Home Updates Shanghai Hujan, Pembalap Indonesia Pede Hadapi Seri 3 Ferrari Challenge 2018

Shanghai Hujan, Pembalap Indonesia Pede Hadapi Seri 3 Ferrari Challenge 2018

SHARE

SHANGHAI, 25 Mei 2018 – Para perwakilan Indonesia di Ferrari Challenge Asia Pacific 2018 akhir pekan ini kembali berjuang menjadi yang terbaik, pada seri ketiga di Shanghai, China. Cuaca yang tidak terprediksi langsung menjadi tantangan pada sesi pembuka.

Hari Jumat (25/5/2018), Shanghai International Circuit diguyur hujan sejak pagi, bahkan sampai membuat bendera merah dikibarkan atau sesi dihentikan. Hal tersebut terjadi baik di sesi Free Practice 1 maupun 2.

Meski disulitkan oleh cuaca, para pembalap Indonesia sudah merasa percaya diri menghadapi sesi kualifikasi dan balap, berbekal set up mobil yang sudah optimal baik untuk kondisi lintasan kering maupun basah.

Cuaca hujan membuat cukup menyulitkan para pembalap untuk bisa langsung mendapatkan laptime terbaik, di mana pada sesi pertama Rezza Kamaditya harus tercecer terlebih dahulu di posisi ke-26. Kamaditya mencatat waktu terbaik 2:37.737 menit, dengan sesi yang tidak berlangsung lama akibat hujan semakin deras.

Kondisi yang dianggap membahayakan membuat panitia lomba memutuskan menghentikan sesi. Situasi serupa kembali terjadi pada sesi kedua.

Kondisi membaik di Free Practice 2, dengan Rama Danindro meraih waktu tercepat keempat, diikuti Renaldi Hutasoit di posisi ketujuh. Masing-masing Rama dan Renaldi mencatat laptime terbaik 2:24.675 dan 2:25.717 menit.

“Laptime 1 trek basah dan gerimis halus jadi masih oke. Laptime sudah menjanjikan, tapi di akhir lap ketemu traffic , jadi akhirnya dapat 2:25 menit. Masuk lap 2 sudah mulai hujan, jadi laptime semua peserta langsung turun,” jelas Renaldi kepada Carvaganza.

Dengan prediksi cuaca mendung dan hujan di hari Sabtu dan Minggu, dengan bekal setting hujan dan kering yang sudah dicoba dengan tim sebelumnya, Renaldi yakin bisa meraih hasil bagus.

“Sudah sesuai. Sepanjang kemarin sampai hari ini saya dan engineer cari settingan hujan dan kering (kemarin kering). Hari ini dapat. Ramalan cuaca balap Minggu hanya berawan, jadi setting kering penting,” lanjut Renaldi kepada Carvaganza.

Free Practice 1
1. Philippe Prette 2:23.687
2. Johannes Setiawan 2:23.832
3. Angelo Negro 2:24.322
4. Tani Hanna 2:24.683
5. Eric Zang 2:24.839
6. Alex Au 2:25.060
7. MOrris Chen 2:25.158
8. Eric Cheung 2:25.246
9. Min Xiao 2:25.365
10. Martin Berry 2:25.432

Free Practice 2
1. Martin Berry 2:22.561
2. Yanbin Xing 2:22.880
3. Alex Au 2:24.658
4. Rama Danindro 2:24.675
5. Charles Chan 2:24.767
6. Go Max 2:25.142
7. Renaldi Hutasoit 2:25.717
8. Morris Chen 2:26.213
9. Ringo Chong 2:26.801
10. Zen Low 2:26.892

WAHYU HARIANTONO

SHARE

Last Update

Mitsubishi Fuso Manjakan Konsumen di Lebaran Service Campaign 2018

JAKARTA, 22 Juni 2018 -- PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan Mitsubishi Fuso di Indonesia, memanjakan...

Momen Langka, Menangkap Landmark Kota Jakarta

JAKARTA, 22 Juni 2018 – Untuk memotret mobil di pusat kota Jakarta di hari biasa sangat sulit. Hari biasa di...

Konsumsi BBM New Datsun GO Capai 19 Km/L Berkat Transmisi CVT

JAKARTA, 22 Juni 2018 -- Pada musim mudik Lebaran 2018 ini saya memang tidak berencana untuk mudik ke kampung halaman orang...

The First Fullerton Concours d’Elegance in Singapore

SELAMA ini Singapura hanya dikenal melalui balap Formula 1 setiap tahun sebagai event otomotif bertaraf dunia yang digelarnya. Tahun ini,...

Tak Kompetitif, Ferrari Pecat Raikkonen di Akhir Musim?

MARANELLO, 22 Juni 2018 – Tahun ini kemungkinan besar akan menjadi kesempatan terakhir Kimi Raikkonen berada di Formula 1, menyusul...