Beranda EDITOR'S PICKS Lamborghini Huracan Performante Spyder, Sexiest Convertible

Lamborghini Huracan Performante Spyder, Sexiest Convertible

Keunikan mobil ini terletak pada penambahan dari segi driving pleasure. It’s hottest supercar.

Foto-foto: Lamborghini SPA

CAR ENTHUSIAST pada umumnya sependapat bahwa mobil convertible itu terlihat seksi. Apalagi kalau dipakai pada musim panas di Eropa, dengan kondisi cuaca yang tidak terlalu panas seperti di negara-negara tropis. Di Indonesia pun mengendarai mobil topless itu terasa berbeda. Saya pernah mencobanya dengan mengendarai Mazda MX-5 menyusuri Pantai Anyer dari ujung Barat sampai Ujung Timur mendekati Labuhan dengan jarak sejauh lebih dari 25 km.

Nah saya bisa membayangkan kalau Anda melakukannya dengan Lamborghini Huracan Performante Spyder yang diluncurkan baru-baru ini di Geneva International Motor Show 2018. Memang supercar seksi ini bisa membuat mata Anda berair jika melihat cek yang harus dibayarkan, 238.000 pound, tapi Lambo bukan sekali ini saja melahirkan mobil seksi, googling saja Lambo Veneno convertible, Gallardo, Huracan, Murcielago dan Aventador Roadster.

Sebelum lahir versi Spyder, Lamborghini Huracan Performante adalah Supercar Supreme. Mobil ini menduduki singgasana supercar dunia, dan versi toplessnya yang sekarang tetap memakai mesin yang sama dengan output yang sama pula. Tak ada yang berubah pada mesin. It’s hot.

Saya pernah merasakan tenaga besar Lamborghini Aventador S di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol, tahun lalu. Mobil bermesin V12 6.5 liter ini memiliki tampang intimidatif, namun bersahabat ketika Anda pacu mengarungi trek atau pun mengelilingi jalan-jalan kota Valencia. Ketika Anda memasuki kabin Lambo, Anda akan merasa sangat berbeda dengan ketika memasuki kabin McLaren, Ferrari atau pun Porsche. Nyali Anda akan sedikit menciut karena desain interiornya ekstra agresif dengan sejumlah tombol yang sangat standout bengisnya. Tapi ketika sudah sekitar 10 menit mengendarai, baru menyadari mobil ini sungguh bersahabat dengan pengemudi.

Mari kita kembali pada Performante Spyder. “Huracan Performante Spyder menjadi puncak pengembangan Huracan dan kami menggabungkannya dengan sisi emosional mengemudikan mobil convertible,” ujar Stefano Domenicali, Chairman and Chief Executive Officer Automobili Lamborghini. “Huracan Perfomante merupakan supercar yang memberikan asupan adrenalin dan emosional paling puncak baik dari jalan raya maupun sirkuit. Sedangkan Huracan Performante Spyder menempatkan pengemudi lebih dekat lagi ke aspal dan udara serta pada suara mesin naturally-aspirated Lamborghini yang unik.”

Seperti halnya Performante coupe, supercar ini dilengkapi mesin naturally-aspirated V10 5.2 liter yang menghasilkan tenaga 640 hp pada 8000 rpm dan torsi maksimal 600 Nm pada 6500 rpm dan lebih dari 70 persen torsinya sudah dapat dirasakan pada putaran mesin 1000 rpm. Dengan bobot kosong hanya 1.507 kg, Spyder memiliki rasio bobot berbanding tenaga 2,35 kg/hp dengan distribusi bobot antara bagian depan dan belakang 43/57 persen.

Memakai sistem penggerak 4WD yang mampu sprint dari 0 -100 km/jam dalam waktu 3,1 detik dan 0 – 200 km/jam dalam waktu 9,3 detik saja. Top speednya sama dengan versi coupe 325 km/jam dan pengereman dari 100 km/jam sampai titik diam dalam jarak 31,5 meter.

Secara inheren, desain, teknologi maupun performance Spyder mengambil dari versi Huracan Performante, namun pabrikan menambahkan segi driving pleasure-nya melalui topless. Hampir semua mobil Lamborghini convertible memang merupakan pengembangan dari versi yang ada, namun yang membedakan adalah sisi atap terbuka. Desain performante memang meniru mobil balap Super Trofeo dan sepeda motor performance dengan karakter naked dan open-frame sehingga terlihat agresifitasnya namun tetap mewah.

Atapnya akan membuka dalam waktu 17 detik dan dapat dibuka sambil mobil berjalan sampai kecepatan 50 km/jam. Kaca belakang juga akan terbuka secara otomatis. Ketika atapnya diturunkan, akan keluar dua movable fin dan jika atapnya ditutup fin tersebut akan masuk ke dalam. Fungsi dari fin tersebut juga untuk mengurangi turbulansi pada bagian headroom pada saat atap membuka maupun menutup pada saat mobil jalan. Meskipun kondisi atap terbuka, pengemudi dapat berbincang dengan penumpang dengan tone yang tak berlebihan pada saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi berkat penambahan dua wind guard yang juga berfungsi sebagai peranti aerodinamika.

Body Spyder terbuat dari alumunium dikombinasikan dengan pemakaian serat karbon sehingga bobotnya lebih ringan 35 kg dari versi coupe. Bagian-bagian yang mendapat penambahan serat karbon tersebut adalah spoiler depan dan belakang, kap mesin, bumper belakang dan diffuser belakang. Nah, komponen-komponen itu merupakan bagian dari sistem aerodinamika aktif yang menjadi hak paten Lamborghini yang diterapkan di Huracan Performante dan sistem tersebut terangkum dalam teknologi yang oleh pabrikan disebut Aerodinamica Lamborghini Attiva (ALA).

Namun, desain soft-top Spyder sendiri tidak dikompromikan dengan sistem ALA karena beban aerodinamika di dalam ragam kondisi akan mempengaruhi downforce, drag dan juga vectoring aerodinamika pada saat menikung dalam kecepatan tinggi sehingga pengemudi dapat merasakan dinamika mengemudikan mobil baik di trek maupun di jalan raya. Artinya sensasi mengemudikan mobil akan tetap terjaga.

Lantas bagaimana dengan fitur Spyder? Identik dengan Huracan Performante coupe namun yang membedakannya adalah lebih diperkuat lagi misalnya pada sistem suspensi, sistem ESC sudah dikalibrasi ulang, Lamborghini Dynamic Steering (LDS) dibuat lebih responsif dan sistem 4WD permanen. Mode pengendaraan pun sama yakni Strada, Sport dan Corsa yang menyesuaikan diri dengan setingan kendaraan.

Nah, berapa sih harga Lamborghini Huracan Performante Spyder ini di mancanegara? Di Eropa dipasarkan dengan harga sekitar 238.585 euro, di Amerika dibanderol sekitar US$ 308.859 dan di Cina dijual dengan harga RMB 4.237.777.

EKA ZULKARNAIN

Kolom Komentar



latest updates

Isuzu Indonesia Kembali Sabet Juara di I1- Grand Prix

TOKYO, 11 Desember 2018 -- Isuzu Indonesia kembali meraih kemenangan di ajang The 13th Isuzu World Technical Competition ( I-1...

Daihatsu Serahkan 20 Unit Mobil yang Sudah Direkondisi

TANGERANG, 11 Desember 2018 -- Daihatsu Indonesia kembali melaksanakan program Daihatsu Setia yang kelima setelah pertama kali diadakan pada tahun...

Mercedes-Benz C-Class Versi Lokal Semakin Mewah dan Canggih

BOGOR, 11 Desember 2018 – Mercedes-Benz menambah rangkaian modelnya yang dirakit lokal di Indonesia, dengan meluncurkan New Mercedes-Benz C-Class yang...

Mitsubishi Xpander Jadi Kendaraan Operasional Awak Kabin Garuda Indonesia 

JAKARTA, 11 Desember 2018 – Mitsubishi Xpander semakin jadi pilihan konsumen di Indonesia. Hari ini, Selasa (11/12), PT Mitsubishi Motors...

Ini Dia McLaren 720S Spider, Supercar Convertible Tercepat di Dunia

WOKING, 11 Desember 2018 – McLaren resmi melengkapi line up model Super Series mereka di akhir tahun 2018 ini, dengan...