Beranda Updates Ini Sirkuit Shanghai yang Dihadapi Rio Haryanto Minggu Besok

Ini Sirkuit Shanghai yang Dihadapi Rio Haryanto Minggu Besok

JAKARTA, 14 April 2016 – Sirkuit-sirkuit Formula 1 baru yang didesain oleh Hermann Tilke memiliki kesamaan formula dan ciri khas: trek lurus panjang lalu diikuti dengan tikungan hairpin. Termasuk layout Sirkuit Shanghai Internasional yang bakal jadi gelaran GP Cina dan diikuti pembalap Indonesia, Rio Haryanto, hari Minggu (17/4) nanti.

Di trek ini, mobil F1 dapat dengan mudah mencapai kecepatan 300 km/jam di trek lurus di antara tikungan 13 dan 14. Layout trek Shanghai International Circuit terinspirasi dari huruf Cina, shang, yang artinya ketinggian.

Sirkuit yang memiliki 16 tikungan ini diawali dari trek lurus di depan pitlane yang sekaligus menjadi titik start/finish. Lepas dari trek lurus akan disambut oleh Tikungan 1 dan 2 yang merupakan tikungan cepat ke kanan yang kemudian disambut lagi dengan Tikungan 3 dan 4, berupa tikungan panjang ke kiri.

Tikungan 1 dan 2 jauh lebih sulit. Angkat gas sedikit ketika masuk tikungan 1, diikuti dengan input blip pada gas dan rem untuk menjaga kestabilan mobil. Pada pertengahan Tikungan 2 agak blindspot. Memasuki Tikungan 3 dan 4 juga agak sedikit menyulitkan, tapi exitnya lebih mudah tinggal menaikkan kecepatan ketika masuk trek lurus yang disusul masuk Tikungan 5. Tikungan 6 adalah tikungan hairpin ke kanan pada gigi dua dan area run-offnya luas.

Tikungan 7 dan 8 berupa chicane kecepatan tinggi dengan G force mencapai 3 G dan kecepatan minimum 160 km/jam. Setelah Tikungan 8 langsung diikuti Tikungan 9 dan 10 berupa tikungan lamban ke kanan, di mana pembalap harus benar-benar bagus pada saat keluar tikungan agar mencatat lap yang baik pada saat di trek lurus setelahnya.

Setelah melewati Tikungan 11, 12 yang berupa chicane ke kiri dan ke kanan dan Tikungan 13, 14 dan 15, pembalap akan mengakhiri lap di Tikungan 16.  Pada tikungan ke kanan pada gigi empat ini pembalap harus betul-betul efektif dalam memainkan kecepatan agar bagus pada saat melesat di trek lurus di depan pitlane.

Apakah Rio bisa kembali finish seperti di Bahrain? Kita tunggu saja…

15042016-Car-F1-Sirkuit-Shanghai_02

EKA ZULKARNAIN

Kolom Komentar



latest updates

TEST DRIVE: Ferrari GTC4Lusso T 2018, The Tame Yet Fast Chariot

KALAU melihat line-up produk Ferrari saat ini, GTC4Lusso T telah menjadi nama yang paling rumit untuk disebutkan. Bayangkan, untuk mengejanya...

Audi RS 5 Coupe, The Renn Sport

TAK SULIT untuk mencari model Audi yang sesuai kebutuhan Anda hanya dari namanya. Jika ingin mobil dengan ground clearance tinggi,...

TETS DRIVE: Bentley Bentayga V8 2018, Prince In The Street

BENTLEY memang mobil mahal dan hanya dibeli oleh orang-orang super kaya. Sejak dilahirkan tahun 1919, memang mengkhususkan diri sebagai mobil...

FEATURE: Car Subscription, Drive It Like You Own It

SAAT INI kita hidup di era millennial. Merekalah yang membentuk dunia yang kita tinggali ini. Karakter mereka yang ingin segalanya...

Suzuki Vitara 2019, The New Way of Life

JIKA Anda mendapati mesin waktu dan lompat ke pertengahan era 90-an, maka akan terlihat banyaknya populasi City-SUV kembar tiga produksi...