Beranda Updates Jaguar Land Rover Gandeng Blackberry Untuk Infotainment

Jaguar Land Rover Gandeng Blackberry Untuk Infotainment

LONDON, 4 April 2018 – Blackberry sudah habis? Tunggu dulu. Sekitar tahun 2000-an, hampir semua orang memiliki perangkat keluaran pabrikan asal Kanada ini. Kini Blackberry kembali menjadi berita setelah Jaguar Land Rover mengumumkan menggandeng Blackberry sebagai penyedia sistem infotainment untuk model terbaru produsen mobil asal Inggris tersebut.

Meskipun Blackberry relatif tak terdengar dalam beberapa tahun terakhir, kesepakatan JLR bukan yang pertama di kalangan otomotif. Mereka juga membuat kesepakatan dengan Qualcomm Inc, Baidu Inc dan Aptiv Plc untuk lisensi teknologi untuk penggunaan otomotif. Menurut kesepakatan dengan JLR, Blackberry akan melisensikan perangkat lunak QNX untuk mobil dan teknologi keamanan Certicom.

QNX telah digunakan untuk menjalankan konsol infotainment mobil. “Kendaraan yang terhubung dan otonom akan bereaksi dan berkendara berdasarkan data yang kaya,” kata John Wall, manajer umum BlackBerry QNX. “Platform kami membantu memproses data secara efisien dan menjaganya tetap aman dan tepercaya.”

Baca Juga:  Land Rover Jokowi Ikut Tampil di The 2nd Indonesia Autovaganza

QNX, awalnya dikembangkan pada awal 1980-an oleh perusahaan Kanada, Quantum Software Systems, yang dibeli oleh Blackberry pada tahun 2010. Pada bulan Desember 2014, Ford mengumumkan telah menggantikan sistem operasi Microsoft di mobil-mobilnya dengan unit QNX.

Setelah kehancuran bisnis smartphonse yang dulu populer, Blackberry mengalihkan perhatiannya ke mobil. Hal ini terkait dengan industri mobil yang terus berkembang dengan semakin banyak fitur otonom yang ditambahkan. Langkah ini cukup sukses, terbukti dengan harga saham Blackberry yang meningkat lebih dari 80 persen di pasar saham Toronto pada tahun lalu.

RAJU FEBRIAN