Beranda Drives TETS DRIVE: Bentley Bentayga V8 2018, Prince In The Street

TETS DRIVE: Bentley Bentayga V8 2018, Prince In The Street

BENTLEY memang mobil mahal dan hanya dibeli oleh orang-orang super kaya. Sejak dilahirkan tahun 1919, memang mengkhususkan diri sebagai mobil premium dan hanya menyasar golongan masyarakat di puncak piramida. Jadi kalau ada yang bilang bahwa Bentley mobil mahal, itu bukan berita.

Ketika Bentley melahirkan SUV Bentayga itu baru berita. Pertama kali memakai mesin W12 twin-turbo 6.0 liter bertenaga 600 hp, setelah itu melahirkan Bentayga versi mesin lebih kecil V8 4.0 liter bertenaga 542 hp. Harga tipe mesin V8 di Indonesia adalah Rp 7,9 milyar off-the-road, sedangkan versi W12 adalah sekitar Rp 9 milyar. Artinya, masyarakat puncak piramida yang ingin dijangkau oleh Bentley semakin lebar, meskipun Bentayga bukanlah entry level Bentley. Untuk membedakan versi W12 dengan V8 secara kasat mata adalah ujung knalpot V8 berbentuk kotak, sedangkan W12 bulat.

Ketika Carvaganza memasuki Bentley V8 twin-turbo ini pada saat pengetesan di BSD City, aura mewah interior langsung terasa kencang. Mobil yang langsung diimpor dari Inggris ini masih menggunakan setir kiri, meskipun nanti saat dijual di Indonesia akan diubah menjadi setir kanan menyesuaikan dengan regulasi Indonesia.

Material kulit dan sentuhan detail yang dihadirkan benar-benar tak ada duanya. Ada kenop metal yang menyembul dari dashboard untuk buka tutup lubang AC.  Sentuhan klasik yang menawan.

Bangku penumpang depan bisa diatur posisinya menggunakan tombol pengatur elektrik. Enaknya lagi, ada fasilitas pijat di jok penumpang depan. Sambil bersandar ke jok Bentley Bentayga, punggung menjadi lebih rilek. Tombol-tombol, jahitan jok bermotif diamond, lubang AC yang bulat mengingatkan kita pada seni art deco yang elegan dan mewah.

Pada bagian tengah dashboard terdapat multimedia layar sentuh di mana di dalamnya terdapat pengaturan informasi kendaraan termasuk pilihan mode berkendara All-Wheel Drive di ragam medan jalan. Anda juga bisa mengatur kekerasan suspensi udara untuk mendapatkan kenyamanan dan stabilitas semaksimal mungkin.

Meski memiliki bobot 2,3 ton, Bentayga diimbangi dengan mesin yang powerfull untuk melesatkannya dalam waktu 4,5 detik.

Mengawali dari mode Comfort, mobil ini terasa begitu smooth pada setiap perpindahan transmisi otomatis 8 kecepatannya. Kontrol setir obyektif, mudah dan ringan untuk diputar ketika bermanuver. Meski memiliki bobot 2,3 ton, tenaga 542 hp yang dikeluarkan oleh mesin V8 twin-turbocharge 4.0 liter terasa besar, suara knalpot juga menguatkan adrenalin saya untuk membawanya lebih kencang. Tanpa ragu, saya juga langsung menggantinya ke mode Sport.

Saat mode Sport aktif, raungan knalpot mobil menjadi lebih keras seperti milik Ferrari ataupun Lamborghini. Menggunakan area kota yang cukup terbatas, mobil sangat terasa kecang untuk sebuah SUV. Pabrikan mengklaim Bentayga mampu sprint 0 – 100 km/jam dalam waktu 4,5 detik saja.

Kenikmatan berkendara juga ditunjang dengan adanya tuas paddle shift dibalik lingkar kemudi. Sehingga saya sangat senang saat mengatur posisi transmisi 8-kecepatan ini menyesuaikan keinginan saya.

Puas di atas aspal, saya membawa SUV ini ke medan off-road, tapi ringan di area Sirkuit Paramount BSD. Seketika mode off-road  membuat pengaturan roda penggerak aktif di seluruh roda untuk menghasilkan traksi yang pas saat di tanah. Medan tanah ringan mengakhiri sesi saya bersama Bentayga. Saya turun dari mobil lantas menutup pintu perlahan. Secara otomatis pintu mobil terhisap dan tertutup rapat secara otomatis. Saya merasa sangat puas menjadi seperti Prince Harry meskipun hanya sesaat.

Spesifikasi Bentley Bentayga V8

Layout Kendaraan: SUV, Mesin Depan, 4-pintu, 5-penumpang, AWD
Mesin: V8 4.0-liter Twin-Turbocharged / 550 hp @6000 rpm / 770 Nm @1960-4500 rpm
Transmisi: A/T 8-kecepatan
0 – 100 km/jam: 4,5 detik
Top speed: 290 km/jam
Wheelbase: 2995 mm
P x L x T: 5140 x 2224 x 1742 mm
Bobot Kosong: 2395 kg
Kapasitas Tangki: 85 liter
Rekomendasi BBM: RON98

VALDO PRAHARA