Beranda Updates Audi dan Hyundai Kolaborasi Teknologi Fuel Cell

Audi dan Hyundai Kolaborasi Teknologi Fuel Cell

Hyundai Nexo

SEOUL, 21 Juni 2018Audi dan Hyundai mencapai kesepakatan bekerja sama dalam teknologi fuel cell. Kedua pabrikan tersebut berencana untuk berbagi lisensi dan akses ke komponen non-kompetitif. Kedua berniat membangun teknologi fuel cell menjadi versi produksi dalam jumlah besar.

“Fuel cell bakar lebih sistematis dari sistem penggerak listrik sehingga merupakan aset potensial dalam portofolio teknologi kami untuk mobilitas masa depan yang bebas emisi. Pada roadmap FCEV kami, kami bergabung dengan mitra yang kuat seperti Hyundai untuk teknologi berkelanjutan ini,” kata Peter Mertens, anggota dewan untuk pengembangan teknis di Audi.

Sementara Hyundai mengatakan kemitraan ini akan menjadi sangat strategis. “Kami yakin bahwa kemitraan kami dengan Audi akan berhasil menunjukkan visi dan manfaat FCEV kepada masyarakat global. Kesepakatan ini adalah contoh lain dari komitmen kuat Hyundai untuk menciptakan masa depan, menuju dunia nol emisi sejati,” kata Euisun Chung, vice chairman Hyundai.

Jarak tempuh panjang dan waktu pengisian bahan bakar yang singkat menjadikan hidrogen sebagai sumber energi masa depan yang menarik untuk mobilitas listrik. Tentunya dengan syarat pabrikan bisa membuat mobil yang menarik untuk pasar dan infrastruktur yang memadai.

Di VW Group, Audi mengambil tanggung jawab pengembangan untuk teknologi fuel cell. Audi telah mengembangkan fuel cell concept selama hampir 20 tahun. Rencananya, Audi akan segera memperkenalkan SUV sporty dengan fuel cell.

Sementara Hyundai, meluncurkan Nexo awal tahun ini. SUV, yang akan mulai dijual akhir tahun ini, lebih ringan, lebih cepat dan lebih lapang dibandingkan dengan Tucson FCEV. Mampu menempuh jarak 595 km, dan Nexo mencatat 0-100 km/jam dalam 9,5 detik.

RAJU FEBRIAN