Beranda New Cars Lexus LS 500h, Autonomous Pills

Lexus LS 500h, Autonomous Pills

Mencoba fitur-fitur cikal bakal autonomous drive Lexus langsung di Yokohama, Jepang.

PADA Tokyo Motor Show (TMS) 2017 November lalu, Lexus memamerkan Lexus LS+ Concept sebagai salah satu mobil andalan. Selain LS+ Concept, Lexus LS 500h dan Lexus LS 500 menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi bagi kalangan jurnalis.

Pada kesempatan itu, Lexus memproklamirkan bahwa Lexus LS 500h merupakan sebuah langkah maju ke depan untuk menuju teknologi otomatisasi atau orang kebanyakan mengenalnya dengan sebutan autonomous drive. Orang yang memproklamirkan ini adalah Kiyotake Ise, Chief Safety Technology Officer Toyota Motor Corporation, di depan wartawan mancanegara, termasuk dari Indonesia, sehari sebelum pembukaan TMS 2017.

Menurutnya, tahun 2020 ke depan akan menjadi sebuah titik tolak bagi Toyota dan Lexus menuju teknologi masa depan yang lebih canggih. Yaitu teknologi kendaraan yang membantu pengemudi (driver assists) dan bahkan meminimalisir peran pengemudi dalam mengemudikan mobil.

Carvaganza diajak secara langsung ke Jepang untuk melihat demo lima fitur yang menjadi cikal bakal automated technology (teknologi otomatisasi) yang diterapkan pada Lexus LS 500h yakni Lane Tracing Assist (LTA), Lane Changing Assist (LCA), Intelligent Clearance Sonar (ICS), Rear Cross Traffic Auto Brakes (RCTAB) dan Rear Pedestarian Support Brakes (RPSB). Tiga fitur terakhir terangkum dalam fitur Parking Support Brakes yang merupakan fitur pertama yang pernah ada di dunia dan dikembangkan oleh Lexus.

Lexus LS 500h 2018 sendiri adalah sedan flagship terbaru Lexus dengan tenaga penggerak full-hybrid dan pertama kali diluncurkan di Geneva Motor Show 2017 bulan April. Model ini diciptakan setelah Lexus LS 500 V6 twin-turbo dirilis di Detroit Motor Show 2017 tiga bulan sebelumnya atau pada bulan Januari. Banyak pihak menilai bahwa LS 500h merupakan kelanjutan dari manifestasi Lexus menghidupkan kembali sedan mewah masa depan melalui desain yang berani, performa tinggi dan dilengkapi serangkaian teknologi canggih.

Secara desain,  sedan mewah ini mengombinasikan struktur sedan empat pintu long-wheelbase dengan profil mobil yang rendah menyerupai coupe sehingga mampu memosisikan LS dalam segmen sedan dan coupe yang saat ini memang sedang booming. All-new LS ini tetap mengusung karakter LS sebagai mobil dengan performa yang halus, powerfull, sangat nyaman dan senyap yang telah tertanam sejak LS generasi pertama tahun 1989.

Kendaraan mewah ini dibangun di atas platform Lexus Global Architecture –  Luxury (GA-L), yang sama dengan yang dipakai oleh all-new LC. Dengan platform ini, kendaraan memiliki center of gravity yang rendah dan distribusi bobot yang optimal sehingga kendaraan menjadi lebih stabil dan handling-nya menjadi lebih gesit yang muaranya memberikan nilai tambah bagi kesenangan mengemudi. Chassis pun dibuat lebih rigid (kaku) agar suspensi multi-link yang baru dapat diseting sehingga membuat handling mobil menjadi lebih stabil dan nyaman.

Penggunaan platform GA-L juga membuat mobil bertambah gagah apalagi dengan ban berdiameter besar. Untuk menciptakan kesan siluet coupe, Lexus menggunakan desain kabin enam-penerangan dipadukan dengan bentuk fender yang dinamis sehingga membuat garis bodi dari depan ke belakang terlihat tajam. Bentuk permukaan jendela yang melandai mengurangi ketidakseimbangan tampilan antara kaca jendela samping dengan frame pintu, garis body pun terlihat lebih halus dan lebih indah.

Untuk urusan dapur pacu sendiri, LS 500h mengadopsi Lexus Multi Stage Hybrid System yang baru agar akselerasi mobil bertambah responsif dan juga lebih linear, terutama ketika berakselerasi dari titik diam. Kendaraan ini menyandang mesin bensin V6 dual VVT-i 3.5 liter dan dua motor listrik yang menghasilkan total tenaga 354 hp dan total torsi maksimal 472 Nm, di mana 349 Nm di antaranya bukan dari motor listrik. Pabrikan mengklaim mobil ini mampu melesat 0 – 100 km/jam dalam waktu 5,4 detik.

Tenaga listriknya dihasilkan dari baterei lithium ion yang sangat ringan dan 20 persen lebih kecil daripada hydride unit nikel-logam yang terpasang di LS 600h. Baterei hybrid yang dipakai di LS 500h ini adalah yang pertama menggunakan satellite construction design. Semuanya itu dikombinasikan dengan transmisi CVT.

Omotenashi alias hospitality a la Jepang dan craftsmanship Takumi juga tetap menjadi bagian dari jiwa Lexus dengan menghadirkan interior yang mewah nan elegan dikombinasikan dengan kesenyapan berkualitas. Jok kulit nan empuk di bagian depan dan belakang terbuat dari material berkualitas yang dapat diatur secara elektrik lengkap dengan pemanas, pendingin dan pemijat. Jok belakang pun dapat diatur agar menjadi bertambah lega, apalagi wheelbase LS teranyar ini lebih panjang 1,3 inci dibandingkan dengan wheelbase LS 600h L.

EKA ZULKARNAIN