Beranda Updates Prassetyo Hardja Juara Pertama Kelas Senior di X30 Asia Tenggara

Prassetyo Hardja Juara Pertama Kelas Senior di X30 Asia Tenggara

JAKARTA, 30 Juli 2018 – Pegokar muda Tanah Air, Prassetyo Hardja, kembali sukses menjuarai kelas senior di ajang X30 Asia Tenggara 2018 putaran kelima yang digelar di Sirkuit Internasional Shah Alam, Malaysia pada Sabtu dan Minggu, 28-29 Juli 2018.

Pembalap berusia 17 tahun ini mengaku mendapatkan settingan pas untuk gokar berkapasitas 125 cc yang digunakannya. Baik di sesi latihan resmi maupun babak kualifikasi tak banyak kesulitan yang dihadapinya sehingga mampu menempati posisi pertama.

Perlombaan di hari Sabtu terdiri dari Heat 1 dan Heat 2. Prass berhasil menjadi yang terdepan di kedua heat tersebut. Bahkan selisih waktu dengan rivalnya Amer Haris Jefry asal Malaysia cenderung jauh. “Di hari pertama perolehan waktu saya memuaskan. Terutama saat menjalani heat 1, saya bisa menyelesaikan lomba dalam waktu 11 menit 4,070 detik atau lebih cepat tiga detik dari rival saya,” cerita Prass.

Memasuki hari kedua, Prass semakin siap menghadapi babak Pre-Final dan Final. Kali ini dengan penampilan rival-rivalnya seperti Alex Brown asal Filipina dan Dick Yu dari Hongkong yang lebih meyakinkan dari hari sebelumnya. Baik Alex dan Dick sama-sama memberikan perlawanan lebih intens.

Karakter aspal di Sirkuit Shah Alam yang cenderung tidak grip membuat Prass tampil lebih hati-hati, karena kesalahan kecil yang dilakukannya bisa menyebabkan lawan-lawan dapat dengan mudah menyusul. “Sirkuit di sini kurang grip, jadi saya tidak boleh agresif. Harus lebih hati-hati dalam menikung.”

Ritme permainan dan kontrol yang baik pada akhirnya membuat Prass dapat mengalahkan rival-rivalnya. Siswa SMA Kesatuan Bogor ini akhirnya mampu mengibarkan bendera Merah Putih di akhir perlombaan.

Prass yang juga turun di kelas Super Shifter 175 cc, mampu menempati podium kedua. Ia mengaku jika di kelas Super Shifter ini, persaingan lebih ketat. Selain soal gokart yang digunakan memiliki tenaga yang lebih besar juga lawan-lawan yang berpengalaman. “Tapi saya senang bisa berdiri di atas dua podium berbeda,” pungkas Prass.

RAJU FEBRIAN