Beranda Updates Kejurnas Drift Putaran Ke-2 Digelar Bersamaan Intersport Battle Drift

Kejurnas Drift Putaran Ke-2 Digelar Bersamaan Intersport Battle Drift

JAKARTA, 18 Juli 2018 — Kejuaraan Nasional Drift akhirnya kembali digelar. Putaran kedua ini dilaksanakan bersamaan dengan event Intersport Road to World Stage Pertama di lapangan terbang Pondok Cabe, Tangerang Selatan pada akhir pekan ini, yakni Sabtu dan Minggu, 20-21 Juli 2018.

Puluhan drifter nasional akan bersaing mengikuti Battle Drift dengan memperebutkan berbagai kejuaraan seperti kelas Pro, kelas Rookie, kelas Drift Star dan kelas Max 2000. Tak hanya itu, kali ini ada juga kejuaraan khusus yaitu Best Team dan Best QTT.

Putaran kedua Kejurnas Drifitng ini dihelat oleh Intersport. Hal ini merupakan komitmennya dalam memajukan olahraga balap drifting. Intersport akan menjadi penyelenggara pada putaran kedua dan putaran keempat dari lima putaran yang akan dihelat untuk kejurnas drifting di Indonesia. Sedangkan tiga putaran lainnya dihelat oleh event organizer Maximus.

Orange Racing Committee yang menangani kejurnas drift putaran kedua akan menyulap Lapangan Terbang Pondok Cabe tersebut menjadi arena balap drift yang sesuai dengan peraturan drifting yang sudah ditentukan oleh IMI (Ikatan Motor Indonesia).

“Jika dilihat, lokasi drift di pondok cabe memang tidak begitu luas. Namun kami akan sedikit menggunakan jalur run way sebagai garis start. Tujuannya agar mobil bisa mendapatkan kecepatan yang maksimal sebelum menuju titik point drifting,” ujar Amroe Wahyudi selaku Ketua Orange Racing Committee saat ditemui Carvaganza pada press conference Intersport, Selasa (17/7).

Ketentuan yang tertera pada buku panduan IMI bahwa dari garis start hingga initiate minimal berjarak 60 meter, kemudian terdapat 4 cornering dan 4 titik clipping point sebagai syarat wajib dalam kejuaraan nasional drift.

Untuk para drifter juga tidak perlu khawatir, karena jika acara ini dihelat hingga malam hari terdapat penerangan yang akan memudahkan drifter untuk melihat bentuk sirkuit. Tentunya mobil drift para peserta diwajibkan menyala secara normal dan tidak menyilaukan.

Selain itu, para juri di kejurnas drift putaran kedua ini berasal dari Negara tetangga yaitu Malaysia. Para juri tersebut adalah Tenku Janlei, Mr. Tantatwei dan One Bro.

VALDO PRAHARA