All-New BMW 3 Series 2027 Resmi Meluncur, Adopsi Wajah Neue Klasse dengan Mesin Mild Hybrid
Generasi kedelapan sedan paling ikonis dari Munich akhirnya meretas jalan dengan kode bodi G50. Mobil ini tetap mempertahankan mesin pembakaran internal dengan sokongan platform CLAR II yang telah disempurnakan
MUNICH, Carvaganza - Setelah lebih dari lima dekade malang melintang dan menjadi tolok ukur di segmennya, BMW 3 Series akhirnya resmi memasuki generasi kedelapannya dengan nama sandi G50. Pabrikan asal Jerman ini melakukan perombakan besar-besaran untuk model terpentingnya tersebut. Menariknya, Seri 3 bermesin pembakaran internal (ICE) ini diluncurkan bersamaan dengan sang saudara bertenaga listrik murni, BMW i3. Meski berbagi bahasa desain Neue Klasse dan penamaan "3 Series", secara basis keduanya sama sekali tidak berhubungan.
KEY TAKEAWAYS
Apakah sasis BMW 3 Series G50 identik dengan versi listrik BMW i3?Tidak. Walau desain cangkang bodi dan penampilannya serupa, versi mesin bakar G50 berdiri di atas sasis CLAR II yang telah dimutakhirkan, sedangkan i3 EV diracik khusus menggunakan platform Neue Klasse
Tidak. Walau desain cangkang bodi dan penampilannya serupa, versi mesin bakar G50 berdiri di atas sasis CLAR II yang telah dimutakhirkan, sedangkan i3 EV diracik khusus menggunakan platform Neue Klasse.Apa saja rombakan mesin pada varian BMW 320 terbaru?
Varian 320 dibekali mesin 2.0 liter B48 turbo empat silinder yang kini terintegrasi dengan teknologi mild hybrid 48V (BSG). Tenaganya kini meroket menjadi 211 PS dengan torsi 330 Nm, mampu memecahkan rekor akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 7,4 detik.Bila BMW i3 murni berpijak pada arsitektur listrik Neue Klasse, G50 masih mempercayakan fondasinya pada sasis Cluster Architecture (CLAR). Namun, ini adalah iterasi CLAR II terbaru yang juga dipakai oleh jajaran elit Munich lainnya, seperti 5 Series (G60) dan 7 Series (G70).
Dimensi Membengkak, Estetika Mirip Mobil Listrik
Secara siluet visual, G50 nyaris identik dengan i3 listrik. Perbedaan krusial baru terlihat saat menilik area samping; G50 memiliki kap mesin (bonnet) yang jauh lebih panjang karena bertugas menampung bongkahan mesin konvensional. Rasio dash-to-axle yang lebih melar ini sukses menyamarkan statusnya dan mengembalikan proporsi klasik khas BMW.
Foto: BMW
Secara rinci, dimensi All-New 3 Series G50 menyentuh panjang 4.765 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.455 mm. Jika disandingkan dengan i3, ia lebih panjang 5 mm, lebih ramping 15 mm, dan lebih ceper 25 mm. Jarak sumbu rodanya (wheelbase) tercatat 2.860 mm, atau 37 mm lebih ringkas dari versi EV-nya. Namun bila dibandingkan sang pendahulu (G20), mobil ini memanjang 56 mm, lebih lebar 23 mm, serta sumbu rodanya molor 9 mm.
Wajah depannya agresif dan mewarisi tampilan Neue Klasse. Grille ganda khas BMW kini direpresentasikan lewat panel hitam glossy datar, mengapit lampu depan LED quad dan DRL bersudut diagonal. Beralih ke sisi samping, permukaan bodi terasa lebih clean dengan gagang pintu model flush pop-out serta lengkungan garis bahu yang lebih atletis. Di area buritan, lampu belakang L-shape didesain sangat ramping.
Era Baru Mild-Hybrid
Pada fase peluncuran awal, BMW menanggalkan imbuhan huruf "i" dan menyodorkan varian bensin empat silinder: 318 dan 320. Keduanya mengandalkan mesin 2.0 liter B48 turbo yang kini bernapas dengan siklus Atkinson. Mesin ini dikawinkan dengan sistem kelistrikan mild hybrid 48-volt bertenaga 11 PS dan torsi 25 Nm via belt-driven starter-generator (BSG).
Foto: BMW
Output varian 318 dikunci pada 156 PS dan 250 Nm. Sementara varian 320 mendapat lonjakan daya hingga 211 PS (naik 27 PS) dengan torsi 330 Nm (naik 30 Nm). Figur tersebut cukup untuk membawanya berlari dari 0-100 km/jam dalam waktu 7,4 detik.
Untuk penikmat adrenalin, hadir sang flagship baru, BMW M350 xDrive, yang sukses menggusur titel M340i. Dapur pacunya dijejali mesin 3.0 liter B58 turbo enam silinder segaris. Output murninya menyentuh 426 PS dan 540 Nm. Berkat bantuan motor hybrid tambahan dari ISG (integrated starter-generator) sebesar 18 PS dan 200 Nm, tenaga kombinasinya bengkak menjadi 443 PS dengan torsi badak 580 Nm—naik 56 PS dan 80 Nm dibanding edisi lawas.
Lari 0 hingga 100 km/jam cuma butuh 4,1 detik. M350 juga diimbuhi lampu depan beraksen kuning (M Yellow Lights) dan fitur radikal bernama Drift Moment. Opsi peranti lunak ini sanggup mematikan traksi gardan depan, memuntahkan seluruh tenaga ke roda belakang layaknya BMW M3 sungguhan. Seluruh varian ditandemkan bersama transmisi otomatis andalan, ZF 8-percepatan.
Revolusi Kokpit Panoramic iDrive Tanpa Tombol Fisik
Kabin Seri 3 tak lagi mengakomodir kenop putar fisik iDrive. Pusat komando kini diserahkan sepenuhnya pada layar sentuh jajar genjang sebesar 17,9 inci, serta proyeksi informatif Panoramic Vision yang melintang nyaris setebal kaca depan bagian bawah.
Foto: BMW
Otak di balik sistem ini adalah BMW Operating System X berbasis Android, yang kini dibekali AI generatif Amazon Alexa+ serta integrasi aplikasi video TiVo termasuk Amazon Prime Video. Setir model baru menjadi suguhan baru yang eksentrik, meskipun tersedia pula opsi setir M Sport palang bawah yang lebih konvensional.
Selain itu, sektor kenyamanan ditopang dengan pengisian daya nirkabel Qi2, AC tiga zona, audio surround Harman Kardon, dan atap kaca panoramik tanpa peneduh fisik. Dari sisi akomodasi bagasi, volumenya memang terpangkas 30 liter (kini 450 liter) demi memberi ruang bagi perangkat baterai mild hybrid, tapi tetap lebih luas ketimbang milik BMW i3 (420 liter).
Foto: BMW
Disempurnakan dengan revisi rasio setir, bantalan suspensi baru, rem elektronik (brake-by-wire), serta asisten mengemudi semi-otonom yang mengusung filosofi Symbiotic Drive, BMW Seri 3 G50 jelas sangat siap untuk kembali menantang Mercedes-Benz C-Class. (ANINDIYO PRADHONO)
Baca Juga: BMW iX3 Generasi Ke-2 Resmi Debut, Adopsi Bahasa Desain Baru Bernuansa Klasik
Pelajari lebih lanjut tentang BMW 3 Series Sedan
Mobil BMW Lainnya
Don't Miss
BMW 3 Series Sedan Promos, DP & Monthly Installment
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil BMW Pilihan
- Latest
- Popular
Pilihan mobil untuk Anda
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature