Hyundai Motors Indonesia Tunjuk Presdir Baru, Perkuat Langah Strategis Elektrifikasi
Menggantikan Woojune Cha yang sudah menjabar selama dua tahun terakhir.
JAKARTA, Carvaganza - Hyundai Motors Indonesia (HMID) memiliki pemimpin baru. Sebelumnya jabatan Presiden Direktur PT HMID dipegang oleh Woojune Cha, kini posisi tersebut diisi oleh Ju Hun Lee. Hal ini diyakini dapat semakin memperkuat langkah strategis Hyundai di industri otomotif Indonesia.
Ju Hun Lee bukanlah orang baru di dunia otomotif. Ia memiliki pengalaman panjang, bahkan mencapai 23 tahun. Di mana sebelumnya menduduki berbagai posisi strategis di Hyundai. Seperti Head of Hyundai Motor Asia Pacific New Business Strategy Group dan sebelumnya sebagai Head of Korea Sales Strategy Team.
Dalam pernyataan resmi diungkapkan, Lee diyakini memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi masalah dan membuat rencana pengembangan, menghadirkan inovasi yang relevan dengan pasar, serta memperkuat pertumbuhan penjualan perusahaan yang dapat berkontribusi dalam memajukan industri otomotif.
"Hyundai telah berkembang pesat dalam empat tahun terakhir, menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain kunci di industri otomotif Indonesia. Kepemimpinan Woojune Cha berperan penting dalam menjadikan Hyundai sebagai pemimpin elektrifikasi kendaraan di Tanah Air. Saya berharap bisa melanjutkan langkah besar ini dan memberikan kontribusi untuk kesuksesan Hyundai di masa depan,” ucap Ju Hun Lee dalam keterangan resmi.
Baca Juga: Rebecca, Cara Simple Arif Brata Dandani Chevrolet Spark Jadi Istimewa
Sebagai informasi, Hyundai Motors Indonesia terus melakukan pengembangan bisnisnya, sekaligus mendukung pertumbuhan dunia otomotif Tanah Air. Deretan produk dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia. Tak terkecuali segmen elektrifikasi dengan menghadirkan berbagai produk seperti Ioniq dan Kona.
Langkah masif Hyundai lainnya yaitu membangun fasilitas produksi di Indonesia. Pabrik Hyundai yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, resmi mulai beroperasi pada 2022 dan menjadi basis produksi strategis untuk pasar domestik dan ekspor ke berbagai negara di Asia Tenggara. Menariknya, ia tak hanya dapat memproduksi kendaraan bermesin konvensional, tapi juga kompatibel membuat kendaraan listrik.
Terkait ekosistem elektrifikasi, Hyundai turut membangun infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian daya. Mereka juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya transisi ke kendaraan listrik.
Tak sampai di situ, Hyundai terus menggebrak pasar otomotif Indonesia khususnya di bidang kendaraan ramah lingkungan dengan membuat basis produksi baterai di Karawang, Jawa Barat. Di mana langkah tersebut merupakan hasil kerjasama dengan LG Energy Solution. Diyakini dengan usaha masif ini akan semakin memberikan keyakinan bagi konsumen Tanah Air terhadap produk yang ditawarkan Hyundai.
(MUHAMMAD HAFID / WH)
Baca Juga: BYD Sealion 7 Debut di Paris Motor Show, Bisa Jadi Lawan Hyptec HT
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Hyundai Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature

