Beranda Updates Mitsubishi Motors Thailand Capai Produksi 5 Juta Unit

Mitsubishi Motors Thailand Capai Produksi 5 Juta Unit

Dari lima juta unit kendaraan, 3.7 jutanya diekspor ke lebih dari 120 negara di seluruh dunia.

BANGKOK, 5 Juni 2018 – Thailand menjadi salah satu basis produksi yang cukup besar bagi Mitsubishi Motors Corporation (MMC). Mitsubishi Motors (Thailand) Co., Ltd mengumumkan pencapaian angka produksi 5 juta unit kendaraan di pabriknya di Laem Chabang. Produksi ke-5 juta di pabrik ini adalah Mitsubishi Pajero Sport.

Acara ini dihadiri oleh Dr. Somkid Jatusripitak, Wakil Perdana Menteri Thailand; Shiro Sadoshima, Duta Besar Extraordinary dan Plenipotentiary Jepang untuk Kerajaan Thailand; Osamu Masuko, CEO Mitsubishi Motors Corporation dan Penasehat Kehormatan BOI.

“Pencapaian Mitsubishi Motors Thailand ini mempertegas peran industri otomotif sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan Thailand. Komitmen perusahaan terhadap Thailand, dan kepemimpinannya dengan praktik berkelanjutan merupakan inisiatif yang membantu kami untuk mencapai target ekonomi nasional,” kata Dr. Somkid Jatusripitak, Wakil Perdana Menteri Thailand.

Fasilitas Mitsubishi Motors Thailand’s di Laem Chabang merupakan yang terbesar selain di Jepang, dimana pabrik tersebut mampu memproduksi 424,000 kendaraan setiap tahunnya dengan tujuan ekspor lebih dari 120 negara.

Osamu Masuko, CEO Mitsubishi Motors Corporation, menyampaikan, “Kami selalu yakin akan potensi pertumbuhan pasar domestik Thailand. Kebijakan jangka panjang pemerintah Thailand untuk pertumbuhan industry otomotif juga merupakan pertanda baik untuk bisnis kami.”

Mitsubishi Motors mulai beroperasi di Thailand pada tahun 1961. Pencapaiaan 1 juta didapatkan pada tahun 2003, disusul 2 juta unit (2010), 3 juta unit (2013) dan 4 juta unit (2015).

Saat ini, Mitsubishi Motors Thailand mengoperasikan tiga pabrik di Laem Chabang. Pabrik pertama dibuka pada tahun 1992, dan yang kedua pada tahun 1996, yang terakhir fokus dalam memproduksi truk pickup dengan kapasistas satu ton. Mereka didukung oleh lebih dari 6,650 karyawan.

RAJU FEBRIAN