Beranda Features F1 Clienti, Hobi Mahal Untuk Kalangan Super Tajir

F1 Clienti, Hobi Mahal Untuk Kalangan Super Tajir

Fuji, 1 Juli 2018 – Bagi mereka olahraga golf itu olahraga biasa, meskipun mereka tetap menjalaninya. Namun, mereka punya hobi yang padanannya sulit dicari yaitu menggeber mobil Formula 1 betulan di trek yang sungguhan. Ini bukan hobi yang biasa.

Mereka adalah orang-orang yang super tajir, yang hidupnya dinamis dan penuh adrenalin. Mereka membeli mobil F1 yang pernah dipakai balap oleh para pembalap terkenal tim Ferrari, lantas mereka pacu di waktu-waktu tertentu. Dan Ferrari mengakomodir hobi mereka dalam kegiatan yang dinamakan F1 Clienti di sejumlah sirkuit di dunia.

Orang-orang super tajir ini membeli mobil F1 dengan harga 2 – 5 juta euro (sekitar Rp 30 – 70 miliar) per mobil tergantung kepada mobil F1 tahun yang mereka beli. Misalnya, apakah mobil tersebut pernah menjadi juara, siapa pembalapnya, historinya seperti apa dan lain-lain.

Nah untuk merasakan mobil F1 ini, para pembelinya bisa memilih di sirkuit mana saja yang mereka mau, tetapi yang masuk di dalam agenda yang ditunjuk oleh Ferrari. Kali ini, Carvaganza menyaksikannya di Sirkuit Fuji International Speedway di Oyama, Prefektur Shizuoka, Jepang. Sekitar 10 orang pemilik mobil F1 tersebut memacunya sampai titik maksimal. F1 Clienti ini diadakan secara berbarengan bersama balapan Ferrari Challenge.

Duit seharga Rp 70 miliar itu baru untuk membeli mobilnya saja, untuk menggebernya di sirkuit mereka harus mengeluarkan kocek lagi sampai puluhan ribu euro belum termasuk uang akomodasi yang harus mereka tanggung jika terbang ke lokasi dari mancanegara. Setelah dipakai mobil-mobil tersebut tidak bisa dibawa pulang ke tempat pemilik berasal, melainkan diterbangkan kembali ke Italia untuk dirawat oleh pabrikan Ferrari. Kalau pemiliknya gatal ingin merasakan mobilnya, maka mobil diterbangkan ke lokasi yang diagendakan. Begitu terus.

Untuk menjalankan hobinya, kalangan super rich tersebut mendapat engineer sendiri, trainer sendiri dan kalau mau tukang massage sendiri sehingga mereka benar-benar bisa merasakan bagaimana hidup sebagai pembalap F1. Dan tentunya mereka harus mempersiapkan fisik yang prima agar pada saat memacu mobil balap F1, kalangan orang super kaya tersebut tak cepat kelelahan.

EKA ZULKARNAIN (FUJI, JEPANG)

Kolom Komentar



latest updates

Hujan Deras Bikin Kejurnas Reli Medan Berlangsung Menegangkan

MEDAN, 18 November 2018 – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Reli 2018 putaran kedua yang digelar di kawasan perkebunan Rambong Sialang, Sumatera Utara, pada Sabtu (17/11)...

TEST DRIVE: Lamborghini Urus, Historical Callings

LAMBORGHINI URUS sudah merencanakan model line ketiga sejak lama. Pada tahun 1970-an, Lamborghini pernah memperkenalkan kendaraan SUV yang disebut Cheetah...

Striker Honda Brio Edisi Khusus IMX 2018, Cuma Rp 2 Juta

JAKARTA, 17 November 2018 – Honda ikut hadir di ajang Indonesia Modification Expo (IMX) 2018 yang berlangsung Sabtu dan Minggu,...

BMW Seri 5 M Performance Diluncurkan di BIMMERFEST Semarang

SEMARANG, 18 November 2018 -- Para pecinta BMW seluruh Indonesia kembali berkumpul dalam ajang tahunan yaitu BIMMERFEST di Semarang. Tahun ini...

43 Pereli Papan Atas Tanah Air Bertarung di Kejurnas Reli Medan

MEDAN, 18 November 2018 – Ajang Kejurnas Reli 2018 putaran dua dan tiga yang digelar di kawasan perkebunan Rambong Sialang, Sumatera Utara, pada Sabtu...