Mazda Sebut Layar Sentuh Lebih Aman Ketimbang Tombol Fisik, Kok Bisa?
Program Manager Mazda CX-5 bantah tuduhan pangkas biaya produksi, klaim penempatan layar sejajar mata kurangi risiko distraksi.
VICTORIA, Carvaganza - Desain kabin Mazda CX-5 generasi terbaru memicu perdebatan. Banyak pihak mempertanyakan hilangnya deretan tombol fisik pengatur AC. Peran komponen mekanis digantikan layar sentuh berukuran jumbo pilihan 12,9 inci atau 15,6 inci. Tak sedikit orang menuding Mazda sekadar melakukan penghematan biaya produksi.
KEY TAKEAWAYS
Mengapa Mazda menghilangkan tombol fisik di CX-5 terbaru
Mazda memindahkan kontrol ke layar sentuh besar guna menjaga pandangan pengemudi tetap sejajar mata, menghindari risiko menunduk mencari tombol di dasbor bawahApakah ada kemungkinan Mazda memakai tombol fisik lagi?
Pihak Mazda menyatakan terbuka terhadap segala evaluasi dan keputusan akhir akan mendasari masukan serta preferensi para pelangganMazda menampik tegas tuduhan itu. Berdasarkan laporan portal otomotif Australia, Drive, pabrikan asal Jepang justru berargumen layar sentuh besar jauh lebih aman. Fitur digital diklaim mengurangi potensi gangguan konsentrasi pengemudi.
Koichiro Yamaguchi, Program Manager CX-5, membeberkan alasan logis pemilihan sistem digital pada SUV andalan Mazda. Posisi layar sengaja dirancang sejajar pandangan mata, bukan di bawah dasbor.
“AC bisa dioperasikan dengan satu jari. Jika kami harus menempatkan tombol fisik, posisinya akan berada di bagian bawah. Pengemudi jadi harus menunduk, dan ada 15 sakelar berbentuk mirip-mirip,” jelas Yamaguchi kepada Drive.
Foto: Mazda
Mencari tombol fisik secara acak saat berkendara dinilai sangat berisiko bagi keselamatan.
“Artinya, Anda harus melihat ke bawah dan memilih tombol tepat. Hal itu mengharuskan pengemudi mengalihkan pandangan dari jalan. Jadi, lebih baik memiliki kontrol di layar guna meminimalkan gangguan semacam itu,” tambahnya.
Sebagai kompromi, Mazda memastikan kontrol krusial tetap mudah diakses. Pengaturan suhu, kecepatan kipas AC, dan arah semburan udara selalu muncul di baris bawah layar. Pengemudi tidak perlu repot menggulir menu berlapis demi mengatur suhu kabin.
Peluang Kembali ke Tombol Fisik
Keputusan memangkas tombol berbanding terbalik dengan pernyataan Mazda pada 2019 silam. Saat meluncurkan Mazda3, mereka menyebut layar sentuh mengganggu fokus karena membuat pengemudi rawan tidak sengaja memutar setir keluar jalur saat menekan monitor.
Foto: Mazda
Merespons kemungkinan kembalinya desain tombol tradisional, Yamaguchi tidak menutup pintu rapat-rapat. Evaluasi menyeluruh sedang berjalan.
“Tentu saja kami terbuka mengubah tata letak khusus sentuh. Namun, bagaimana pelanggan menggunakan sistem digital, preferensi mereka bakal mendasari keputusan masa depan,” kata Yamaguchi.
Ia menekankan pentingnya suara konsumen sebelum mengambil langkah perubahan berikutnya.
“Kami perlu mendapatkan masukan pelanggan terlebih dahulu. Untuk CX-5, kami menyediakan sistem layar sebagai kebijakan utama, tetapi kami terus mengumpulkan masukan pelanggan guna mempertimbangkan perubahan,” tutupnya. (ANINDIYO PRADHONO)
Baca Juga: Kesan Pertama Lihat Langsung Mazda 6e Luar Dalam, Ke Indonesia Tahun Ini?
Pelajari lebih lanjut tentang Mazda CX 5
Mobil Mazda Lainnya
Don't Miss
Mazda CX-5 Promos, DP & Monthly Installment
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Mazda Pilihan
- Popular
Pilihan mobil untuk Anda
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature