Beranda Updates Tim Indonesia Kembali Lolos ke Drivers’ World Championship 2017

Tim Indonesia Kembali Lolos ke Drivers’ World Championship 2017

JAKARTA, 24 Mei 2017 — Dua tim mahasiswa Indonesia kembali lolos ke kejuaraan dunia Shell Eco-marathon (SEM) Drivers’ World Championship Europe 2017 di London, Inggris. Bengawan Team 2 dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo dan ITS Team 2 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.

Kedua tim berhak mewakili Asia dalam ajang adu cepat mobil hemat energi di London, Inggris, setelah memenangi ajang Drivers’ World Championship (DWC) Asia pada penutupan festival Make the Future Singapore, pada 19 Maret 2017 lalu. Bengawan Team 2 naik podium sebagai juara dua dan tim ITS Team 2 meraih juara tiga. Kedua tim akan berkompetisi di ajang DWC di London bersama Team I.C.E dari De La Salle University, Filipina yang meraih juara pertama dalam DWC ajang Asia.

“Semoga keberhasilan yang telah diraih tim-tim mahasiswa Indonesia, baik di tingkat Asia maupun global, akan mendorong kepercayaan diri generasi muda Indonesia di seluruh penjuru negeri untuk berinovasi dan berprestasi serta menjadi bagian dari gerakan global Make the Future untuk menjawab tantangan energi masa depan,” ujar Darwin Silalahi, President Director & Country Chairman Shell Indonesia.

Kompetisi Shell Eco-marathon (SEM) menjadi ajang yang ditujuan untuk menginspirasi para pelajar/mahasiswa untuk mengembangkan inovasi teknologi bagi masa depan, khususnya dalam hal efisiensi penggunaan sumber-sumber energi dan kinerja moda transportasi. Tim peserta SEM ditantang untuk mendesain, mengembangkan serta menguji kendaraan ciptaan mereka untuk menempuh jarak terjauh dengan menggunakan sumber energi paling hemat.

Tahun ini, babak final akan berlangsung di Queen Elizabeth Olympic Park, London, 25-28 Mei 2017. Tiga tercepat dari masing-masing wilayah akan menjajal trek balap Queen Elizabeth Olympic Park yang ikonik di London dengan energi terbatas untuk melalui trek sepanjang 6,7 km dengan variasi ketinggian trek antara 3-12 m. Shell Eco-marathon DWC akan berlangsung pada Minggu, 28 Mei 2017 untuk memperebutkan hadiah utama dan gelar sebagai juara Final DWC.

Kedua tim Indonesia akan mengendarai mobil UrbanConcept yang berbahan bakar diesel (solar). “Jika mengacu dari pengalaman sebelumnya, kami akan fokus pada tiga aspek, yakni desain kendaraan, kinerja mesin dan performa pengemudi. Ketiga aspek ini merupakan tiga faktor kunci untuk meraih kemenangan,” ujar Genta Praha Picaso, Manajer Tim Bengawan Team 2 dari UNS.

Hal serupa juga diungkap oleh Bhima Poetra Perdana selaku Manajer Tim ITS Team 2. “Kami semua memiliki mimpi yang sama, dan bahu-membahu kami mengusahakan mimpi itu terwujud. Kami sudah pernah berpartisipasi tahun lalu di final DWC di London, dan adalah berkah untuk kami dapat kembali ke sana,” katanya.

RAJU FEBRIAN

Kolom Komentar

Last Updates

Mercedes-Benz G-Class Segera Meluncur di Indonesia, Harga Tidak Semahal IU

YOGYAKARTA, 17 Januari 2019 – Akhir tahun lalu, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) telah memastikan akan meluncurkan Mercedes-Benz G-Class terbaru...

Presdir Mitsubishi Indonesia: Perubahan Toyota New Avanza Tidak Istimewa!

JAKARTA, 17 Januari 2019 – Persaingan segmen Low MPV semakin panas. Kehadiran Toyota New Avanza, Selasa (15/1/2019) kemarin langsung mendapatkan...

Head Unit Baru dari Pioneer Istimewakan Pemilik Smartphone Android

JAKARTA, 16 Januari 2019 – Para pemakai gadget dengan sistem operasi Android kini bisa menikmati berbagai fitur dan aplikasinya pada mobil kesayangan, melalui produk...

Umumkan Program Balapnya, Honda Pasok Mesin 2 Tim F1 Musim 2019

TOKYO, 16 Januari 2019 – Honda Motor Co., Ltd. mengumumkan rangkaian aktivitas balap yang akan diikuti di berbagai ajang balap Internasional untuk musim...

Velozity Bantu MTs Nurul Islam Kalianda Lampung yang Terkena Tsunami

JAKARTA, 16 Januari 2019 – Komunitas Velozity yang diwakili oleh Velozity Chapter Lampung (VCL) membuka tahun 2019 dengan melakukan kegiatan...