Berkenalan Dengan SUV Off-roader Denza B5, Siap Mengaspal di Indonesia

SUV ini mengusung sistem plug-in hybrid (PHEV) dengan mesin 1.5T yang dipadukan dua motor listrik.

  • 2026/01/Denza-B5-SUV-PHEV-4.jpg
  • 2026/01/Denza-B5-SUV-PHEV-1.jpg
  • 2026/01/Denza-B5-SUV-PHEV-2.jpg
  • 2026/01/Denza-B5-SUV-PHEV-5.jpg
  • 2026/01/Denza-B5-SUV-PHEV-3.jpg
  • 2026/01/Denza-B5-SUV-PHEV-7.jpg
  • 2026/01/Denza-B5-SUV-PHEV-1.jpeg
  • 2026/01/Denza-B5-SUV-PHEV-6.jpg

ZHENGZHOU, Carvaganza - Kunjungan ke fasilitas All-Terrain Circuit BYD di Zhengzhou menghadirkan pengalaman menarik. Dalam agenda tersebut, Oto Media Group memperoleh kesempatan pertama untuk mencoba langsung Denza B5, sebuah SUV berkarakter tangguh yang sarat teknologi.

KEY TAKEAWAYS

  • Apakah Denza B5 akan dijual di Indonesia?

    Ya, manajemen BYD telah mengonfirmasi bahwa Denza B5 sangat mungkin diperkenalkan dan dipasarkan di Indonesia.
  • Apa keunggulan utama Denza B5 dibanding SUV lain?

    Keunggulannya terletak pada kombinasi performa PHEV bertenaga besar, kemampuan off-road ekstrem, teknologi DiSUS-P, serta interior mewah khas Denza.
  • Hal yang langsung mencuri perhatian justru datang dari sistem hiburan di dalam kabin. Bahasa antarmuka head unit yang digunakan sudah menampilkan Bahasa Indonesia. Temuan ini terasa janggal, mengingat model tersebut sejatinya belum resmi dipasarkan di Tanah Air. Namun justru dari sinilah sinyal kehadirannya mulai terbaca dengan jelas.

    Kecurigaan tersebut akhirnya terjawab saat bertemu langsung dengan Liu Xueliang, General Manager of the Asia-Pacific Auto Sales Division BYD, di Zhengzhou, Henan, Cina, Kamis (15/1/2026) lalu. Ia memastikan bahwa Denza B5 memang disiapkan untuk pasar Indonesia.

    Denza B5 Foto: Denza

     

    “Sangat mungkin kami membawa dan mengenalkan Denza B5 ke pasar Indonesia. Jadi ini sudah terkonfirmasi bahwa Denza B5 akan sangat mungkin ke Indonesia,” ucap Liu.

    Eksterior Tangguh Bernuansa Premium

    Denza B5 sejatinya telah lebih dulu hadir di pasar Australia, yang juga menjelaskan konfigurasi setir kanan pada unit yang dicoba. Dari sisi desain, karakter SUV petualang langsung terasa lewat tampilan mengotak dan proporsi kokoh. Siluet bodinya sekilas mengingatkan pada Toyota Land Cruiser, dengan sentuhan detail yang mengarah ke Mercedes-Benz G-Class, termasuk rumah ban cadangan di pintu belakang.

    Baca Juga: GAC Group Jadi Pabrikan Pertama di Cina Raih Sertifikasi Keamanan Data Kendaraan

    Bagian depan diisi grille berukuran besar dengan bukaan udara dominan. Lampu utama LED Matrix berbentuk kotak mengintegrasikan DRL dan lampu sein LED. Di area bemper bawah, lampu kabut bulat dipadukan dengan under cover yang dibuat menonjol guna menunjang sudut pendekatan saat off-road. Sentuhan LED juga hadir di belakang, lengkap dengan rear fog lamp di bumper dan stop lamp pada spoiler.

    Dari sisi dimensi, Denza B5 memang bukan SUV raksasa. Panjangnya 4.888 mm, lebar 1.970 mm, tinggi 1.920 mm, dengan jarak sumbu roda 2.800 mm. Radius putarnya 5,9 meter. Untuk kebutuhan jelajah alam, SUV ini menawarkan approach angle 35 derajat dan departure angle 32 derajat, ditopang ground clearance 220 mm serta kemampuan menerjang air hingga kedalaman 700 mm.

    Kapasitas bagasi tersedia mulai 470 liter dan bisa diperluas hingga 1.064 liter. Bobot kendaraan mencapai 2,8 ton dengan kemampuan angkut maksimum 3,4 ton. Roda berdiameter 18 inci berbalut ban 265/65 siap menghadapi jalur berat, sementara kapasitas towing mencapai 3 ton lengkap dengan fitur trailer brake.

    Denza B5 Foto: Denza

     

    Interior Nyaman dan Berkelas

    Menyandang nama besar Denza, nuansa premium langsung terasa saat memasuki kabin. Material kulit mendominasi interior dengan kombinasi warna gelap yang memperkuat kesan mewah sekaligus maskulin.

    Dalam sesi uji singkat, perhatian tertuju pada layar sentuh utama 15,6 inci di tengah dashboard dan layar instrumen digital 12,3 inci. Keduanya memberi nuansa modern yang kental. Penggunaan Bahasa Indonesia pada sistem infotainment membuat navigasi fitur terasa lebih ramah.

    Layar utama menampilkan berbagai informasi penting seperti sudut tanjakan dan turunan, ketinggian suspensi, arah mata angin, hingga posisi roda depan. Tersedia pula pilihan mode terrain yang beragam, mulai dari Smart, Snow, Sand, Mud, Mountain, Rock, Wading, Mode Rage, hingga Race. Selain itu masih tersedia mode berkendara Comfort, Eco, dan Sport yang belum sempat diuji.

    Lingkar kemudi berukuran besar namun tetap ergonomis. Tombol multifungsi hadir di kedua sisi, termasuk dua tombol tambahan di bagian bawah. Panel instrumen digital menyajikan informasi lengkap, meski membutuhkan waktu adaptasi untuk memaksimalkan fungsinya.

    Denza B5 Foto: Denza

     

    Hal menarik lainnya adalah keberadaan banyak tombol fisik di konsol tengah. Mulai dari tombol start-stop, hazard, pemilihan mode HEV dan EV, tuas transmisi, hingga pengaturan sistem penggerak. Pendekatan ini menunjukkan pemahaman BYD terhadap kebutuhan pengendara off-road yang menginginkan kontrol cepat tanpa harus bergantung pada layar sentuh.

    Sebagai SUV lima penumpang, Denza B5 menawarkan kenyamanan memadai di baris kedua. Ruang kepala dan kaki terasa lega, dilengkapi soket pengisian daya, ventilasi AC, serta fitur ventilated seat.

    Performa dan Pengalaman Berkendara

    Dari sisi teknis, Denza B5 mengusung sistem plug-in hybrid (PHEV) yang mengombinasikan dua motor listrik di roda depan dan belakang dengan mesin konvensional. Mesin Hybrid Special Longitudinal 1.5T menghasilkan tenaga 135 kW dan torsi 260 Nm. Dikombinasikan dengan dua motor listrik, total output sistem mencapai 400 kW atau setara 536 hp, dengan torsi puncak 760 Nm.

    Baterai Blade Battery berkapasitas 31,8 kWh dipadukan dengan tangki bahan bakar 83 liter. Klaim jarak tempuh mencapai 975 km (NEDC kombinasi) dan 850 km (WLTC kombinasi). Mode listrik murni sanggup menempuh hingga 100 km (NEDC) atau 90 km (WLTC). Akselerasi 0–100 km/jam dapat dituntaskan dalam 4,3 detik.

    Di balik kemudi, sensasinya tetap terasa familiar seperti SUV konvensional. Kap mesin besar mendominasi pandangan ke depan, sementara kaca depan yang tegak memberi visibilitas luas, meski pilar A cukup tebal.

    Denza B5 Foto: Denza

     

    Respons pedal gas terasa instan berkat torsi besar dari motor listrik. Area pengujian lebih difokuskan pada simulasi off-road, dengan total 27 skenario ekstrem. Mulai dari tanjakan 42 derajat hingga kemiringan lateral 20 derajat, semuanya dapat dilalui tanpa kesulitan.

    Fitur pendakian otomatis menjadi sorotan. Mirip low gear pada SUV 4x4, sistem ini memungkinkan kendaraan merayap menanjak hanya dengan memilih menu, tanpa perlu menginjak pedal gas. Begitu pula saat menurun, sistem otomatis mengatur pengereman tanpa intervensi pengemudi.

    Kontrol kemudi tetap presisi meski kendaraan berada dalam kondisi miring. Suspensi double wishbone di depan dan belakang terasa kokoh saat off-road, meski sedikit kaku di jalan mulus. Platform DMO dan sistem suspensi DiSUS-P khas BYD berperan besar dalam menjaga kestabilan dan rasa percaya diri berkendara.

    Denza B5 Foto: Denza

     

    Kesimpulan

    Kehadiran Denza B5 di Indonesia kini bukan lagi sekadar wacana. Penggunaan Bahasa Indonesia pada sistem infotainment serta konfirmasi langsung dari manajemen BYD menjadi sinyal kuat bahwa SUV ini tinggal menunggu waktu untuk resmi meluncur. Hal ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar penting bagi ekspansi global merek premium BYD.

    Dari sisi produk, Denza B5 menawarkan kombinasi yang sangat relevan bagi konsumen lokal: performa PHEV bertenaga 536 hp, kemampuan off-road canggih, serta interior mewah. Desain eksterior yang maskulin dan sistem DiSUS-P menjadikannya tidak hanya siap untuk petualangan ekstrem, tetapi juga tampil prestisius untuk penggunaan harian.

    Melihat tren SUV premium dan elektrifikasi yang terus meningkat, peluang Denza B5 di Indonesia terbilang besar. Jika hadir dengan strategi harga yang tepat, SUV ini berpotensi menjadi penantang serius bagi SUV konvensional dan menetapkan standar baru di segmen kendaraan petualang berteknologi tinggi.
    (SETYO ADI / WH)
    Laporan Langsung dari Cina

    Baca Juga: New Carens Jadi Model Pertama Kia Sales Indonesia, Simak Spesifikasinya

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil BYD Pilihan

    • Upcoming

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Road Test

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Review