Beranda Updates Sinergi Renault-Nissan-Mitsubishi Hasilkan Profit Rp 93,3 Triliun

Sinergi Renault-Nissan-Mitsubishi Hasilkan Profit Rp 93,3 Triliun

TOKYO, 23 Juni 2018 – Pada tahun 2016 lalu, Aliansi Renault-Nissan menambah anggota keluarga baru dengan membeli saham mayoritas Mitubishi. Dua tahun setelah akuisisi tersebut, aliansi tiga merek otomotif ini mulai menunjukkan hasil positif.

Renault-Nissan-Mitsubishi Alliance mengumumkan bahwa selama sepanjang tahun 2017 telah meraih keuntungan lewat penghematan hingga €5,7 miliar. Jika di-Rupiah-kan, angka tersebut setara dengan lebih dari Rp 93,3 triliun.

Angka tersebut didapat dari peningkatan efisiensi di berbagai hal yang juga melibatkan merek-merek lain di bawah aliansi seperti Infiniti, Datsun, Dacia, Alpine, Renault-Samsung dan AvtoVAZ.

Efisiensi yang diraih oleh Renault-Nissan-Mitsubishi selama setahun belakangan didapatkan dari pengembangan bersama untuk platform kendaraan, komponen dan teknologi. Selain itu, dari sisi tenaga pembiayaan, operasi finansial dan logistic juga turut berperan dalam hal ini.

Oleh Carlos Ghosn, chairman dari Renault-Nissan-Mitsubishi Alliance, disampaikan bahwa dalam setahun penuh pertamanya Mitsubishi telah berkontribusi pada penghematan biaya sebesar 14 persen dibandingkan pada 2016. Ghosn menargetkan sinergi ini bisa meningkatkan efisiensi hingga meraih profit lebih dari € 10 miliar pada tahun 2022.

“Aliansi ini punya dampak langsung dan positif pada pertumbuhan dan keuntungan pada setiap anggota perusahaan. Di 2017, Aliansi telah menginkatkan performa dari ketiga perusahaan termasuk Mitsubishi Motors yang meraih keuntungan di tahun penuh pertama sinerginya,” jelas Ghosn.

Di pertengahan 2016 lalu, Renault-Nissan membeli 34 persen saham Mitsubishi menyusul terungkapnya kasus manipulasi angka konsumsi bahan bakar oleh Mitsubishi Motors di awal tahun.

Di akhir tahun 2022, Ghosn menargetkan Aliansi bisa menghasilkan produksi kendaraan sebanyak 14 juta unit, yang mana pada tahun 2017 telah menjual 10,6 juta unit. Angka tersebut telah melampaui penjualan Toyota dan Volkswagen yang masing-masing mencatat 10,5 juta dan 10,3 juta unit di 2017.

WAHYU HARIANTONO

Kolom Komentar

Last Updates

TIPS: Mau Mobil Hemat BBM? Cukup Ubah Gaya Nyetir

JAKARTA, 18 Januari 2019 – Hemat atau tidaknya penggunaan bahan bakar miyak (BBM) alias bensin sebuah kendaraan, menjadi hal yang...

Mitsubishi Sedang Persiapkan Xpander Versi Baru?

JAKARTA, 18 Januari 2018 – Persaingan di pasar kendaraan Low MPV semakin panas setelah kehadiran Toyota New Avanza yang baru...

Toyota Indonesia Dukung Vokasi Industri Perkuat Fondasi Kompetensi SDM

MAKASSAR, 17 Januari 2019 – Toyota Indonesia ikut berperan dalam langkah Kementerian Perindustrian menyambut era Industry 4.0, dengan meningkatkan kompetensi...

Jaga Kualitas Layanan, Mitsubishi Motors Gelar Kompetisi SDM Diler

JAKARTA, 17 Januari 2019 – Berbagai langkah dilakukan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) terus terus meningkatkan kualitas layanan...

Ini Jurus Jitu Mitsubishi Xpander Hadang Toyota New Avanza

JAKARTA, 17 Januari 2018 – Untuk menghadapi persaingan di pasar kendaraan Low MPV yang semakin ketat, Mitsubishi Xpander sudah dari...