Beranda Updates Aturan Ganjil Genap Sudah Berlaku di Jalur Pondok Indah, Tilang Rp 500...

Aturan Ganjil Genap Sudah Berlaku di Jalur Pondok Indah, Tilang Rp 500 Ribu

JAKARTA, 1 Agustus 2018 – Demi mensukseskan pelaksanaan Asian Games 2018, beberapa wilayah di DKI Jakarta mengalami perluasan pemberlakuan plat nomor ganjil-genap. Dimana para pelanggar akan mendapatkan sanksi mulai dari teguran hingga sanksi tilang. Peraturan Gubernur yang berkaitan dengan aturan itu sudah ditekankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Aturan itu berlaku sejak hari ini, Rabu, 1 Agustus 2018. Jam berlakunya mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB setiap hari yaitu dari Senin sampai Minggu. Dengan berlakunya aturan tersebut maka Polda Metro Jaya dapat menilang para pelanggarnya.

Sanksi bagi pelanggar aturan ganjil-genap diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Denda maksimal bagi para pelanggar Rp 500 ribu.

Seperti yang Carvaganza temui di Jl Metro Pondok Indah, tepatnya lampu merah Lebak Bulus mengarah ke Pondok Indah sudah berlaku tilang oleh pihak Kepolisian.

Adapun sistem ganjil-genap kawasan Pondok Indah mulanya berlaku dari simpang Kartini-Bundaran Metro Pondok Indah-simpang Pondok Indah-simpang Bungur-simpang Gandaria City-simpang Kebayoran Lama.

Namun, Dishub DKI memperpendek jalur yang berlaku di sepanjang Jalan Metro Pondok Indah, yakni dari simpang Kartini sampai simpang Pondok Indah.

Lokasi perluasan sistem itu meliputi:

1. Jalan S Parman-Jalan Gatot Subroto-Jalan MT Haryono-Jalan DI Panjaitan-Jalan Ahmad Yani Simpang Coca Cola/Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih
2. Arteri Pondok Indah, mulai Simpang Kartini sampai Simpang Kebayoran Baru
3. Jalan HR Rasuna Said
4. Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran

Namun, sejumlah rambu tampak belum dipasang dan bagi warga yang melintas pada titik tersebut tentunya belum mendapat sanksi tilang melainkan hanya berupa teguran dan peringatan. Di sisi lain, rute alternatif tetap diberikan agar warga Ibu Kota tetap bisa beraktivitas. Berikut jalur alternatifnya:

1. Jalan Perintis Kemerdekaan-Jalan Suprapto-Jalan Salemba Raya-Jalan Matraman, dan seterusnya
2. Jalan Pasar Minggu-Jalan Soepomo-Jalan Saharjo-Jalan Casablanca-Jalan KH Mas Mansyur, dst
3. Jalan RE Martadinata-Jalan Danau Sunter Barat-Jalan HBR Motik-Jalan Gunung Sahari, dst
4. Jalan Kwitang-Jalan Gunung Sahari, dan seterusnya
5. Jalan RA Kartini-Jalan Ciputat Raya
6. Jalan Akses Tol Cikampek-Jalan Sutoyo-Jalan Dewi Sartika (arah utara) atau Jalan Akses Tol Cikampek-Jalan Sutoyo-Jalan Dewi Sartika-Jalan Raya Kalibata-Jalan Pasar Minggu-Jalan Soepomo-Jalan Casablanca, dan seterusnya (arah barat)

VALDO PRAHARA

Kolom Komentar



latest updates

Volkswagen Indonesia Perkenalkan Layanan Booking Service Online

JAKARTA, 14 Desember 2018 – PT Garuda Mataram Motor (GMM), agen pemegang merek Volkswagen di Indonesia, melakukan terobosan untuk semakin...

TEST DRIVE: Peugeot 3008 2018, Young Blood

JUJUR, saya lebih menyukai Peugeot 3008 yang terbaru. Saya pernah mengemudikan Peugeot 3008 generasi pertama dan versi faceliftnya. Kesan saya...

Bocor! Ini Penampakan Toyota Supra Versi Produksi

TOKYO, 14 Desember 2018 – Toyota Supra terbaru sudah pasti akan meluncur versi produksinya pada awal tahun depan, mengakhiri penantian...

Nissan Genjot Terra Saingi Fortuner dan Pajero Sport

JAKARTA, 14 Desember 2018 – Nissan terus menggenjot kehadiran andalannya, Nissan Terra, untuk bertarung di pasar SUV Indonesia. SUV premium...

Daimler Serahkan 200 Unit Truk Mercedes-Benz Axor 4928 T

SEMARANG, 14 Desember 2018 -- PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), agen tunggal penjualan resmi kendaraan niaga Mercedes-Benz di Indonesia,...