Beranda Updates Plus Minus Mobil LCGC untuk Mudik

Plus Minus Mobil LCGC untuk Mudik

JAKARTA, 14 Juni 2018 – Pemudik menggunakan berbagai macam jenis kendaraan. Di Indonesia, pemudik yang menggunakan mobil jenis MPV (multi purpose vehicle) dan SUV (sport utility vehicle) merupakan yang terbanyak. Ada juga yang memilih menggunakan mobil LCGC (low cost green car). Apakah mobil jenis ini aman digunakan untuk mudik?

Rifat Sungkar, pereli nasional sekaligus Direktur Utama Rifat Drive Labs sebuah konsultan yang bergerak dalam bidang keselamatan berkendara, punya pendapat sendiri. Ia mengimbau bahwa mobil LCGC pada dasarnya adalah kendaraan yang didesain untuk di perkotaan. “Jika Anda menggunakan mobil LCGC untuk pulang kampung atau keluar kota, perlu diketahui faktor resiko apa yang akan dihadapi,” katanya.

Ada tiga hal yang menurut Rifat harus diperhatikan:

1. Pada dasarnya mobil LCGC ini minim fitur keselamatan.

2. Travel suspensi mobil jenis ini juga pendek sehinggga membuat penumpang di dalamnya merasa tidak nyaman.

3. Ukuran bannya pun kecil. Padahal kerusakan jalan banyak bahkan lubang-lubang yang terdapat di jalan-jalan luar kota ukurannya bisa lebih besar daripada ban mobil LCGC.

“Jadi bisa dibilang faktor resiko menggunakan mobil LCGC untuk pulang kampung sangat tinggi,” ungkap Rifat.

Meski demikian Rifat mengatakan bahaya di perjalanan bisa terjadi kepada siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. “Saya imbau agar Anda tidak terburu-buru, tidak tergesa-gesa saat melakukan mudik. Ada tiga hal yang perlu Anda perhatikan dan persiapkan dengan baik, yaitu preparationreaction, dan anticipation,” ungkap Rifat.

Hal sederhana yang dapat Anda lakukan, seperti melakukan istirahat 15 menit setelah berkendara selama 3 jam untuk sekadar mengisi ulang tenaga dan menarik napas. “Kita bukan robot dan itu adalah body hour kita. Jangan pernah memaksa dan ngotot. Istirahat itu alamiah. Lebih baik sabar sedikit daripada membahayakan diri sendiri atau orang-orang di sekitar,” pungkas Rifat.

RAJU FEBRIAN

Kolom Komentar



latest updates

TEST DRIVE: Peugeot 3008 2018, Young Blood

JUJUR, saya lebih menyukai Peugeot 3008 yang terbaru. Saya pernah mengemudikan Peugeot 3008 generasi pertama dan versi faceliftnya. Kesan saya...

Bocor! Ini Penampakan Toyota Supra Versi Produksi

TOKYO, 14 Desember 2018 – Toyota Supra terbaru sudah pasti akan meluncur versi produksinya pada awal tahun depan, mengakhiri penantian...

Nissan Genjot Terra Saingi Fortuner dan Pajero Sport

JAKARTA, 14 Desember 2018 – Nissan terus menggenjot kehadiran andalannya, Nissan Terra, untuk bertarung di pasar SUV Indonesia. SUV premium...

Daimler Serahkan 200 Unit Truk Mercedes-Benz Axor 4928 T

SEMARANG, 14 Desember 2018 -- PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), agen tunggal penjualan resmi kendaraan niaga Mercedes-Benz di Indonesia,...

Konsisten Dukung ajang Balap, Honda Raih Penghargaan

JAKARTA, 14 Desember 2018 –  PT Honda Prospect Motor (HPM) meraih penghargaan untuk konsistensinya dalam mendukung ajang balap Indonesia Sentul Series of Motorsport...