Beranda Updates Goodyear Oxygene, Ban dengan Lumut Hidup di Dalamnya

Goodyear Oxygene, Ban dengan Lumut Hidup di Dalamnya

Ban konsep Goodyear Oxygene membalikkan premise transportasi menambah polusi

JENEWA, 16 Maret 2018 – Goodyear mengembangkan teknologi ban baru yang unik di ajang Geneva International Motor Show 2018. Diberi nama Goodyear OXYGENE, ban ini memiliki struktur ban yang unik dengan menonjolkan lumut hidup yang tumbuh di sisi samping dalam ban.

Struktur dan desain tapak ban dibuat bercelah terbuka yang memungkinkan lumut hidup dan berfotosintesis dengan menyerap kelembaban air dari permukaan jalan dan melepaskan oksigen ke udara.

Ban ini memberikan solusi visioner untuk mobilitas perkotaan masa depan dan sekaligus mendukung kualitas udara menjadi lebih bersih dan lebih nyaman. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan lebih dari 80% masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan memiliki kualitas polusi udara melebihi ambang batas aman yang direkomendasikan oleh WHO.

Chris Delaney, Presiden Goodyear untuk Eropa, Timur Tengah dan Afrika mengatakan ban ini terinspirasi oleh prinsip-prinsip circular economy, yang bertujuan menekan limbah material, emisi gas dan penghapusan energi. “Bonsep ban Goodyear Oxygene ini dirancang untuk terintegrasi secara baik terhadap lingkungan perkotaan di masa depan.”

Ban ini menampilkan beberapa solusi, seperti :

Membersihkan udara yang kita hirup : Oxygene menyerap kelembaban jalan dan CO2 dari udara melalui tapak ban untuk menyuplai elemen penting yang dibutuhkan lumut pada sisi samping ban. Kinerja ini dilakukan agar lumut pada sisi samping ban dapat menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis. Pengandaian, di kota berukuran sama dengan kota Paris, yang memiliki sekitar 2,5 juta kendaraan akan menghasilkan hampir 3.000 ton oksigen dengan menyerap lebih dari 4.000 ton karbon dioksida per tahun.

Menggunakan ban daur ulang : Oxygene dilengkapi dengan konstruksi non-pneumatik yang dicetak 3D menggunakan serbuk karet dari ban daur ulang. Struktur penyerap guncangan yang ringan memberikan solusi terhadap tusukan dan memperpanjang umur ban sehingga meminimalisir masalah layanan, menyajikan mobilitas tanpa rasa khawatir. Tambahan fitur keamanan pada ban ini juga dihadirkan oleh struktur ban yang terbuka, hal ini ditujukan untuk meningkatkan performa pada jalanan basah dengan membantu penyerapan air dari tapak ban.

Menghasilkan listrik sendiri : Oxygene menghasilkan energi yang didapatkan selama masa fotosintesis untuk menyalakan peralatan elektronik yang ada didalamnya, seperti panel sensor on-board, unit pengolah kecerdasan buatan, dan strip cahaya yang dapat disesuaikan di sisi samping ban. Strip cahaya pada sisi samping ban ini dapat berubah warna untuk, memperingatkan pengguna jalan dan pejalan kaki di masa depan tentang manuver kendaraan seperti perubahan jalur atau pengereman.

Melakukan komunikasi secara kilat : Oxygene menggunakan sistem komunikasi LiFi (Light Fidelity) untuk konektivitas mobile berkapasitas tinggi pada kecepatan cahaya. LiFi memungkinkan ban terhubung dengan internet dan melakukan pertukaran data kendaraan ke kendaraan (V2V) dan kendaraan ke infrastruktur (V2I), yang sangat penting untuk sistem manajemen mobilitas di masa depan.

RAJU FEBRIAN