Beranda EDITOR'S PICKS TWTW: Media drive, From Batavia to Soerabaja

TWTW: Media drive, From Batavia to Soerabaja

Perjalanan dua mobil asal Prancis menyusuri Pulau Jawa pada 1911 merupakan salah satu dari media drive pertama di Indonesia

Ketika muncul mobil baru, tak jarang para Agen Pemegang Merek (APM) di Indonesia mengundang jurnalis untuk menguji performa dan kenyamanannya secara langsung. Kegiatan ini disebut media test drive. Tapi kapankah media drive pertama diadakan di tanah air?

Beberapa orang berpendapat media drive ada setelah Mobil Motor, majalah otomotif tertua yang tetap bertahan sampai sekarang, lahir pada 1972; ada pula yang menganggap aktivitas tersebut hadir setelah akhir 1920-an ketika General Motors menjadi APM pertama yang mendapat ijin dari pemerintah kolonial Belanda untuk mendirikan NV General Motors Java Handel Maatschappij (NVGMJHM).

Sayangnya tak ada jawaban pasti mengingat sulitnya mengakses arsip sejarah yang sebagian besar belum dalam bentuk digital. Alhasil banyak spekulasi mengenai hal ini, termasuk yang akan saya lakukan dalam tulisan ini. Berdasarkan data yang saya dapatkan, media drive pernah dilakukan pada 1911 dengan rute Batavia-Soerabaja. Mobil yang digunakan adalah Charron dan Delaunay Belleville asal Prancis.

Charron menggunakan mesin 4-silinder dengan tenaga 12 hp (dulu menggunakan istilah PK – paardekrachten). Mobil yang dikendarai oleh sang importir bernama Decnop tersebut membawa jurnalis dari De Locomotief, sebuah koran asal Semarang. Sedangkan Delaunay Belleville juga dilengkapi mesin 4-silinder dengan tenaga dua kali lipat lebih besar, 27 hp. Kendaraan ini dikendalikan oleh Van Tienen dan Verhagen, serta membawa jurnalis Het Nieuws van de Dag, koran asal Batavia.

Kedua mobil tersebut melewati Jalan Pos yang melintasi Batavia, Soekaboemi, Bandung, Cheribon, Semarang sampai Soerabaja. Seperti yang Anda duga, kondisi jalanan di era itu belum semulus sekarang dan sangat sepi. Penerangannya pun belum memadai sehingga sangat berbahaya.

Maka tak heran jika Delaunay Belleville tak bisa meneruskan perjalanan karena mengalami kecelakaan. Sementara itu, Charron berhasil sampai di Soerabaja dengan waktu 24 jam dan rata-rata kecepatan 44 km/jam.

MIRAH PERTIWI

Last Update

Lima Pereli Tanah Air Tampil di Kejuaraan Reli Asia-Pasifik

JAKARTA, 20 Juli 2018 – Lima pereli Indonesia dijadwalkan tampil di Asia-Pacific Rally Championship (APRC) 2018 bertajuk International Rally of Johor yang akan berlangsung di...

Transmisi ‘Error’, Setengah Juta Lebih Mobil Ford Kena Recall

MICHIGAN, 20 Juli 2018 – Langkah recall kembali harus dilakukan oleh Ford pada kendaraan yang telah dipasarkannya, kali ini melibatkan...

Kejurnas Drift Putaran Ke-2 Resmi Digelar

PONDOK CABE, 20 Juli 2018 -- Kejuaraan Nasional Drift akhirnya resmi digelar hari ini, Jumat, 20 Juli 2018. Putaran kedua...

Mobil Hybrid Kuasai Penjualan Toyota di Eropa

BRUSSELS, 20 Juli 2018 – Tren kendaraan ramah lingkungan yang berkembang pesat di benua Eropa membawa pengaruh positif kepada Toyota,...

Hamilton Perpanjang Kontrak di Mercedes Sampai 2020

BRACKLEY, 19 Juli 2018 – Sebelum musim balap Formula 1 2018 memasuki masa libur musim panas, Lewis Hamilton memastikan masa...