Beranda EDITOR'S PICKS TWTW: Spirit of Ecstasy, Tribute to Secret Affair

TWTW: Spirit of Ecstasy, Tribute to Secret Affair

ANDA tentunya tahu persis apa itu Rolls-Royce, pabrikan mobil ultra premium yang sudah ada di dunia ini sejak 1904. Tapi apakah Anda pernah mendengar tentang Eleanor Velasco Thornton? Ia merupakan aktris di awal era 1900-an. Dirinya menjadi model Spirit of Ecstasy atau juga disebut sebagai Emily, Silver Lady, atau Flying Lady. Ornamen berbentuk wanita elegan bersayap itu berada di depan kap mesin semua model Rolls-Royce sejak awal 1920-an.

Awalnya Rolls-Royce tak menggunakan ornamen apa pun pada mobilnya, hanya logo mereka. Kemudian John Walter Edward Douglas-Scott-Montagu – bangsawan sekaligus politikus Inggris – meminta seniman Charles Robinson Sykes untuk membuat maskot pribadi yang akan dipasang di kap mesin Rolls-Royce Silver Ghost 1909 miliknya. Sykes memilih Thornton untuk menjadi modelnya. Maka terciptalah The Whisper yang berbentuk wanita dengan gaun yang seperti melambai tertiup angin dan satu telunjuknya menempel ke bibirnya.

Pose tersebut tidak biasa untuk sebuah maskot mobil premium. Sykes membuatnya seperti itu bukan tanpa alasan. Thornton merupakan kekasih rahasia Montagu dan mereka punya anak bernama Joan Eleanor Thornton yang kemudian diserahkan untuk adopsi. Keduanya bertemu saat Thornton menjadi sekretaris Montagu. Saat itu Montagu sudah memiliki istri, Lady Cecil Kerr, sehingga tak bisa menikahi Thornton. Lagi pula aktris tersebut berasal dari keturunan kelas bawah. Strata sosial sangat penting di budaya Eropa era itu.

The Whisper disukai banyak pemilik Rolls-Royce. Alhasil, semakin banyak orang yang memasang maskot tersebut di kap mobil mereka. Rolls-Royce sendiri tak suka dengan banyaknya pengguna ornamen tak resmi di produknya. Maka mereka meminta Sykes untuk mendesain maskot yang akan digunakan di semua mobil mereka.

Kemudian terciptalah Spirit of Ecstasy – masih menggunakan figur Thornton – yang diperkenalkan Sykes ke Rolls-Royce pada Februari 1911. Pada bagian bawah ornamen tersebut, Sykes membubuhkan “Charles Sykes, February 1911”. Bahkan setelah Rolls-Royce membuat cetakannya, mereka masih menorehkan signature tersebut sampai 1951.

Thornton sendiri meninggal pada 1915 saat berada di atas kapal SS Persia menuju India bersama kekasih gelapnya, Montagu. Kapal tersebut ditembak kapal Jerman. Montagu selamat dari kecelakaan itu.

MIRAH PERTIWI

Kolom Komentar



latest updates

Bridgestone Indonesia Gelar Kompetisi Bulutangkis Antar Pelajar

BEKASI, 13 Desember 2018 -- PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) menggelar kompetisi bulutangkis antar pelajar bertajuk ‘Chase Your Dream...

Sebastien Loeb akan Geber Hyundai di WRC 2019

ALZENAU, 13 Desember 2018 – Peta kekuatan dan persaingan di World Rally Championship (WRC) tahun depan sepertinya akan mengalami perubahan,...

Keduluan Importir, Mercedes Indonesia Luncurkan G-Class Tahun Depan

JAKARTA, 13 Desember 2018 – Beberapa waktu lalu, Mercedes-Benz G-Class generasi terbaru telah meluncur di Indonesia, namun bukan dari pihak...

Kemewahan MPV Mercedes-Benz Sapa Pengunjung Kemang Village

JAKARTA, 13 Desember 2018 – PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) menutup tahun 2018 dengan menggelar eksibisi khusus yang didedikasikan untuk...

Pininfarina Battista, Mobil Paling Gahar dan Kencang di Italia

TURIN, 13 Desember 2018 – Automobili Pininfarina tengah menyiapkan satu hypercar listrik. Pabrikan asal Italia itu mengumumkan mobil listrik pertama...