menuju elektrifikasi, G50 menjadi pilihan menarik karena mesin pembakaran internal masih menjadi bagian penting dari keluarga 3 Series.
Model bensin menggunakan teknologi 48V mild hybrid. Untuk pasar tertentu, BMW menawarkan 320 dengan mesin empat silinder dan M350 xDrive sebagai model enam silinder. Spesifikasi dapat berbeda berdasarkan negara.
4. M350 xDrive menggantikan posisi M340i
Varian yang paling menarik adalah BMW M350 xDrive. Mobil ini menjadi flagship versi mesin pembakaran internal dan menggunakan:
• Mesin 3.0 liter turbo enam silinder segaris
• Teknologi mild hybrid 48V
• Transmisi otomatis 8-percepatan
• BMW xDrive
• Tenaga kombinasi 437 hp
• Torsi 580 Nm
• 0-100 km/jam 4,1 detik pada spesifikasi yang diumumkan BMW untuk sejumlah pasar.
Artinya, G50 tidak hanya menjadi 3 Series yang semakin digital, tetapi juga tetap mempertahankan karakter performa yang menjadi identitas model ini.
5. Dilengkapi fitur Drift Moment
Ini salah satu fitur paling menarik dari M350 xDrive. Drift Moment memungkinkan sistem mengalihkan tenaga mesin hanya ke roda belakang untuk menghasilkan karakter berkendara oversteer atau drifting.
Fitur ini akan tersedia sepanjang 2027 dan BMW menyebut unit M350 xDrive yang sudah dikirim kepada konsumen juga dapat memperoleh fungsi tersebut melalui Remote Software Upgrade.
Baca juga: Hasil Karya Modifikasi Racikan Indonesia, BMW Passato Siap Tampil di SEMA Show 2026

6. Interior berubah total dengan Panoramic iDrive
G50 membawa sistem BMW Panoramic iDrive, yang terdiri dari empat elemen utama:
• BMW Panoramic Vision
• BMW 3D Head-Up Display opsional
• layar tengah 17,9 inci
• setir multifungsi baru
Panoramic Vision memproyeksikan informasi di sepanjang bagian bawah kaca depan sehingga informasi berkendara berada lebih dekat dengan garis pandang pengemudi.
7. Layar 17,9 inci menjadi pusat kontrol
Layar tengah berukuran 17,9 inci memiliki desain free-cut dan diarahkan ke pengemudi. Sistem ini menggunakan BMW Operating System X, dengan integrasi Apple CarPlay dan Android Auto secara nirkabel. BMW juga menggunakan teknologi AI berbasis large language model untuk meningkatkan kemampuan asisten suara.
8. Desain setir juga berubah
BMW memperkenalkan desain setir baru pada G50. Untuk pertama kalinya di 3 Series, palang tengah setir ditempatkan di bagian atas, lengkap dengan thumb rest yang lebih tegas.
Desain ini menjadi bagian dari upaya BMW mengurangi kebutuhan pengemudi untuk mengalihkan pandangan dari jalan ketika mengoperasikan fungsi kendaraan.
9. G50 sedikit lebih besar, tetapi tetap mempertahankan karakter sedan sport
BMW menyebut G50 sedikit lebih besar dari pendahulunya, dengan track depan dan belakang yang lebih lebar untuk menciptakan tampilan lebih kokoh. Menariknya, BMW tetap mempertahankan proporsi sedan sport kompak khas 3 Series meski desainnya kini jauh lebih modern.
Baca juga: BMW Indonesia Rilis Tiga Model M Dengan DNA Sport Yang Kuat

10. Sasis Mendapat Banyak Penyempurnaan
BMW tidak hanya mengubah desain. G50 mendapatkan pengembangan pada sistem suspensi dan struktur bodi. Untuk M350 xDrive, BMW menambahkan penguatan di bagian depan, meningkatkan kekakuan torsional dan vertikal, serta menggunakan pengaturan suspensi khusus.
M350 xDrive juga mendapatkan Adaptive M Suspension, M Sport Differential dan variable sport steering sebagai standar.
11. Teknologi Bantuan Mengemudi Semakin Canggih
Seluruh keluarga 3 Series baru mendapatkan sistem bantuan mengemudi SAE Level 2 dan berbagai fitur keselamatan aktif.
BMW juga memperkenalkan konsep Symbiotic Drive, yang mengintegrasikan sistem elektronik, software, dan fungsi berkendara untuk menghasilkan respons kendaraan yang lebih terkoordinasi.
12. G50 menjadi jembatan antara era ICE dan EV
Menurut saya, inilah angle terbesar dari BMW 3 Series G50. BMW tidak langsung mengganti 3 Series bensin dengan mobil listrik. Sebaliknya, BMW menghadirkan dua jalur dalam satu keluarga:
• 3 Series G50 adalah bensin + mild hybrid 48V
• BMW i3 adalah kendaraan listrik murni
Keduanya menggunakan bahasa desain Neue Klasse, tetapi menawarkan karakter dan arsitektur berbeda. BMW sendiri menyebut pendekatan ini sebagai technology-open approach, memberikan pilihan teknologi penggerak kepada konsumen.

13. Spesifikasi penting BMW 3 Series G50
Generasi Kedelapan
Kode bodi G50
Powertrain ICE + 48V mild hybrid
Varian performa M350 xDrive
Mesin M350 3.0L turbo inline-6
Tenaga M350 437 hp
Torsi M350 580 Nm
Transmisi Otomatis 8-percepatan
Penggerak M350 xDrive AWD
0-100 km/jam 4,1 detik
Infotainment BMW Operating System X
Layar tengah 17,9 inci
Teknologi kabin BMW Panoramic iDrive
Bantuan mengemudi SAE Level 2
Fitur unik Drift Moment
14. Apa itu Neue Klasse?
Adalah istilah yang digunakan oleh BMW untuk menamai generasi baru teknologi, desain, arsitektur kendaraan, dan sistem digital yang menjadi fondasi arah produk BMW berikutnya.
Istilah “Neue Klasse” secara harfiah berarti “kelas baru” dalam bahasa Jerman. Namun, dalam konteks BMW modern, ini bukan sekadar nama satu model mobil. BMW menggunakan Neue Klasse sebagai blueprint generasi baru kendaraan, terutama untuk memasuki era elektrifikasi dan digitalisasi. (EKA ZULKARNAIN)
Baca juga: BYD Punya Pabrik Raksasa Di Subang, Ini Yang Wajib Diketahui
Baca juga: Mazda 6e Fastback, Saat Sedan Premium Mazda Masuk Era Listrik
Pelajari lebih lanjut tentang BMW 3 Series Sedan
Mobil BMW Lainnya
Don't Miss
BMW 3 Series Sedan Promos, DP & Monthly Installment
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil BMW Pilihan
- Latest
- Popular
Pilihan mobil untuk Anda
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature