Beranda Updates Ini 3 Masalah di Outlander Sport dan Delica

Ini 3 Masalah di Outlander Sport dan Delica

Mitsubishi Outlander Sport

JAKARTA, 5 April 2019 –Mitsubishi baru saja mengumumkan program Field Fix Campaign (Kampanye Perbaikan) untuk dua modelnya Mitsubishi Outlander Sport dan Delica. Total 7.932 unit Outlander Sport dan Delica terlihat dalam kampanye ini.

Dalam keterangannya, Mitsubishi menyebutkan sebanyak 6.852 Outlander Sport produksi 2014-2017 berpeluang mengalami masalah pada rem belakang (Rear Parking Brake) dan ball joint pada wiper (Front Wiper Link Ball Joint). Sementara 1.080 unit Delica tahun produksi 2015-2016 juga mengalami masalah pada rem belakang (Rear Parking Brake). Satu masalah lain pada Reprogramming Auto Stop and Go (AS&G) ECU.

Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI mengatakan program ini merupakan bentuk tanggung jawab Mitsubishi pada konsumen meski Delica dan Outlander Sport sudah tidak lagi didistribusikan secara resmi oleh MMKSI.

Baca juga: Relay ECU Berpotensi Lepas, Mitsubishi Recall Delica dan Outlander Sport

Berikut detailnya;

Rear Parking Brake

Potensi timbulnya karat pada komponen rear parking brake caliper / kaliper rem parkir belakang berpotensi dapat mengurangi kinerja dari rem parkir. Dalam kondisi terburuk, kendaraan dapat bergerak walaupun kondisi tuas rem parkir diaktifkan. Perbaikan dilakukan dengan penggantian komponen baru yang telah dikembangkan lebih baik. Estimasi waktu perbaikan ini sekitar 1-2 jam.

Front Wiper Link Ball Joint

Adanya potensi korosi yang terjadi pada wiper link ball joint (sambungan batang penyapu kaca) yang berakibat ball joint (sambungan) dapat aus sebelum waktunya dan membuat wiper link rod (batang penyambung penyapu kaca) terlepas / tidak terhubung, sehingga menyebabkan wiper blade (karet penyapu kaca) tidak dapat bekerja. Potensi korosi tersebut disebabkan oleh air yang dapat masuk melalui celah pembuangan air pada front deck garnish (antara kap mesin dengan kaca depan). Perbaikan dilakukan dengan penggantian komponen baru yang telah dikembangkan lebih baik. Estimasi waktu perbaikan ini sekitar 1 jam.

Reprogramming Auto Stop and Go (AS&G) ECU

Pembaharuan software ini dilakukan untuk mengoptimalkan kerja sistem Auto Stop and Go (AS&G). Pada saat sistem AS&G aktif mesin kendaraan otomatis mati setelah berhenti sejenak dan jika kondisi charge battery / aki dalam tingkat yang rendah, maka mesin berpotensi tidak dapat dinyalakan kembali. Hal tersebut dikarenakan sistem AS&G membaca bahwa aki kendaraan sedang dalam kondisi yang tidak baik, sehingga sistem AS&G tidak dapat menghidupkan mesin kembali. Estimasi waktu perbaikan ini sekitar 30 menit.

Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI Kampanye ini sudah dimulai pada tanggal 29 Maret 2019 di seluruh diler kendaraan penumpang Mitsubishi di Indonesia. Konsumen dapat menghubungi diler kendaraan penumpang Mitsubishi terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kampanye perbaikan ini, sekaligus melakukan Service Booking untuk kemudahan dalam pengaturan waktu perbaikan. Informasi lokasi dan kontak diler terdekat dapat dilihat di www.mitsubishi-motors.co.id/cari-dealer

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza



Last Updates

Ini Spesifikasi dan Harga Lengkap Toyota C-HR Hybrid

JAKARTA, 22 April 2019 - PT Toyota Astra Motor (TAM) menjadi pemegang merek yang paling gencar memperkenalkan mobil hybrid di...

Potensi Pasar Tinggi, Mitsubishi Garap Serius Kawasan Bogor

BOGOR, 22 April 2019 – Selain Jakarta, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) juga menggarap seris kawasan di...

Toyota C-HR Hybrid Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 523 Juta

JAKARTA, 22 April 2019 - PT Toyota Astra Motor (TAM) menambah kekuatannya di line-up hybrid dengan meluncurkan Toyota C-HR Hybrid...

Perkuat Jaringan di Bogor, Mitsubishi Motors Resmikan Diler di Tajur

BOGOR, 22 April 2019 -- PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) terus memperkuat jaringan penjualannya di kota Bogor...

MODIFIKASI: Power Over Beauty Mercedes-Benz SLK 250

RADEN Patra Dimas Kunto Wibisono, kerap dipanggil Aden, memang gila otomotif. Pria yang kerja di perusahaan kapal laut ini hobi...