Beranda Drives Test Drive Suzuki New Ertiga Yang Lebih Irit Bahan Bakar

Test Drive Suzuki New Ertiga Yang Lebih Irit Bahan Bakar

BANDAR LAMPUNG, 22 November 2018 — PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah menghadirkan New Suzuki Ertiga pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di bulan Agustus 2018 lalu. Mobil low MPV yang banyak diminati masyarakat ini akhirnya mendapatkan beberapa sentuhan demi mengejar kelegaan kabin dan kenyamanan penumpang.

Di segmen ini persaingan berlangsung ketat. Toyota memiliki Avanza dengan kembarannya Daihatsu Veloz, belum lagi pendatang baru seperti Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero S. Carvaganza pernah melakukan test New Ertiga di Bali beberapa waktu lalu. Kini Carvaganza kembali mendapat kesempatan menguji mobil ini di wilayah Bandar lampung.

Mobil ini terasa lebih irit dan lebih bertenaga dari versi sebelumnya. Bahkan efisiensi bahan bakar dari instrument cluster saya mencatatkan 13,0 Km/L selama perjalanan ke Bandar lampung. Perlu diingat saya berangkat pada pukul 02.00 WIB pagi.

Perjalanan di tol Merak saya tempuh dengan kecepatan 100 km/jam. kemudian karena saya hanya berdua, bagian belakang yang lebih panjang ini memang sedikit limbung tapi tidak mengkhawatirkan. Karena pada dasarnya mobil ini disarankan untuk minimal berempat.

Begitupula sebaliknya, saat kembali ke Jakarta saya mencatatkan konsumsi bahan bakar 13,2 km/liter. karena ruas jalan tidak begitu padat dan kontur jalan menurun. Selain irit bahan bakar, mobil ini juga memiliki gerak perpindahan transmisi yang cukup halus meskipun belum menggunakan CVT, melainkan transmisi otomatis 4-percepatan.

New Ertiga hanya dibekali tombol O/D (Over Drive) dimana mempermudah saat melakukan engine brake. Puli gear menjadi lebih rapat. Sedangkan ketika akan menyalip kendaraan di depan atau membutuhkan tenaga lebih, pengemudi cukup menginjak gas lebih dalam dan tenaga mulai terasa. Meskipun tidak sebesar atau seagresif mobil sedan.

Sasis New Ertiga kini menggunakan teknologi Heartect, sehingga rangka bodi diklaim lebih kokoh dan ringan. Secara pengetesan memang mobil lebih terasa enteng disbanding versi sebelumnya. Sayangnya untuk soal kokoh saya tidak mengetes untuk ditabrak. Melainkan terasa saja bahwa rangka bodi ini lebih kokoh karena bantingan mobil yang lebih keras dari versi sebelumnya.

Untuk bermanuver mobil Ertiga terbaru ini lebih terasa mudah dan ringan. Sekali lagi seperti dikatakan tadi bahwa ia menggunakan chasis berteknologi heartect. Saat menikung dengan kecepatan tinggi ia memang sedikit limbung karena keringanannya tapi saya tolerir karena saya hanya berdua sedangkan bagian tengah dan belakang tidak ada beban.

VALDO PRAHARA

Kolom Komentar



latest updates

Bridgestone Indonesia Gelar Kompetisi Bulutangkis Antar Pelajar

BEKASI, 13 Desember 2018 -- PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) menggelar kompetisi bulutangkis antar pelajar bertajuk ‘Chase Your Dream...

Sebastien Loeb akan Geber Hyundai di WRC 2019

ALZENAU, 13 Desember 2018 – Peta kekuatan dan persaingan di World Rally Championship (WRC) tahun depan sepertinya akan mengalami perubahan,...

Keduluan Importir, Mercedes Indonesia Luncurkan G-Class Tahun Depan

JAKARTA, 13 Desember 2018 – Beberapa waktu lalu, Mercedes-Benz G-Class generasi terbaru telah meluncur di Indonesia, namun bukan dari pihak...

Kemewahan MPV Mercedes-Benz Sapa Pengunjung Kemang Village

JAKARTA, 13 Desember 2018 – PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) menutup tahun 2018 dengan menggelar eksibisi khusus yang didedikasikan untuk...

Pininfarina Battista, Mobil Paling Gahar dan Kencang di Italia

TURIN, 13 Desember 2018 – Automobili Pininfarina tengah menyiapkan satu hypercar listrik. Pabrikan asal Italia itu mengumumkan mobil listrik pertama...