Beranda EDITOR'S PICKS PR Value Pertamina di F1 Lebihi Angka Sponsorship

PR Value Pertamina di F1 Lebihi Angka Sponsorship

JAKARTA, 19 April 2016 – Banyak orang yang bertanya-tanya apa untungnya menyeponsori balapan, toh tak kelihatan riilnya. Seperti menggarami lautan, kata banyak orang. Daripada uangnya dibuang-buang di balapan, lebih baik untuk membangun rumah orang miskin, bangun proyek infrastruktur buat masyarakat.

Hal ini terutama mengemuka ketika Rio Haryanto turun di F1 pada musim 2016 ini dengan sokongan dana dari Pertamina senilai 5 juta euro, dari total budget yang dibutuhkan Rio untuk turun di F1 sebesar 15 juta euro. Orang banyak bertanya-tanya buat apa biaya sponsor sebesar itu? Carvaganza pernah mengupas perihal besaran dana ini, kenapa dibutuhkan dan apa manfaatnya.

Dwi Wahyu Daryoto, Direktur SDM dan Umum Pertamina, kepada Carvaganza hari Minggu kemarin (17/4) menyatakan PR value dan promotion value Pertamina di F1 sejak Rio masuk F1 sampai menjelang balapan di GP Cina kemarin mencapai 15 juta euro. “Tim komunikasi kami yang menghitung itu semua. Kami punya hitung-hitungannya. Tim kami menghitung semua exposure yang kami peroleh dari setiap kali kami melakukan promo kegiatan atau exposure seperti di F1,” ujar Dwi.

“Kita lihat saja nama dan logo Pertamina muncul di jaringan TV di seluruh dunia. Kita lihat juga baru saja Rio diwawancara oleh Fox di grid start, logo pertamina terekpos kuat,” ujarnya.

Nah, di kesempatan yang sama Dwi juga menegaskan bahwa komitmen Pertamina untuk menyeponsori Rio, bukan berarti Pertamina meninggalkan program-program lainnya yang ada kaitannya dengan kegiatan sosial. “Kami sudah punya budget dan program. Menyeponsori Rio di F1, bukan berarti kami meninggalkan program CSR kami. Semua ada posnya. Kegiatan CSR kami jalan terus. Dan tentunya, kiprah Pertamina masuk F1 juga ada hitung-hitungannya.”

Kalau begitu, nilai PR dan promo tersebut melebihi angka sponsorship yang diberikan oleh Pertamina kepada Rio sebesar 5 juta euro. Dan itu baru sampai menjelang balapan GP Cina. Balapan F1 masih ada 18 putaran lagi sampai penutupan di GP Abu Dhabi tanggal 27 November mendatang. Hitungan prediksinya saja, kalau dalam 3 putaran PR valuenya sebesar 15 juta euro, berarti masih ada sekitar 90 juta euro PR value yang bakal diraup oleh Pertamina sampai balapan terakhir nanti.

Cuma kan menghitung PR value tidak semudah itu dan tentunya Pertamina memiliki formula menghitungnya.

EKA ZULKARNAIN

Kolom Komentar



latest updates

TEST DRIVE: Ferrari GTC4Lusso T 2018, The Tame Yet Fast Chariot

KALAU melihat line-up produk Ferrari saat ini, GTC4Lusso T telah menjadi nama yang paling rumit untuk disebutkan. Bayangkan, untuk mengejanya...

Audi RS 5 Coupe, The Renn Sport

TAK SULIT untuk mencari model Audi yang sesuai kebutuhan Anda hanya dari namanya. Jika ingin mobil dengan ground clearance tinggi,...

TETS DRIVE: Bentley Bentayga V8 2018, Prince In The Street

BENTLEY memang mobil mahal dan hanya dibeli oleh orang-orang super kaya. Sejak dilahirkan tahun 1919, memang mengkhususkan diri sebagai mobil...

FEATURE: Car Subscription, Drive It Like You Own It

SAAT INI kita hidup di era millennial. Merekalah yang membentuk dunia yang kita tinggali ini. Karakter mereka yang ingin segalanya...

Suzuki Vitara 2019, The New Way of Life

JIKA Anda mendapati mesin waktu dan lompat ke pertengahan era 90-an, maka akan terlihat banyaknya populasi City-SUV kembar tiga produksi...