Beranda Drives Menikmati Kenyamanan Kabin Toyota All New Kijang Innova

Menikmati Kenyamanan Kabin Toyota All New Kijang Innova

DENPASAR, 4 Desember 2015 — Peluncuran Toyota All New Kijang Innova di Jakarta, Senin, 23 Desember 2015, lalu membuat penasaran. Perubahan besar-besaran dilakukan Toyota pada MPV andalannya ini. Nah, Carvaganza mendapatkan kesempatan melakukan test drive dengan tema “Legendary Journey” di Bali, 3-5 Desember 2015.

Setibanya di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, kami disambut 9 unit Toyota All New Kijang Innova baru. Ada tipe Q dan V yang siap diuji kemampuannya. Saya kebetulan berada satu tim dengan empat jurnalis otomotif lain mendapat kesempatan menjajal Kijang Innova tipe 2.4L V A/T diesel.

Ini merupakan satu dari 12 tipe yang ditawarkan PT Toyota Astra Motor. Total, Toyota menawarkan tipe G, V, dan tipe baru Q. Ketiganya ada pilihan mesin bensin 2.0L dan diesel 2.4L dan transmisi manual 5 percepatan serta otomatis 6 percepatan.

Rute pertama kami menuju DeDanau Beratan dengan jarak tempuh sekitar 64 kilometer. Saya memilih duduk di bangku paling belakang. Maklum, inilah baris bangku yang paling sering mendapat komplain karena dianggap sempit dan dibuat apa adanya. Tapi saat pertama kali duduk, kesan pertama saya adalah bangku baris ketiga All New Kijang Innova cukup lapang. Saya yang memiliki tinggi sekitar 171 cm, masih bisa duduk dengan nyaman.

Lapisan fabric pada bangku terasa lembut. Berbagai perlengkapan dan fitur juga disiapkan bagi penumpang paling belakang, tak ada diskriminasi dibandingkan penumpang depan dan baris kedua. Saya tetap bisa menikmati dinginnya AC kabin, berbagai tempat penyimpanan, headrest, dan juga seatbelt.

Setelah menikmati makan siang dengan pemandangan Danau Beratan atau yang juga disebut Begudul, kami menuju Puri Bagus Lovina, di kawasan Singaraja, Bali Utara. Kali ini saya maju ke depan dan memilih duduk di bangku baris kedua.

Tipe V menggunakan bangku biasa, tidak model captain seat seperti di tipe Q. Tapi perjalanan sepanjang 33 km dengan rute berkelok, penuh dengan tanjakan dan turunan menuju Lovina bisa dinikmati. Audio system baru dengan layar lebar 8 inci dilengkapi menu interaktif yang menambah kenyamaman kami di perjalanan.

Urusan tenaga tak perlu ditanya. Untuk tipe diesel, Toyota menggunakan mesin dengan kode 2GD-FTV. Mesin ini memiliki kapasitas 2.393 cc, memang lebih kecil dari model sebelumnya yang memiliki kapasitas 2.494 cc. Tapi jangan salah, meski turun secara kapasitas tenaga mesin diesel ini naik 47 ps dari 102 ps menjadi 149 ps. Torsi juga berkembang menjadi 36.7 kgm (A/T) dan 34.9 kgm (M/T). Angka ini naik 10.2 kgm dan 14.5 kgm dibandingkan generasi sebelumnya.

Tak terasa kami sudah sampai di Puri Bagus Lovina.

RAJU FEBRIAN

Kolom Komentar



latest updates

BMW Sediakan Charging Station Mobil Listrik di SPBU Pertamina

JAKARTA, 12 Desember 2018 – BMW Group Indonesia terus berupaya mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, kali ini menggandeng Pertamina...

Isuzu Indonesia Kembali Sabet Juara di I1- Grand Prix

TOKYO, 11 Desember 2018 -- Isuzu Indonesia kembali meraih kemenangan di ajang The 13th Isuzu World Technical Competition ( I-1...

Daihatsu Serahkan 20 Unit Mobil yang Sudah Direkondisi

TANGERANG, 11 Desember 2018 -- Daihatsu Indonesia kembali melaksanakan program Daihatsu Setia yang kelima setelah pertama kali diadakan pada tahun...

Mercedes-Benz C-Class Versi Lokal Semakin Mewah dan Canggih

BOGOR, 11 Desember 2018 – Mercedes-Benz menambah rangkaian modelnya yang dirakit lokal di Indonesia, dengan meluncurkan New Mercedes-Benz C-Class yang...

Mitsubishi Xpander Jadi Kendaraan Operasional Awak Kabin Garuda Indonesia 

JAKARTA, 11 Desember 2018 – Mitsubishi Xpander semakin jadi pilihan konsumen di Indonesia. Hari ini, Selasa (11/12), PT Mitsubishi Motors...