Lagi Heboh, Apa Betul Mobil Mitos Harga Trilyunan Sudah Ditemukan?
JAKARTA, Carvaganza – Bagi car enthusiast, mobil klasik itu memiliki arti yang panjang dan bersejarah. Selalu bikin orang penasaran. Pada akhir November lalu, kalangan kolektor mobil sejagat raya dikejutkan oleh postingan di Reddits, Bugatti “La Voiture Noire” telah ditemukan.
Apa betul? Kalau betul-betul ditemukan, dunia otomotif jagat raya bakal heboh. La Voiture Noire adalah sebutan untuk Bugatti Type 57 SC Atlantic karya Jean Bugatti yang menghilang secara misterius dalam pengiriman via kereta dari pabrik Bugatti di Molsheim ke Bordeaux, Prancis, tahun 1940. Kalau bisa ditemukan, mobil tersebut bakal menjadi mobil paling mahal sepanjang sejarah. Pasalnya, Bugatti cuma memproduksi 4 unit Bugatti Type 57 SC Atlantic.
Dari empat unit yang diproduksi hanya dua yang masih ada di dunia. Salah satunya dimiliki oleh milyuner sekaligus desainer papan atas Ralp Lauren. Ralp kabarnya pernah menolak tawaran dari seorang kolektor senilai US$ 100 juta (sekitar Rp 1,4 trilyun) untuk melepas mobil miliknya.
Postingan di Reddit itu dipost oleh seseorang tak menyebutkan nama sebenarnya dengan menggunakan dua akun terpisah. Postingan berupa foto-foto yang diduga sebagai bangkai mobil yang hilang sejak PD II dan memang menjadi incaran kolektor dunia. Mobil tersebut dibuat pada pertengahan 1930-an.
Postingan di Reddit itu berbunyi, “Buddy found this in a barn on a French property he owns. What the fuck is it lol”. Dalam postingan itu, sang pemosting juga mengklaim bahwa La Voiture Noir atau artinya ‘Mobil Hitam” dalam bahasa Prancis, sebetulnya dikirim ke salah seorang teman Ettore Bugatti karena takut disita oleh NAZI Jerman. Sesampainya di sana, mobil dipretelin dan disimpan dan tak pernah diambil oleh Bugatti setelah PD II usai. Postingan juga mengklaim bahwa mobil itu berada “di bengkel restorasi mobil premium.”
Yang jadi pertanyaan sekarang, apa betul itu adalah La Voiture Noir seperti yang diklaim oleh postingan Reddit? Menurut artikel di website thedrive.com, dari bukti-bukti dan hasil pembicaraan dengan sumber-sumber tangan pertama yang mengetahui mobil tersebut memastikan bahwa foto-foto itu bukanlah La Voiture Noire yang hilang tahun 1940 lalu saat dikirim dengan kereta ke Bordeaux.
Kemungkinan itu bagian bodi dari mobil prototipe Bugatti Type 57 “Aerolithe’ tahun 1935 yang dilaporkan memang dipretelin dan dipisah-pisah untuk membantu mengembangkan model Bugatti lainnya pada waktu itu.
Chassis dan Mesin Bukan Punya Black Atlantic
Ada beberapa alasan utama yang mendukung. Pertama, dari mesin bukanlah mesin La Voiture Noire. Mesin supercharger pada T 57 SC Atlantic punya intake manifold yang berbeda dengan Type 57 regular. Dan dari perbandingan foto-foto itu, mesin yang ada di foto bukanlah mesin supercharger milik T 57 SC Atlantic atau dikenal dengan sebutan Black Atlantic karena mobil memang berwarna hitam.
Kedua, menurut Sandy Leith, pakar Bugatti vintage dan anggota Bugatti Trust, frame chassis yang terlihat di foto-foto itu adalah frame chassis T57 standar bukan untuk Black Atlantic. Frame chassis yang betul harusnya chassis untuk T57S bukan T57 standar. Huruf ‘S’ dalam T57S itu punya arti Surbaisse, atau pengertiannya ‘direndahkan.”
Sandy Leith mengatakan bahwa pengertian ‘direndahkan’ atau ‘diturunkan’ itu adalah dengan menurunkan ride height (ketinggian) mobil dari T57 standar maka teknisi harus mendesain ulang as roda belakang agar sejajar dengan subframe belakang, bukan duduk di bawahnya. “Itu dipastikan hoax, dan cuma kerjaan orang iseng buat senang-senang aja. Coba saja cek pelat chassisnya berapa untuk membuktikannya,” ujarnya.
Plat chassis La Voiture Noire yang asli adalah 57453 kemudian diganti menjadi 57454 waktu mobil di bawa dengan kereta api ke Bordeaux.
Baca juga: Mengunjungi Pabrik Bugatti Di Molsheim, Prancis
Kisah Aerolithe
Lantas mobil prototipe Bugatti Type 57 “Aerolithe’ tahun 1935 bagaimana duduk perkaranya? Jadi sebelum Bugatti Type 57 SC Atlantic diproduksi tahun 1936, pabrikan membuat satu mobil purwarupa yang bodinya terbuat dari magnesium alloy yang disebut “Elektron.” Basisnya adalah dari chassis Type 57 standar yang belum diturunkan dan dibuat tahun 1935. Mobil itu dikenal dengan nama “Aerolithe”. Nasibnya pun sama misteriusnya dengan Black Atlantic.
Kehadiran Aerolithe cukup singkat. Sempat muncul di Paris Auto Salon 1935 dan beberapa bulan kemudian menghilang. Kabarnya, kemungkinan dipretelin ketika dikembalikan ke pabrik dan dikanibal. Bodinya sudah lama hilang. Ada yang bilang, bodinya sudah dimodifikasi dan dijadikan Black Atlantic. Nah, kemungkinan bodi yang ada di postingan itu adalah bodi Aerolithe.
Gimana? Pusing kan ngikutin ceritanya? Yang terpenting kalau mobil legendaris La Voiture Noire itu ada, bakal menjadi kisah heboh bagi dunia otomotif global. Terutama bagi kalangan kolektor mobil dan car enthusiast. Mungkin rekor mobil termahal sejagat raya akan dipegang ‘Black Atlantic’ yang hilang dengan harga yang lebih tinggi lagi. (EKA ZULKARNAIN)
Sumber: ragam sumber
Baca juga: Lebih Buas Dari Bugatti Veyron, Lamborghini Huracan Paling Kencang Di Dunia Ini Road Legal
Featured Articles
- Latest
- Popular
You might also be interested in
Featured Car
- Popular
Popular_updates
Popular_new-cars
Popular_drives
Popular_review
Popular_video
Popular_hot-topics
Popular_interview
Popular_modification
Popular_features
Popular_community
Popular_gear-up
Artikel Car dari sitename
- news
- feature_stories
- advisory_stories
- road_test


