Beranda Features Ini 8 Tips Packing Aman dan Nyaman Versi Chevrolet Indonesia

Ini 8 Tips Packing Aman dan Nyaman Versi Chevrolet Indonesia

Bagaimana melakukan packing dengan SUV kebanggaan Anda, agar tetap aman dan nyaman selama mudik?

JAKARTA, 7 Juni 2018 – Mudik ke kampung halaman merayakan Hari Raya Idul Fitri merupakan tradisi yang ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Apalagi berkendara bersama menjadi salah satu keasyikan tersendiri. Tentunya persiapan matang harus dilakukan agar perjalanan Anda aman dan nyaman.

Salah satu hal yang penting adalah bagaimana melakukan packing atau menyusun barang-barang bawaan di kendaraan Anda. Tentunya Anda harus benar-benar pintar memilih dan menyusun agar tak mengganggu penumpang. Banyak kita lihat pemudik yang menumpuk barangnya di atas mobil dan mengikatnya dengan tali. Padahal hal tersebut justru berbahaya.

Nah, Chevrolet Indonesia berbagai tips-tips packing agar Anda tetap aman dan nyaman selama perjalanan.

  1. Perhitungkan dengan Cermat

Walaupun mobil SUV memiliki ruang lebih untuk menyimpan barang, sebaiknya jangan memenuhi ruang mobil Anda dari dasar ke langit-langit mobil. Kapasitas beban,yang terdiri dari jumlah beban maksimum penumpang ditambah muatan, berkisar dari 400kg dan bervariasi bagi setiap kendaraan.

Beban kendaraan dapat dihitung dengan mengurangi berat kendaraan (dalam keadaan kosong) dari berat kendaraan kotor (berat maksimum muatan yang dapat dibawa kendaraan). Jika dalam satu mobil terdapat dua orang dewasa dengan berat beban 60 kg dan dua anak dengan berat beban dibawah 40 kg, maka Anda harus mengurangi kapasitas beban Anda dengan berat gabungan hingga 200 kg.

Jangan melupakan berat tambahan dari tangki penuh bahan bakar Anda. Misalnya, bahan bakar diesel berbobot sekitar 0,832 kg per liter, sehingga mengisi tangki 76 liter Trailblazer akan secara efektif mengurangi kapasitas membawa sebesar 63 kg lainnya. Perhitungkan dengan cermat untuk keamanan dan kenyamanan Anda.

  1. Bobot Menentukan Posisi

Letakkan barang bawaan paling berat di bagasi dan letakkan di lantai. Hal ini penting untuk membantu menjaga keseimbangan kendaraan, sehingga mengurangi potensi kendaraan terbalik. Mengatur posisi barang bawaan berdasarkan bobotnya, juga membantu mengurangi potensi dampak buruk, akibat beban kargo; kelebihan beban di bagian belakang, dapat menggeser bobot dari roda depan, sehingga mempengaruhi kemudi dan pengereman.

  1. Aman di Kabin

Untuk mengurangi potensi bahaya ketika terpaksa melakukan pengereman mendadak, maka barang- barang kecil harus dikemas lebih rapih atau dimasukkan ke dalam kotak penyimpanan, untuk barang yang lebih besar sebaiknya diikat agar lebih aman. Hal ini akan membantu Anda untuk memastikan keamanan Anda ketika situasi darurat.

  1. Jaga Jarak Pandang Optimal

Hindari menumpuk muatan hingga ke atap, untuk mempertahankan jarak pandang optimal. Hal ini akan menyulitkan saat mengemudi dan menjadi resiko yang cukup besar saat harus melakukan manuver mundur. Tanpa jarak pandang optimal ke belakang kendaraan, risiko menghantam sesuatu menjadi lebih tinggi. Kamera belakang yang terpasang di kendaraan seperti Chevrolet Trailblazer, juga dapat membantu pengemudi saat harus bermanuver mundur.

  1. Gunakan Atap KendaraanSebagai Penyimpanan Ekstra

Memuat bagasi di atap kendaraan umumnya tidak disarankan karena memberikan pengaruh negatif kepada aerodinamika dan meningkatkan pusat gravitasi, sehingga berdampak negatif pada konsumsi bahan bakar dan handling kendaraan termasuk pada kecepatan rendah. Terlebih lagi, hal ini menjadi potensi bahaya apabila lepas dari ikatan saat kendaraan sedang bergerak.

Namun, roof rack yang dipasang dengan benar dengan rel silang (tersedia untuk Trailblazer) dapat membantu menjaga bagasi Anda tetap aman saat berkendara dengan kecepatan normal. Meski demikian. Perhatikan roof rack atau perangkat tambahan yang dirancang dengan aman, aerodinamis dan tahan air. Hindari memuat barang-barang berukuran besar, berat dan tidak terpasang secara cermat.

  1. Pastikan Kebutuhan Darurat Mudah Dijangkau

Pastikan emergency kit untuk perjalanan Anda, termasuk kabel accu, ponsel dan air minum dapat diakses dengan mudah kapanpun. Di beberapa model SUV, bancadangan  tersimpan di dalam kendaraan, dan untuk mengambil ban cadangan ini kemungkinan mengharuskan diturunkannya muatan di bagasi.

  1. Periksa Kondisi dan Tekanan Ban

Sebelum mengemudi, penting memastikan ban Anda dalam kondisi sempurna. Tekanan ban yang disarankan biasanya dapat ditemukan di sisi pintu pengemudi, di dalam pintu pengisi bahan bakar, atau di buku manual. Gunakan angka tekanan tersebut bukan angka tekanan maksimum pada dinding samping ban karena kendaraan mungkin menyarankan tekanan berbeda untuk kecepatan tinggi atau beban berat.

  1. Jangan Ambil Risiko

Tips terakhir, jangan mengambil risiko dengan membebani kendaraan Anda. Jika barang bawaan Anda terlihat berlebihan, temukan cara untuk meringankan beban Anda. Keselamatan harus menjadi prioritas utama Anda.

RAJU FEBRIAN

Kolom Komentar

Last Updates

Head Unit Baru dari Pioneer Istimewakan Pemilik Smartphone Android

JAKARTA, 16 Januari 2019 – Para pemakai gadget dengan sistem operasi Android kini bisa menikmati berbagai fitur dan aplikasinya pada mobil kesayangan, melalui produk...

Umumkan Program Balapnya, Honda Pasok Mesin 2 Tim F1 Musim 2019

TOKYO, 16 Januari 2019 – Honda Motor Co., Ltd. mengumumkan rangkaian aktivitas balap yang akan diikuti di berbagai ajang balap Internasional untuk musim...

Velozity Bantu MTs Nurul Islam Kalianda Lampung yang Terkena Tsunami

JAKARTA, 16 Januari 2019 – Komunitas Velozity yang diwakili oleh Velozity Chapter Lampung (VCL) membuka tahun 2019 dengan melakukan kegiatan...

Singapore Motor Show 2019, Masih Gedean GIIAS

SINGAPURA, 16 Januari 2019 – Singapore Motor Show 2019 sudah selesai hari Minggu kemarin (13/1). Jika dibandingkan dengan pameran mobil...

Lexus RC F Makin Langsing dan Segar

DETROIT, 16 Januari 2019 – Lexus meracik ulang salah satu mobilnya 2020 Lexus RC F. Mobil ini kini memiliki tubuh...