Beranda New Cars Renault Kwid, Crossover Termurah Tapi Punya Segudang Fitur Unggulan

Renault Kwid, Crossover Termurah Tapi Punya Segudang Fitur Unggulan

JAKARTA, 28 Oktober 2016 — Sempat ‘tertidur’ cukup lama, PT Auto Euro Indonesia selaku APM Renault di Indonesia akhirnya membuat gebrakan. Mereka meluncurkan crossover termurah di Indonesia yang diberi nama Renault Kwid. Bagaimana tidak, harga mobil mungil ini dibandrol dengan harga Rp 117 juta rupiah. Di Indonesia Sendiri, mobil dengan harga segitu masuk kedalam segmen Low Cost Green Car (LCGC).

Kehadiran Kwid memang mendapat banyak perhatian. Salah satu penyebabnya adalah harganya yang relatif terjangkau, Rp 117 juta on the road Jakarta. Jika melihat dari harganya, Renault Kwid akan bersaing dengan pasar LCGC. Meski demikian, Renault sepertinya tidak berencana untuk menjadikan low-crossover tersebut sebagai mobil LCGC.

“Justru di sini kelebihan kami. Renault bisa membanderol Kwid yang merupakan mobil CBU (Completely Build Up) dengan harga kompetitif. Tapi tak menutup kemungkinan (Renault Kwid) akan menggunakan lebih banyak konten lokal, tergantung dari minat pasar,” ujar Ario Soerjo, Head of Sales & Marketing Division PT Auto Euro Indonesia.

Nah bedanya, mobil murah ini bukanlah termasuk ke dalam Segmen LCGC melainkan Crossover CBU. Mungkin anda heran dengan harga semurah itu, ada fitur apa saja di dalamnya. Bergeser ke bagian interior. Keheranan anda akan semakin menjadi jadi, pasalnya bagian interiornya cukup menjual.

28102016-car-renault-kwid-2016_01

Apakah Renault Kwid mampu menyaingi mobil-mobil LCGC yang sudah ada di Indonesia? Sangat mungkin. Pasalnya mobil ini tak hanya merupakan satu-satunya crossover, tapi juga dilengkapi fitur-fitur interior yang advance di kelasnya.

Mobil murah ini sudah dilengkapi dengan fitur yang cukup berkelas seperti head unit berukuran 7 inci yang dapat dioperasikan dengan menggunakan sentuhan tangan ke bagian layarnya. Head unit ini sudah dilengkapi dengan koneksi iPod, USB dan AUX. Layar tersebut tidak hanya menampilkan hiburan saja, namun juga dapat memandu anda ketika sedang tersesat melalui fitur Navigasi.

Di bagian clustermeter, speedometernya sudah menggunakan digital. Hanya saja, dibagian spidometer tersebut belum dilengkapi adanya Tachometer. Selain itu, untuk membuatnya semakin berkelas dibandingkan dengan LCGC yang ada di Indonesia saat ini, Kwid sudah dilengkapi dengan keyless entry dengan remote. Oh ya, untuk membuka kaca pintu depan sudah dilengkapi dengan fitur power window. Hanya saja fitur tersebut hanya untuk membuka pintu depan saja.

28102016-car-renault-kwid-2016_02

Beralih ke bagian eksterior, nuansa sebuah Crossover begitu terpancarkan berkat ground clearence yang cukup tinggi yaitu 180 mm. Meskipun tinggi, mobil ini cukup mungil. Pasalnya, jarak sumbu rodanya hanya berukuran 2.422 mm saja. Namun, mobil ini dapat membawa barang bawaan hingga 300 liter di ruang bagasi. Kapasitas tersebut sangat jauh berbeda dengan kompetitor dengan harga semurah ini.

Oh ya, bicara soal desain, Renault Kwid merupakan mobil Renault pertama yang menggunakan CMF-A (Common Module Family), platform hasil kolaborasi Renault-Nissan. Mobil ini cukup eyecathing di bagian depan dan langsung mengingatkan saya dengan salah satu produk Renault yang memiliki kemampuan off-road yaitu Renault Duster.

Pada bagian tengah grille terdapat logo Renault yang cukup besar. Garis garis bodynya pun terkesan dinamis tak banyak sudut tegas di sekujur tubuhnya. Hanya saja, velg masih menggunakan Dop untuk menutupi velg kaleng dengan 3 buah baut untuk merekatkan ke tromol.

28102016-car-renault-kwid-2016_04

Di balik kap mesinnya, terdapat mesin  dengan kapasitas berbeda dengan yang ada di India dimana disana dibekali dengan mesin berkapasitas 800cc. Di Indonesia, KWID dibekali dengan mesin 1.0 liter 3 silinder yang memiliki tenaga 64 hp yang dapat anda rasakand di putaran 5500 rpm dan torsi 91 NM pada 4250 rpm.

Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi manual 5 kecepatan untuk membuat tenaganya semakin terasa dan bahan bakar yang lebih efisien. Ya, Renault mengklaim mobil ini hanya membutuhkan 1 liter bensin untuk berjalan hingga 23,1 kilometer. Oh ya, untuk saat ini Renault belum menyediakan Kwid dengan transmisi otomatis.

Well, Kwid modal yang cukup untuk menjadi lawan tangguh penghuni pasar LCGC seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Toyota Calya, Daihatsu Sigra, Datsun GO+, atau Suzuki Karimun Wagon R.

MIRAH PERTIWI | TITO LISTYADI

Kolom Komentar



latest updates

Datsun Gandeng Sneakers Saint Barkley di IMX 2018

JAKARTA, 17 November 2018 – Datsun Indonesia tampil unik di ajang Indonesia Modification Expo (IMX) 2018 pada 17-18 November 2018...

GALERI FOTO: Deretan Modifikasi Terbaik di IMX 2018

JAKARTA, 17 November 2018 – Indonesia Modification Expo (IMX) 2018 berlangsung akhir pekan ini, tepatnya tanggal 17-18 November 2018 di...

Ini Fitur-Fitur Baru Pada MINI Teranyar di MINI Fest 2018

JAKARTA, 17 November 2018 – Di MINI Fest 2018 yang diselenggarakan di Space Senayan City Mall di kawasan Jakarta Selatan,...

50 Mobil Modifikasi Ramaikan Indonesia Modification Expo 2018

JAKARTA, 17 November 2018 – Gelaran expo khusus modifikasi pertama di Indonesia, yaitu Indonesia Modification Expo (IMX) 2018 resmi dibuka...

TAC Chapter Jakarta dan Tangray Punya Ketua Baru

JAKARTA, 17 November 2017 – Adjie terpilih sebagai Ketua Toyota Agya Club (TAC) Chapter Jakarta dalam sebuah pemilihan yang demokratis...