Beranda EDITOR'S PICKS TWTW: Kitty O’Neil, The Adrenaline Junkie

TWTW: Kitty O’Neil, The Adrenaline Junkie

Meski didera berbagai penyakit serius, wanita pecinta adrenalin ini terus mengembangkan dirinya

KITTY O’NEIL bukanlah manusia biasa. Sebelum memasuki usia 30, ia sudah melakukan berbagai aktivitas gila berisiko tinggi. Pada 1976, ia mencetak rekor kecepatan darat untuk kategori wanita di usianya yang baru 28 tahun. Dengan The Motivator, roket tiga roda berbahan bakar hydrogen peroxide dengan tenaga 48.000 hp, Kitty melesat dengan kecepatan sangat tinggi bolak-balik Mojave Desert, Amerika Serikat. Saat itu rekor yang tercatat adalah 643,7 km/jam. Kitty berhasil memecahkannya dengan kecepatan rata-rata 825,1 km/jam. Saat diwawancara setelahnya, ia berkata bahwa sebenarnya bisa lebih kencang lagi.

Minat Kitty akan aktivitas outdoor berbahaya sudah terlihat sejak remaja. Ia pernah menjadi penyelam kompetitif sehingga mendapat penghargaan “Young American of the Month” dari majalah American Youth pada 1960-an. Kemudian ia memuaskan kecintaannya pada kecepatan dengan memilih profesi pembalap drag racing speed boat bertenaga besar (top speed bisa mencapai 450 km/jam!), ski air (dengan kecepatan 168 km/jam), motor dan sportscar.

Sebagai adrenaline junkie, Kitty juga menjadi salah satu stuntwoman pertama untuk film-film Hollywood seperti Wonder Woman, Smokey and the Bandit, dan The Bionic Woman pada 1970-an.

Tapi yang membuat seorang Kitty O’Neil istimewa bukan hanya itu. Ia tuna rungu sejak usia 5 bulan setelah bertubi-tubi terkena campak, gondok dan cacar. Maklum, saat ia lahir di tahun 1946, teknologi dan informasi kesehatan belum secanggih sekarang. Tapi berkat semangat dan dukungan ibunya, Kitty beraktivitas seperti anak normal lainnya. Rupanya cobaan tak berhenti di sini. Saat remaja, ia terkena meningitis tulang belakang. Maka Kitty menghentikan aktivitas menyelamnya. Setelah sembuh, kebutuhannya untuk kembali beraksi muncul dan ia beralih ke motorsport.

Memasuki usia dewasa, Kitty kembali diserang penyakit serius. Ia terkena kanker dua kali. Dan semua itu terjadi sebelum ia berusia 28 tahun. Tapi bukan Kitty namanya jika ia menyerah. Wanita berdarah Cherokee dan Irlandia tersebut berhasil menaklukkan penyakitnya. Bahkan ia memecahkan rekor kecepatan darat setelah itu semua.

Kitty menganggap ketidakmampuannya untuk mendengar sebagai kelebihan. Ia merasa bisa lebih fokus karena tidak terganggu dengan suara apa pun. Kitty memutuskan untuk pensiun di usia 36 pada 1982 setelah mengantungi 22 rekor kecepatan darat dan air.

MIRAH PERTIWI

Kolom Komentar



latest updates

Rayakan HUT Ke-28, Adira Finance Gelar Program CSR Pariwisata

JAKARTA, 13 November  2018 - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (Adira Finance), merayakan hari jadinya yang ke-28 tahun dengan...

Bandung Lautan Daihatsu Eratkan Tali Silaturahmi Para Konsumen

BANDUNG, 13 November 2018 – Menyambut akhir tahun 2018, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memberikan apresiasi kepada para konsumen setianya...

Atlet Tim Bridgestone Indonesia, Eko Yuli Irawan Pecahkan Rekor di Ashgabat

ASHGABAT, 13 November 2018 -- Atlet angkat besi Indonesia, Eko Yuli Irawan, kembali mengibarkan Merah Putih di ajang internasional. Eko Yuli,...

RFT Motorsport Kembangkan Ban Rally Lokal RG4

JAKARTA, 13 November 2018 – Memanfaatkan pengalaman dan jam terbang di ajang rally, RFT Motorsport selaku bengkel spesialis balap mobil, mengembangkan sebuah ban rally terbaru...

Beginikah Tampang SUV Mewah ‘Kakak’ Hyundai Santa Fe?

SEOUL, 13 November 2018 – Hyundai telah mengumumkan akan meluncurkan model SUV termahalnya, saat memeriahkan ajang Los Angeles Auto Show...