EKSKLUSIF DARI MARANELLO: Ferrari F80 Resmi Buka Selubung, Penerus LaFerrari dengan DNA F1

Kami jadi saksi mata peluncuran hypercar Ferrari paling bersejarah.

  • 2024/10/Ferrari-F80-Hypercar-9.jpg
  • 2024/10/Ferrari-F80-Hypercar-10.jpg
  • 2024/10/Ferrari-F80-Hypercar-8.jpg
  • 2024/10/Ferrari-F80-Hypercar-12.jpg
  • 2024/10/Ferrari-F80-Hypercar-11.jpg
  • 2024/10/Ferrari-F80-Hypercar-1.jpg
  • 2024/10/Ferrari-F80-Hypercar-6.jpg
  • 2024/10/Ferrari-F80-Hypercar-4.jpg
  • 2024/10/Ferrari-F80-Hypercar-5.jpg
  • 2024/10/Ferrari-F80-Hypercar-13.jpg
  • 2024/10/Ferrari-F80-Hypercar-7.jpg
  • 2024/10/Ferrari-F80-Hypercar-2.jpg

MARANELLO, Carvaganza - Menjalani penerbangan lebih dari 15 jam dari Jakarta menuju Maranello, Italia, terbayarkan saat memasuki area peluncuran supercar terbaru dari Ferrari. Lokasinya dilakukan di fasilitas baru Ferrari yang disebut sebagai e-Building dengan rancang bangun yang mengedepankan keberlanjutan, energi ramah lingkungan dan sebagai identitas pabrikan di masa depan.

Di sinilah kami menjadi saksi lahirnya Supercar Ferrari yang dirilis setiap 10 tahun sekali sejak 1984 lewat kelahiran Ferrari 288 GTO sebagai e-Turbo pertama yang diproduksi.

Tahun ini tepat setelah kelahiran LaFerrari yang menyandang the first Ferrari’s hybrid, pabrikan kembali menelurkan supercar terbarunya dengan nama F80. Ferrari membawa ruh supercar sejati yang diambil dari DNA Formula 1 pada F80 namun dengan menggabungkan kesenangan berkendara di jalan raya. Maka dari itu, Ferrari F80 memiliki tampilan eskterior yang sangat agresif dengan dominasi garis-garis aerodinamika di sekujur bodi.

Ferrari F80

Rancang bangun Ferrari F80 dibuat dengan mekanisme jet darat F1, hal tersebut juga kami lihat sesaat sebelum peluncuran. Penyelenggara menyuguhkan sebuah sasis kosong tanpa bodi demi memperlihatkan seperti apa “jeroan” Ferrari F80. Bahkan kami bisa melihat bentuk suspensinya yang terlihat horizontal persis dengan sistem shockbreaker F1. Beruntung, kami menjadi saksi langsung dari peluncuran bersejarah ini dan satu-satunya media dari Indonesia yang mendapatkan kesempatan ini.

Baca Juga: Hot Wheels dan F1 Berkolaborasi, Rilis Banyak Line Up Diecast Tahun Depan

Ferrari F80 merupakan kendaraan yang dibuat dengan tujuan bisa digunakan di segala medan. Sehingga konsumen tidak hanya bisa menikmatinya di trek balap tetapi juga bisa memaksimalkan performanya di jalan raya. Desainnya sangat supercar sejati, bonnetnya dibuat pendek dengan bagian buritan yang sedikit panjang. Hal tersebut juga demi memaksimalkan tingkat aerodinamika kendaraan saat berakselerasi.

Menariknya, Ferrari F80 memiliki layout pengendara single seater namun tetap mampu menampung dua orang penumpang di dalamnya. Desain joknya dibuat asimetris antara pengendara dan penumpang depan demi memberikan pengalaman berkendara single seater. Namun terdapat kompromi yang harus dirasakan yakni jarak antar penghuni kabin terasa rapat bahkan cukup mepet sehingga tidak tersedia apapun pada konsol tengah.

Jangan berharap banyaknya ruang penyimpanan di dalam, kendaraan ini dibuat hanya untuk memamerkan apa yang terdapat di dalam bonnetnya. Terdapat mesin V6 berkapasitas 3.0-liter e-Turbo yang dipadukan dengan sistem penggerak e-4WD. Terdapat motor listrik yang dipasangkan pada mesin untuk memaksimalkan performanya. Di atas kertas, Ferrari F80 mampu memproduksi tenaga maksimal hingga 1.200 hp dengan sumbangan dari mesin konvensional 900 hp dan 300 hp dari motor listriknya.

Ferrari F80

Menariknya, tidak ada e-mode atau mode listrik pada Ferrari F80. Motor listrik tersebut hanya bertugas untuk membantu kinerja mesin lebih maksimal dan bukan sebagai penggerak seperti kendaraan hybrid pada umumnya. Kami juga mendapatkan fakta menarik bahwa pengembangan dan produksi baterai hybrid serta motor listrik Ferrari F80 ini dilakukan secara internal.

Pabrikan ingin menghadirkan teknologi yang berkelanjutan pada urusan teknis hybrid termasuk soal durabilitas baterai dan motor listriknya. Hal tersebut juga dilakukan untuk menjaga performa pada mesin agar sesuai dengan karakter Ferrari.

Kinerja mesin tersebut juga dicatatkan dalam pengujian pabrikan secara lengkap mulai dari akselerasi 0 – 100 km/jam yang dicapai dalam 2,1 detik. Hingga catatan satu putaran 1 menit 15 detik di Sirkuit Fiorano milik Ferrari dan menjadi rekor terbaru yang dipecahkan oleh F80.

Ferrari F80

Hal tersebut dilakukan karena penggemar Ferrari adalah mereka yang haus akan performa maksimal, tenaga buas dan angka di atas kertas yang memukau. Meskipun tidak seluruh penggemar Ferrari mampu memaksimalkan performanya di atas trek dan kebanyakan hanya menggunakan kemampuan tersebut sebagai sebuah kebanggaan.

Menariknya, Ferrari F80 akan diproduksi dalam jumlah terbatas yakni 799 unit, lebih banyak dari pendahulunya LaFerrari yang hanya dibuat 499 unit. Kabarnya dalam satu dekade terakhir, penggemar dan konsumen Ferrari terus meningkat di berbagai belahan dunia khususnya Amerika dan Cina.

Terakhir, Ferrari mengumumkan bahwa 799 unit F80 tersebut sudah ludes terjual oleh konsumen yang dirahasiakan. Kabarnya seluruh konsumen harus menebus dengan banderol sekitar 3,6 juta Euro termasuk pajak dan mulai dikirim pada kuartal akhir tahun depan.
(MUNAWAR CHALIL / ALVANDO / WH)
Laporan Langsung dari Italia

Baca Juga: Aston Martin DB12 Dapat Versi Goldfinger, Sentuhan Khusus Bagi Penggemar James Bond

Featured Articles

Read All

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Ferrari Pilihan

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Road Test

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Review
  • Artikel Feature