Beranda Updates Pembeli Mobil Gunakan Internet dan Video Online Sebagai Referensi

Pembeli Mobil Gunakan Internet dan Video Online Sebagai Referensi

JAKARTA, 27 Maret 2018 – Tren penggunaan internet sebagai sarana untuk mencari dan melakukan apa saja merambah ke semua lini kehidupan. Termasuk juga soal pembelian mobil baru. Penelitian Google dan TNS bertajuk ‘Drive to Decide’ menunjukkan bahwa internet kini menjadi bagian penting ketika seseorang dalam mencari informasi dan menentukan pilihan apakah membeli mobil atau tidak.

Dalam riset ini ditemukan fakta bahwa pencarian informasi secara mobile dan online kian meningkat. Disebutkan jika 98% pengguna internet menggunakan Google Search untuk mencari informasi yang mereka butuhkan.

“Informasi ini terkait menemukan jenis mobil, promosi, harga, fitur mobil, pencarian diler, dan membeli mobil secara online,” kata Yudistira Adi Nugroho, Industry Analyst Google Indonesia di Jakarta, hari ini, Selasa (27/3/2018).

Fakta menarik lainnya adalah meningkatnya dorongan untuk menonton video sebelum membeli mobil.  Peningkatan ini juga hal yang dialami oleh tren penelusuran di YouTube, jumlah pencarian terkait otomotif di YouTube meningkat 1,6 kali dibandingkan tahun sebelumnya. Pengguna Internet Indonesia yang ingin membeli mobil akan menonton video untuk meyakinkan diri mereka, dimana 8 dari 10 orang (82%) menyatakan bahwa video online memperkuat keputusan mereka untuk membeli mobil tertentu.

“Hal ini menarik bagi pemasar karena nyatanya video dapat merubah keputusan mereka, dengan 6 dari 10 orang (65%) juga menyatakan bahwa video online memperkenalkan mereka dengan kendaraan yang sebelumnya tidak mereka pertimbangkan,” tambah Yudistira.

Sedangkan konten paling favorit yang dicari pengguna adalah “fitur dan teknologi,” “review interior atau eksterior,” serta “safety test.” Saat ini YouTuber yang membahas mengenai interior atau eksterior, dan safety test masih terbilang terbatas. Oleh karena itu, hal ini bisa menjadi peluang besar bagi brand di Indonesia untuk dapat memenuhi tuntutan ini.

Kondisi ini diakui Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Suryopranoto. Ia mengatakan hal itu sudah disikapi Toyota dengan memiliki banyak platform media sosial baik situs resmi, Facebook, Twitter, Instagram maupun kanal YouTube. “Kita sudah menyikapi mahkluk bernama internet ini sejak lama,” kata Suryo.

Toyota selain menyediakan berbagai informasi produk juga membangun brand image dengan menggunakan saluran ini. “Di YouTube misalnya, kami menggunakan feedback berupa komentar untuk Product Development model-model mendatang,” kata dia.

RAJU FEBRIAN

Last Update

Oli Resmi Toyota Raih Penghargaan Desain

JAKARTA, 18 Juli 2018 – Desain grafis dan kemasan TMO Engine Oil, yang merupakan salah satu dari Toyota Genuine Parts, berhasil...

BOSCH Indonesia Kenalkan Klakson Keong Berbahan Anti Pecah

JAKARTA, 18 Juli 2018 -- BOSCH Indonesia menghadirkan klakson baru khusus roda empat tapi juga bisa digunakan oleh sepeda motor....

Kia Grand Sedona Diesel Mengaspal di Indonesia, Tidak Sampai Rp 600 Juta

JAKARTA, 18 Juli 2018 - Dua tahun setelah meluncurkan Kia Grand Sedona ke pasar Indonesia, kini giliran PT Kia Morning...

Harga Mitsubishi Xpander dan Pajero Naik Lagi Mulai Agustus

JAKARTA, 18 Juli 2018 -- Mitsubishi bersiap menaikkan harga jual MPV Mitsubishi Xpander dan SUV Pajero Sport mulai 1 Agustus...

‘Supercar’ Terbang Ini Solusi Aston Martin Kurangi Kemacetan

GAYDON, 18 Juli 2018 – Sukses mengukuhkan namanya sebagai pabrikan mobil kencang dan mewah, Aston Martin tampaknya sedang melihat peluang...