Beranda Updates Meski Tren SUV Naik, Subaru Tetap Yakin Jual Sedan

Meski Tren SUV Naik, Subaru Tetap Yakin Jual Sedan

SHIBUYA, 24 Mei 2018 – Di tengah semakin naiknya tren SUV di pasar otomotif dunia, Subaru justru masih percaya bahwa sedan dan mobil-mobil tradisional akan tetap menjadi aspek penting portofolio produknya. Keyakinan Subaru ini menentang apa yang dilakukan oleh Ford.

Ford memutuskan untuk menyudahi produksi dari beberpaa model yang mayoritas adalah sedan, seiring dengan bergesernya tren global ke pasar SUV. Subaru beranggapan sedan penting untuk dipertahankan, seperti dikatakan oleh Dominick Infante sebagai National Manager of Product Communications Subaru U.S.

Menurut Infante, model sedan perlu dipertahankan dalam kondisi perekonomian seperti saat ini, di mana harga bahan bakar sedang fluktuatif.

“Harga bahan bakar mulai naik sekarang. Jadi perhitungan yang baik untuk memiliki sebuah sedan. Jadi kami masih membuat Impreza dan Impreza hatchback,” kata Infante.

“Mereka punya konsumsi bahan bakar lebih baik daripada sebut saja CUV seperti Crosstrek jadi kami tetap menjualnya jadi jika pasar memang berubah itu akan membantu penjualan sedan.”

Meski mengeluarkan pernyataan begitu, nyatanya di pasar penjualan sedan Subaru justru turun tahun ini, seperti Impreza, Legacy dan BRZ. Sementara Crosstrek yang adalah sebuah crossover justru meningkat sebanyak 66,6%.

Di sisi lain, Subaru juga mengantisipasi semakin naiknya tren SUV dengan memiliki Ascent, yang adalah SUV dengan tiga baris tempat duduk. Crossotrek diharapkan bisa menjadi pilihan untuk konsumen Subaru yang ingin berganti ke mobil yang lebih besar.

Sedan dan hatchback akan tetap menjadi prioritas Subaru dalam menawarkan rangkaian produk, meski mayoritas pabrikan dunia beralih fokus ke pasar SUV.

WAHYU HARIANTONO